Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
motivasi


__ADS_3

" maksud Mama kapan memang mama yang memberikan obat tersebut Mama tidak berpikir untuk memberikan obat tersebut Kan kamu juga Putra kesayangan mama Mama tidak akan pernah memberikan obat-obatan yang membuat dirimu merasa tidak nyaman" hal tersebut membuat Aldi Justru malah geram kepada sang mama


" lalu Mengapa Mama tahu bahwa Minuman itu telah diberikan obat perangsang Padahal aku sama sekali tidak memberitahu kepada Mama?" ucapan Aldi membuat mama hampir tidak bisa mengelakkan perkataannya


" mama hanya menebaknya Mama tidak tahu perkataan sang Mama membuat Aldi merasa bosan dirinya pun memutuskan untuk ke kamar mandi dengan tubuh yang polos hal tersebut membuat ketiga perempuan yang berada di sana pun Menutup Mata


...****************...


kembali pada Iqbal yang saat ini dirinya sedang berada di Panti Asuhan


hari ini dia berinisiatif untuk memberikan makan kepada anak-anak yang berada di panti asuhan


karena dirinya sedang merasa waktu luang


saat ini Iqbal Aisyah dengan Haikal pun mulai memberikan makanan-makanan itu kepada anak-anak yang berada di sana mereka membawa makanan yang sangat banyak


mereka sengaja membawa makanan yang sangat banyak bertujuan Jika masih ada lebihnya mereka akan memberikan kepada orang-orang yang tinggal di jalanan


Aisyah menangis pada saat dirinya memberikan makanan-makanan itu kepada anak-anak yatim piatu yang berada di Panti Asuhan itu hal tersebut membuat Iqbal pun melihat putrinya yang menangis lalu menghampirinya


" Kamu kenapa nangis sayang?"tanya Iqbal saat dirinya berada di depan Aisyah sang putri yang ia sayangi walaupun hanya anak angkat


" aku merasa beruntung karena aku telah menjadi anak angkat dari kau Daddy karena aku melihat mereka yang berada di jalanan mereka masih kekurangan makan" jawaban Aisyah membuat Iqbal pun tersenyum manis


" maka dari itu kita harus tetap bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena telah memberikan kita makan yang cukup bahkan hidup yang cukup tanpa ada kekurangan sedikitpun" perkataan Iqbal membuat Aisyah ketika memeluk tubuh Iqbal


" Terima kasih ya daddy, dan terima kasih ya Allah telah memberikan aku daddy yang sangat baik ini" perkataan Aisyah membuat Iqbal tersenyum malu padahal dirinya merasa bahwa ia masih kurang untuk mendidik seorang anak padahal Dirinya belum memiliki ilmu sedikitpun tentang anak maka dari itu dirinya memfokuskan untuk kuliahnya


Selain itu dirinya belajar tentang bagaimana cara merawat anaknya dengan baik dan akhirnya pada saat ini dirinya telah menemukan Bagaimana caranya agar hubungan dirinya dengan anak-anaknya baik


ternyata salah satu contohnya jika kedua anak-anaknya sedang berbicara kepadanya atau bercerita kepadanya dirinya harus mendengarkan Lalu pada saat mereka meminta solusi atau mungkin agar bisa lebih dekat lagi dirinya akan membalasnya dengan dengan senyum hangat serta berbicara yang lemah lembut


jika anak melakukan sebuah kesalahan jangan memukulnya jangan memarahinya tegurlah dengan lemah lembut Jangan kasar kepada anak-anak walaupun anak tersebut sudah beranjak dewasa Jangan kasar kepada mereka jika kau kasar kepada mereka sama saja kau mengajarkan anak-anakmu untuk kasar kepada orang lain

__ADS_1


serta jangan pernah membanding-bandingkan kekurangan anakmu serta kelebihan anakmu karena jika melakukan hal tersebut sama saja kau telah membandingkan dirimu kepada orang lain


Karena bagaimanapun juga Itulah sifat anakmu dan itu pula kelebihan serta kekurangan anakmu


ada satu lagi jika anakmu memiliki sesuatu Bakat dan dirinya ingin sekali memahami serta mendalami bakatnya Kita sebagai orang tua seharusnya mendukungnya pendaftarannya ke dalam sebuah kursus entah itu apapun yang dia bisa yang dia bakati seperti contohnya bermain bola dukunglah dia siapa tahu suatu saat nanti dirinya bisa membanggakanmu


Jangan berpikir Alah bakat begitu aja emang bagus jika kau berfikir seperti itu sama saja kau telah meremehkan orang lain serta meremehkan anakmu sendiri


lalu Jangan berpikir juga jika misal anak telah mendalaminya namun pada tengah jalan dirinya justru merasakan bahwa dirinya ini lelah jangan berkata


" Tuh kan kamu si gaya-gayaan main segala main yang begituan contohnya main bola futsal tiga seperti itu bukannya justru anak ingin sekali kembali mendalaminya justru dia malah merasakan minder kepada yang lain dukunglah jangan Justru malah menghempaskan hatinya


selagi kau tidak mendukungnya untuk berbuat kejahatan selagi dirinya terus berusaha agar bakatnya bisa dilihat oleh orang lain atau bahkan atlet-atlet yang bisa melihat bakatnya atau bahkan orang-orang yang pintar dengan bakatnya


contoh dalam bidang IPA siapa tahu ada gurunya yang melihat dirinya bahwa dirinya telah bisa tentang materi IPA tersebut sudah dipastikan gurunya pasti akan senang


tidak ada orang yang tidak memiliki bakat semua orang memiliki bakat namun bakat tersebut akan dikeluarkan pada saat dirinya telah memahaminya telah mendalaminya itu pasti akan terlihat serta orang lain pun melihatnya


Kembali ke topik


Mereka melihat ada beberapa anak-anak yang tinggal di bawah jembatan pada saat Iqbal melihatnya dirinya pun merasa sakit hati lalu pada saat dirinya melihat sebuah lapangan yang sangat besar namun terlihat seperti bukan lapangan hanya Tanah kosong saja


dirinya pun sesegera mungkin untuk mencari pemilik dari tanah kosong tersebut setelah akhirnya Iqbal bertanya-tanya dirinya pun menemukan pemilik dari tanah kosong tersebut


dan ternyata Tanah kosong tersebut sedang dicari pembelinya ternyata Tanah kosong itu sedang dijual oleh pemiliknya tanpa berpikir panjang Iqbal pun Membeli tanah kosong itu


setelah mereka memberikan makanan Mereka pun memutuskan untuk kembali ke rumah dan saat ini wajah Haikal masih termenung


Hal itu membuat Iqbal terheran-heran Mengapa Haikal hanya diam saja serta wajahnya terus-menerus bersedih akhirnya Iqbal pun bertanya


" Kau kenapa Haikal Mengapa wajahmu bersedih seperti itu" pertanyaan Iqbal pun membuat Haikal terkejut karena dirinya sedari tadi hanya melamun tidak jelas jadi pada saat Iqbal bertanya dirinya terkejut


" aku tidak apa-apa daddy aku hanya merasa lelah saja hal tersebut membuat Iqbal menyelidik lalu menarik tangan Haikal dengan lembut mengajaknya untuk pergi ke pinggir kolam renang

__ADS_1


karena hanya tempat itu saja yang mereka buat untuk berbincang-bincang berdua


" katakan kepada daddy Apa yang membuatmu bersedih seperti ini?" akhirnya mau tak mau Haikal pun mengatakan


" aku tadi melihat temanku dirinya terlihat seperti orang yang sangat kelaparan aku pun ingin sekali berbincang dalam waktu yang lama Namun karena daddy ingin cepat-cepat pulang aku pun akhirnya ikut pulang"ucapan Haikal membuat Iqbal tersentak


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Hello friends assalamualaikum Maaf ya kemarin aku nggak upload karena Entahlah kadang malas nih Yang penting aku udah mulai rajin update lagi ya semoga kalian suka jangan lupa like comment share and follow


Votenya serta giftnya jangan lupa okey babay semuanya


__ADS_2