
" Hati bergetar tak selamanya akan mengisyaratkan suatu rasa keindahan ataupun harmoni ,namu kali ini getaran yang kurasakan adalah ketakutan,ketakutan yang membuatku tidak bisa menatapnya lagi.
Langkah ini menuntunku memasuki ruangan meeting yang dihadiri oleh beberapa perusahaan yang menjadi tim dalam proyek besar ini ,dan tentu saja proyek ini melibatkan pebisnis kelap kakap dari beberapa negara,dan amat terkejutnya aku saat memasuki ruangan meeting.
Saat aku melangkah melalui meja yang ada di tengah ruangan itu,tiba-tiba saja aku merasa ada wajah yang tak asing yang ku kenal,tapi mungkin itu perasaanku saja,sambil berlalu dan terus berdoa dalam hati,semoga presentasi aku kali ini berhasil dengan baik.
Saat moderator mempersilakan untuk melakukan presentasi,tiba -tiba saja ada suara yang menyelah pembicaraan dan berdehem seakan memastikan sesuatu,dan ternyata suara itu adalah dia,pria itu.
dugggggggggggggggg
kenapa jantungku ini terasa sakit.......tapi aku pasti bisa.
__ADS_1
" trimakasih,inilah presentasi kami berhubungan dengan proyek disain perhiasan di musim akan datang dengan tema kembalinya sang penguasa, berikut beberapa model disainnya dan juga keunggulan dan kisah dibalik disain ini,
sambil berbicara panjang lebar, tak sengajah aku menatap kearahnya,sontak saja membuatku merasa gugup dan yah tentu saja suaraku gemetar, tapi tiba-tiba tuan jhon menggenggam tanganku seakan ingin menguatkanku dengan situasi ini,tanpa pikir panjang aku pun menggenggam tangan itu dengan keras sehingga tibalah pada akhir presentasi dan masuk pada sesi diskusi untuk revisi beberapa bagian sesuai dengan pertimbangan setiap pemegang saham.
Saat meeting ada sepasang mata yang terus intens menatapku seakan sedang mengintrogasi diriku dengan tatapan,tetapi aku berusaha menghindari tatapan itu,yah dia, siapa lagi kalau bukan tuan Alfarasyah, suamiku...eh bukan mungkin lebih tepatnya pria yang menyia-yiakan cintaku.
Setelah selang beberapa jam akhirnya meetingpun mencapai puncak kesepakatan lalu meeting pun ditutup,tanpa sengajah kak noldi mendekat kearahku tapi dengan sigap aku berpindah sedikit kerah belakang tuan jhon,seakan tuan jhon memahami gerakanku lalu merangkulku dengan penuh senyum dengan tatapan yang dalam,aku melempar senyum kearahnya.
" hallo tuan Alfarasyah, sapa tuan jhon
" tuan jhon bukankan wanita ini sekertarismu? tanyanya penuh selidik sambil menatap kearahku.
" yah tentu saja,tapi selain itu dia juga gadisku, dengan tatapan penuh penekanan tuan jhon memberi argumenya.
__ADS_1
" wah luar biasa tuan jhon,sahutnya sambil berbisik dengan sedikit keras . jaga gadismu jangan sampai dia menggilaiku lagi hingga mencampakkanmu.sambil berlalu.
" sambil mengepal tangan tuan jhon mencoba menahan diri,
Mendegar bisikan itu aku bisa memahami kenapa tuan jhon menginginiku berada di dekatnya,ternyata benar ada aura permusuhan masa lalu diantara keduanya. Apakah benar aku ini adalah senjata yang akan digunakan untuk menyerang tuan Alfarasyah?
pikirku dengan banyak kemungkinan yang bisa saja menjadi alasan keberadaanku di sisi tuan Jhon saat ini.
Bila ada kemungkinan cinta itu datang lagi dan kamu masih merasakan getarannya,maka cobalah memberi sedikit saja ruang untuk getaran itu agar ada irama didalamnya ,mungkin saja akan berbeda hasilnya.
Dan teruntuk kamu yang sekarang berada dekat denganku tapi tanpa suara,mungkinkah kamu tau jika ini adalah aku,wanita yang menggilaimu??????
__ADS_1