
" Sesuai dengan permintaanku kepada cia, diapun mengatur jadwal home schoolingku.
Jadi pagi ini aku ada home schooling semoga saja tidak begitu membosankan.
....kring...kring...kring,
"bunyi ponselku... aku berlalu dan mengangkatnya.
Halo,,,,
"sayang.... ahhhh Ibu.....
" aku sangat merindukan kalian, bagaimana keadaan Ibu saat ini?
" tentu saja Ibu baik-baik saja, bagaimana denganmu sayang?
" Aku baik-baik saja Ibu..
" bagaimana dengan suamimu?
" dia baik-baik saja ibu, saat ini dia melakukan perjalanan bisnis ke Qatar sekaligus menemui orang tuanya.
" oh syukurlah...
" bagaimana dengan study mu?
" " semuanya baik-baik saja ibu.
" oke kalau begitu ibu akan menelfonmu lain kali,segera selesaikan study mu lalu masuk universitas .
" baik ibu, sahutku.
Tut.....tut....tut
__ADS_1
suara menghilang dibalik telfon .
hmmmmmm
telfon dari ibu, yang menanyakan keadaan ku.
tentu saja semuanya baik-baik saja.
Tapi sayang sekali tidak ada yang menanyakan tentang perasaanku saat ini seperti apa,semua hanya sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.
" Hidupku berubah drastis,,,tak adalagi perayaan didalamnya...
sekarang umurku 17 tahun tapi tidak ada lilin maupun kue ulang tahun, dan tidak ada ucapan sama sekali.
" yah baiklah, semua akan berlalu seiring berjalannya waktu.
"Bahkan kak Noldipun tidak ada kabar.
..............
" aku harus tumbuh dengan baik agar aku kuat dalam merjalan menghadapi hidup ini.
ahhhhhhhh......
Tapi aku tak perna menyesali keputusanku untuk menikahi kak Noldi, setidaknya hanya itu impianku beberapa tahun ini yang bisa aku wujudkan.
Aku tidak lagi menginginkan menjadi atlet renang. Bahkan aku sudah belajar untuk melupakan kenanganku tentangnya ,semakin cepat itu akan semakin baik bagi kami.
"Cia...kemarilah...
" ia nona,,, sahutnya sambil berjalan menghampiriku.
" Jika tuanmu menanyakanku sampaikan kepadanya kalau aku baik-baik saja ...apapun yang ditanyakan katakan semuanya dalam kendali.
__ADS_1
" baik nona.
" pergilah dan siapkan makan malam aku sangat lapar.
"Hari berlalu begitu cepat tidak terasa malam pun tiba, membuat lagit diluar sangat gelap akan tetapi beruntungnya sang lagit memiliki sahabat setia , ada bulan dan juga bintang yang selalu membuatnya special..
hmmmmmm....
" yah...apapun itu hari esok semoga lebih indah untukku.
" nona... makananya sudah siap, baikla cia ..
" aku berlalu untuk menuntaskan aktivitasku hari ini, dengan makan malam dan istirahat dalam tidur indahku.
Aku sudah terbiasa makan dengan sepi dan tentu saja tidur sendirian.
"Untung saja dari awal aku sudah mempersiapkan diri untuk semua kondisi yang akan aku alami nantinya.
" Dan ingatlah ,,,aku tidak pernah menyesali keputusanku untuk menikah dengannya.
" Perlahan keadaanku ini merubahku dari gadis ceria menjadi gadis yang datar tanpa ekspresi.
" Mulai saat ini aku menyusun semua rencanaku untuk kedepanya,sembari melupakan semuanya.
Jika harus merelakan maka akan kulakukan bukan karena aku tidak mencintainya lagi ,tapi aku ingin agar di kemudian hari dia menyadari bahwa ,aku menghabiskan banyak waktuku untuk terus memperjuangkan perasaanku tanpa memikirkan waktuku yang terbuang sia-sia karena perasaanku.
"Hatiku ini memiliki banyak ruang didalamnya dan semua ruang yang ada didalamnya sekarang mulai terisi dengan ambisiku .
"Ambisi untuk hidup dan menciptakan dunia yang menurutku lebih nyaman agar aku bisa mendapat kepuasan didalamnya.
"Aku berbahagia dengan caraku sendiri, tanpa ada yang bertanya apa aku baik-baik saja.
slamat malam....untukmu yang berhasil membuatku seperti ini.
__ADS_1