
Jika depan orang yang tidak dirinya kenal dirinya akan memasang wajah yang datar tanpa ada satu orang pun yang mau mengajaknya berbicara karena melihat wajahnya yang terlebih dahulu dengan wajah yang datar seperti itu
aku pun tahu pada saat aku bertemu dengan dirinya pertama kali wajahnya sangat datar dengan celetuk aku berkata
" Aku tidak ingin menikahi laki-laki yang seperti ini wajahnya sangat datar tidak ada wajah ramah-ramah satu kali pun wajahnya dingin seperti itu cuek" namun perkataan yang sudah aku ucapkan Justru malah aku telan sendiri
karena saat ini dialah seorang laki-laki yang sangat aku cintai setiap hari
dirinya tidak pernah mengeluh dengan keluh kesahku yang terkadang marah kepada dirinya dirinya tetap tersenyum lemah lembut kepadaku
banyak sekali kesalahan yang kulakukan namun dirinya menanggapinya dengan senyum hangat Senyum manisnya yang membuat diriku ingin sekali menangis pada saat melakukan kesalahan
jika seperti ini dirinya seperti laki-laki yang sangat polos padahal dirinya adalah laki-laki yang tegas dingin cuek kepada orang lain bahkan dirinya adalah laki-laki yang sangat dewasa pada saat aku baru menikahi nya
namun dengan senyum itu membuat diriku terlena atas kesalahanku aku selalu berusaha untuk tidak melakukan kesalahan namun dia adalah seorang laki-laki yang hampir tidak pernah memarahiku
biasanya dirinya akan merajuk cemberut karena waktu itu aku membahas laki-laki tampan membuat dirinya cemberut
" Mommy Mommy Kenapa Mommy melamun seperti itu?" tanya Suamiku itu membuatku tersadar dari lamunanku ternyata aku melamun
namun dari hasil Lamunan tersebut membuat aku seringkali tersenyum tanpa sebab walau hanya satu jam
hal tersebut membuat suamiku heran mengapa dirinya tersenyum-senyum tidak jelas
" Mommy Mengapa Mommy tersenyum-senyum seperti itu tidak jelas Apa yang mommy disembunyikan dariku" tanya suamiku melihat wajahku yang berseri-seri
dirinya melihat wajahku seperti seseorang yang baru saja mendapatkan sebuah doorprize padahal tidak aku hanya mengenang masa-masa mudaku bersamanya walaupun terkadang terlihat konyol
" kau mengapa sayang Mengapa Wajahmu seperti orang yang baru mendapatkan hadiah Apakah kau tadi baru mendapatkan hadiah sehabis terbentur kepalamu di punggungku apa iya?" tanya suamiku membuat diriku cemberut
mengapa dia sering kali menggangguku pada saat aku mengenang masa-masa mudah ku bersamanya Kenapa dia mengganggu terus
__ADS_1
" tidak tahu aku tidak tahu aku sudah memikirkan apa" perkataanku membuat dirinya terkekeh kecil lalu berkata
" lalu Mengapa kau melamun honey?" pertanyaan yang membuat diriku tersipu malu
" tidak tahu" ucapku dengan bersedekap dada lalu memalingkan wajahku dari wajahnya yang tampan
hal tersebut membuat dirinya tertawa terbahak-bahak Aku pun tidak tahu apa alasannya kenapa dirinya tertawa seperti itu
" Kenapa kau tertawa Memangnya apa yang lucu tidak ada yang lucu sama sekali" saat ini kami berdua berada di ruang tamu ucapanku membuat dirinya seketika menghentikan tawanya lalu berkata
" wajahmu itu sangat lucu honey wajah cemberutmu itu sama saja tidak berubah dari kau masih muda Bahkan aku melihatmu seperti anak kecil bukan seorang gadis yang dewasa" ucap suamiku dengan wajah watadosnya dirinya mengejek diriku pada saat aku masih muda
Memang sih benar kita berdua itu menikah pada saat umur masih muda dengan wajahku yang seperti anak kecil
hal tersebut membuat diriku menjadi bahan lelucon dirinya namun aku bangga aku bahagia karena dia tidak pernah mengungkapkan keburukanku di depan orang banyak
dirinya hanya melakukan lelucon itu hanya di depan wajahku saja tidak di depan orang banyak jika ada kelebihan dariku biasanya dirinya akan memberitahunya namun tidak akan mengubah-umbarnya dengan selengkap-lengkapnya
Aku adalah wanita yang baik di matanya bukan hanya di matanya namun di hatinya dirinya akan berkata
Aku memiliki Seorang Istri yang sangat baik hati kepadaku Dia adalah seorang wanita yang menurut Rama dan dirinya tidak pernah melakukan hal yang membuat diriku marah
walaupun terkadang aku yakin bahwa suamiku ini sedang menutupi aibku namun aku Ketika aku bertanya dirinya selalu menjawab
aku mengungkapkannya berasal dari hatiku sendiri tanpa ada niatan untuk mengungkap aibmu Kau adalah istriku tidak baik Aku mengungkapkan kekuranganmu di depan orang banyak
dan aku juga tidak rela jika orang lain mendengar kelebihanmu bahkan aku hanya ingin selalu menutupinya namun mereka seringkali bertanya kepadaku
terkadang hal tersebut membuat diriku merasa risih namun aku tetap harus berusaha untuk tidak mengeluarkan wajahku yang risih kepada orang itu
Bahkan aku tidak ada niatan untuk menyindirmu karena kau adalah istriku istri yang paling aku cintai seumur hidupku
__ADS_1
" Hey mommy Kenapa kau diam saja Mengapa melamun lagi" ya Sekali lagi dirinya menggangguku pada saat aku mengenang masa mudaku bersamanya ingin rasanya aku mengulek wajahnya yang tampan itu
ingin rasanya aku marah namun dirinya Suamiku aku harus menerimanya apa adanya tanpa harus ada kekerasan atau KDRT bisa-bisa nanti aku dipenjara aduh gara-gara kasus ini namun aku berusaha untuk tersenyum Ya tersenyum kecut
lalu dengan wajah tidak ada malunya bahkan tidak ada rasa bersalahnya dirinya Justru malah mencubit pipiku Aku geram
dengan sekilas aku pun mencubit pinggangnya dirinya pun berteriak kesakitan
namun aku merasa bahwa dirinya memang tidak merasakan sakit karena memang sudah biasa dirinya melawan beberapa orang Justru malah tidak merasakan sakit namun mengapa hanya cubitan kecil justru dia malah merasakan sakit dan berteriak seperti itu
" mommy jangan mencubit Pinggangku sakit sekali loh nanti aku mudah sakit pinggang jika kau terus-menerus mencubit ku seperti itu" ucap suamiku dengan wajah yang cemberut
" Tau ah terserah capek aku" ucapku lalu pergi dari sana dengan wajah yang cemberut karena kesal dengan suamiku yang satu ini hadeh
...****************...
pov kepada Tasya
Setelah Kak Azizah dinyatakan telah keguguran Aku pun merasa sedih juga karena aku paling antusias pada saat mendengar Kak Azizah telah mengandung anak mereka
namun apa boleh buat aku hanyalah adik iparnya bukan siapa-siapa lagi namun dibalik hal itu aku juga senang karena di lain sisi Bang Rizal dan Kak Azizah masih bisa hidup berdua terlebih dahulu
setidaknya mereka bisa memikirkan hidup berdua agar lebih mapan jika suatu saat nanti mereka kembali di berikan takdir untuk memiliki anak lagi
mereka harus siap Siaga mereka akan belajar terlebih dahulu aku pun sangat terharu dengan pemikiran yang sangat kuat Abangku Rizal aku mendukungnya walaupun ada sedikit aku tidak rela karena harus menunda Aku memiliki keponakan
namun di lain sisi Kan aku sudah memiliki keponakan dari Bang Rizal walaupun itu bukan anak kandungnya yaitu anak angkatnya namun aku akan berusaha untuk memfokuskan kepada mereka sebelum anak dari Abangku Rizal dan kakak Azizah lahir
.
.
__ADS_1
See you next time Bye bye semuanya semoga kalian suka ya jangan lupa like comment follow share vote giftnya okey semua