Rizal Rajendra

Rizal Rajendra
melamar


__ADS_3

"kau pokok nya harus ikut, aku tidak mau tahu " ujar Surya dengan kesal


Lalu mereka pun keluar dari rumah dan menaiki mobil, mobik itu melaju dengan kecepatan sedang untuk pergi menuju sebuah tempat yang tak lain adalah rumah kedua orang tua Ahmad di rumah yang saat ini sudah di renovasi sebaik mungkin sehigga rumah tersebut nyaman untuk di tinggali


Setelah itu dia disambut oleh kedua orang tuanya serta beberapa orang yang sudah membawa beberapa bingkisan yang di bungkus sebaik serta seindah mungkin dan mereka berpakaian seperti orang yang ingin berkondangan


Hal tersebut membuat Ahmad heran


"loh mengapa kalian membawa bingkisan?" tanya Ahmad


"gk usah kau bertanya tanya kau harus ikut kami semua"ujar Surya dnegan wajah dingin membuat Ahmad kesal


Lalu Surya serta para warga yang membantu


" terimakasih yahh semoga Ahmad di terima "ucap ibu dari Ahmad yang membuat ahmad menjadi bingung


"Aamiin " ucap warga disana memang mereka tidak ikit mereka memutuskan akan ikut jika nanti sudah ada waktunya


"semua sudah siap?"tanya Surya kepada kedua orang tua Ahmad


"siapp" mereka menjawab dengan semangat


lalu mobil pun melaju kembali dengan kecepatan sedang menuju suatu tempat yang Ahmad sendiri tidak tahu karena Surya hanya diam saja


Tak lama hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai di tempat yang ingin di tuju oleh mereka


Lalu mereka melihat ada rumah paling besar di antara rumah yang lain


Lalu Surya pun mengetuk pintu rumah itu tak lama ada yang membuka p8ntu besar itu dan ternyata dia adalah maid yang bekerja di sana


"ada apa ya tuan ?"tanya maid tersebut


"kami ingin bertemu dengan juragan Raymod"ujar Surya dengan tegas


"ohh tuan sedang berada di dalam"ucap maid itu


"sebentar aku ingin mendatangi tuan ku dulu"ucap maid itu dengan sopan lalu diapun kembali masuk kedalam rumah


tak lama


"tuan ku mengizinkan kalian masuk silahkan"ucap maid itu dengan membuka pintu rumah itu sebesar besarnya agar semua tamu bisa masuk kedalam dengan leluasa


Beruntung mereka hanya ber 5 termasuk dengan adik Ahmad yang sedari tadi diam saja


mereka pun masuk dan langsung di sambut dan tak lama ada perempuan yang sudah berumur turun dari lantai 2 yang tak lain dia adalah nyonya Alvina dan mulai berbincang sebentar


",ohh iya tujuan kalian kesini ada apa ya saya baru kenal kalian loh?"tanya pak Raymod

__ADS_1


"ohh kedatangan kami kesini untuk melamar putri anda yang bernama Citra Aulia"ucap ayah Rajendra hal tersebut membuat Ahmad kaget


"ohh putri ku?"tanya pak Raymod kembali


"iya tuan "ucap pak Rajendra


"untuk siapa nih?"tanya Raymod


"untuk putra pertama ku bernama Ahmad Rajendra" ucap Pak Rajendra dengan menunjuk putranya dan Ahmad pun menjadi sesak nafas diapun sedikit susah untuk sekedar menelan ludah nya


dengan wajah tampan serta terlihat mapan pak Raymod pun tersenyum dan berkata


"aku berikan semua kepada putriku karena aku sudah banyak sekali menolak laki laki namun setelah itu putriku marah kepada ku lalu aku memutuskab untuk tidak akan menolak siapa pun yang ingin melamar putri ku dan meminta pendapat putriku seblum aku berpendapat"ucap pak Raymod


Tak lama akhirnya ada seorang gadis yang turun dengan wajah imut nya serta dress panjang


Hal tersebut membuat Ahmad menjadi tercengang


tak lama akhirnya Ahmad pun di terima dan mereka memutuskan untuk minggu depan melaksanakan pernikahan


Flasback off


...****************...


Pagi ini Rizal merasa dirinya mual dan langsung masuk kedalam kamar mandi


" ya Allah knp gini" ucap Rizal


dirinya berfikir bahwa asam lambung nya kembali naik


setelah mengeluar kan semua makanan yang semalam ia makan


tak lama akhirnya Azizah pun ikut terbangun ,lalu mereka melaksanakan sholat berjamaah dan mereka pun bersiap untuk turun


Setelah sampai di lantai dasar akhirnya mereka pergi ke meja makan


"mommy aku ingin pergi ke klinik setelah ini" ucap Rizal


"memang kau kenapa nak?"tanya mommy Citra


" maafkan akua mommy aku sudah lama tidak mengatakan ini kepada mommy" ucap Rizal membuat mommy Citra menjadi panik


"apa yang kamu sembunyikan nak?" tanya mommy Citra


"aku memiliki penyakit mom "ucap Rizal


" penyakit apa sayang"tanya mommy dengan lembut namun di sisi lain ada Azizah yang sedang makan namun tidak sama sekali mementingkan yang lain entah lah dirinya sekarang lebih banyak makan serta sering kali ingin buang air besar

__ADS_1


"asam lambung mom"ucap Rizal membuat mommy mwnjadi menangis karena dirinya baru mengetahui bahwa putra pertamanya memiliki penyakit yang sedikit mematikan


"ya Allah naakkc" ucap mommy dengan wajah sedih sedangkan daddy Ahmad pun bertanya


"sejak kapan kau memiliki penyakit itu" tanya beliau


"sejak umurku 20 tahun daddy" ucap Rizal dengan tertunduk lesu


Karena dulu dirinya merasa penyakit ini sangat mudah untuk sembuh


Namun itu hanyalah pikiran nya belaka karena menurut dokter Rama dirinya memiliki penyakit itu lumayan parah


"kamu ini "ucap daddy Ahmad seraya memukul sedikit punggung anak nya yang membuat Rizal mengangkat kepalanya


Dengan wajah heran dirinya pun bertanya


"kenapa daddy memukul ku?"tanya Rizal dengan wajah kesal


"iya karena aku kesal kepada putra pertama ku ini"ujar daddy Ahmad


"karena diri mu tidak berguna , lalu kenapa penyakit seperti itu kau tidak bilang kepada kedua orang tuamu" ujar daddy Ahmad dengan wajah yang mulai memerah


daddy merasa dirinya tidak berguna karena dirinya bisa membayar bodyguard namun mengapa dirinya tidak bisa menjaga putranya dari penyakit mematikan itu


Lalu dengan secara tiba tiba daddy pun terduduk dengan kaki yang ia lipat dan menenggelamkan kepala nya disanaa


Dirinya memang tidak pernah mengeluarkan kelemahan nys namun di saat dirinya memang sangat lemah dia hanya akan tersenyum kecut


Namun kali ini diri nya sangat lah rapuh karena mengetahui putra nya memiliki penyakit


Walaupun mungkin bagi beberapa orang itu tidak ada apa apa nya sama sekali


Namun berbeda dengan daddy Ahmad dirinya terkadang suka sekali menangis di ruang kerja nya karena dirinya selalu berusaha untuk tidak marah menurut bya lebih baik menangis dibandingkan marah karena jika dirinya marah itu akan berakibat fatal bagi orang sekitar


dirinya memang seringkali marah namun tidak di perlihatkan oleh dirinya jika sedang marah dengan siapa oun itu terkecuali orang itu membuat nya marah besar san akhirnya meouapkan emosinya yang sudah lama ia pendam tanoa orabg lain sadari


Jika emosi dirinya sudah meluap berarti kau telah membangunkan singa yang sedang tertidur pulas


.


.


.


.


.

__ADS_1


. Hai hai semua apa kabar nih semoga hari ini aku bisa up 4 bab yah ehehe soalnya kejar tayang nihh


__ADS_2