
"Dan aku mulai memahami betapa indahnya kebersamaan itu, saat ada kedua tangan yang dengan penuh kasih sayang,penuh cinta selalu mendekapmu,ini bukanlah sebuah nasehat tentang percintaan tapi inilah kenyataan yang sering sulit untuk diungkapkan, bila kamu mencintaiku jangan meninggalkanku tetaplah bersamaku disini.
Seperti biasa kami menghabiskan waktu kami berdua,bercerita dan juga berbagi kesibukan.
" sayang ,hari ini kakak ada meeting dengan beberapa klien, dikantor pusat , kamu mau ikut? tanya kak noldi kearahku.
"hmmmmmm, kakak aja yang pergi, aku takut akan menghalangi kakak dalam pekerjaan kakak,sambungku.
"sayang, kamu bukan penghalang dalam semua kegiatanku,kamu adalah hidupku, jika kamu ingin kamu boleh ikut denganku ke kantor,tawar kak noldi.
"kakak ,aku ingin dirumah saja,aku takut akan jenuh disana dan akan merusak mood ku dan akan mempengaruhi bayi kita,aku menunggu kakak pulang aja di rumah.
"baiklah sayang, kak mandi dulu, jangan lupa siapkan baju untukku,sambil berlalu menuju kamar mandi.
"baiklah kak,sambungku sambil bergegas menyiapkan baju untukknya.
__ADS_1
Seperti kebiasaan kami setiap pagi, aku bergegas menuju dapur untuk mempersiapkan menu sarapan untuk pagi ini, lalu menghidangkannya.
hmmmm,,wangi yang menenangkan, wangi ini wangi tubuh kak noldi, wangi yang selalu membuatku merasa tenang dan bahagia, aku dengan bahagia menunggu kak noldi di meja makan .
"sayang ....,panggil kak noldi dari arah tangga yang berjalan menuju kearahku di meja makan.
" kakak ,ayo sarapan dulu sebelum berangkat, sambil mempersiapkan makanan untuk kak noldi di piringnya.
"Sayang ...jaga diri baik-baik dirumah istirahat dan jangan bepergian keluar rumah,dan jangan lupa minum vitaminnya.
"baik kak sambungku,
"sayang...panggil kak noldi, tapi aku sibuk dengan pikiranku sendiri, sayang ada apa, aku masih tetap diam.
Kak noldi berlalu dan yah aku bisa pastikan ,kak noldi akan segera berangkat, karena masih sibuk dengan pemikiranku sendiri,aku tidak mengantarnya kedepan pintu dan juga menyalaminya, Hati ini rasanya tidak ingin jauh darinya walau sedetik saja, aku takut ketika dia pergi nanti dia akan lupa untuk pulang dan entah kapan akan menemuiku lagi. Tiba-tiba aku sangat kaget, ketika ada tangan kekar yang memeluk ku dari belakang, aku tersadar dari pemikiranku lalu menengok keatas dan senyuman manis itu , yah siapa lagi kalau bukan kak noldi, seperti mimpi gumamku, karena yang aku tau kak noldi dari tadi sudah berangkat ke kantor,tapi saat ingin menyadarkan lamunanku, tiba-tiba suaranya membuatku menoleh lagi untuk memastikan jika itu bukan hayalanku, dan yah ini nyata.
__ADS_1
"kakak.....bukannya kakak ke kantor dari tadi? tanyaku untuk memastikan.
" sayang...... kakak ngak akan bisa pergi bekerja ,jika istri kakak termenung, ada apa sayang tanya kak noldi
"kakak... engak tau kenapa ,hati ini sedih banget ,hari ini kakak akan ada diluar rumah dan aku tidak bisa bersama kakak, aku takut saat kakak sibuk diluar sana kakak akan lupa untuk pulang dan juga aku takut kakak akan pergi lama dan entah kapan akan kembali,seperti dulu, ucapanku itu,membuat air mataku tak terasa mengalir,tiba-tiba saja suasana hatiku sangat sedih.
" sayang ,hari ini kakak hanya ada meeting, dan akan menyelesaikannya dan akan segera pulang dan menemuimu.Kakak pernah berjanji tidak akan meninggalkanmu dan akan selalu membawamu kemana pun kakak pergi dan hanya pergi bila kamu mengijinkannya, jadi jangan bersedih lagi sayang.Ayo bergegaslah, ikut aku ke kantor,nanti kamu bisa istirahat di ruang kerjaku, disana kamu bisa menonton tv atau membaca buku sambil beristirahat, setelah meeting kita akan ke salon kecantikan,bagai mana? tawar kak noldi
"baiklah kak,ucapkuk sambil berjalan bersama kak noldi yang ikut menemaniku untuk naik keatas kamar untuk mengganti bajuku.
Saat ini moodku kembali membaik, karena akhirnya apa yang aku cemaskan kak noldi bisa memahaminya.
"Sayang segerahlah mandi, satu jam lagi kita harus sampai dikantor,
"baik kak, ucapku sambil melangkah penuh bahagia menuju kamar mandi.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama, aku segera menghampiri kak noldi yang sedang duduk di sofa kamar menungguku, aku pun sesegera mungkin menggunakan pakaianku dan yah,itu sangat mencuri perhatian kak noldi, karena saat ini aku tidak lagi menggunakan pakaian yang terlalu terbuka, tapi aku menggunakan pakaian yang tetap menonjolkan lekuk tubuhku tapi dengan perut yang sedikit maju kedepan, meski kandunganku baru memasuki minggu ke 4 tapi sudah mulai menonjol sedikit kedepan karena ,seperti hasil pemeriksaan dokter akan ada kemungkinan kami memiliki bayi kembar.
" Sayang, kamu sangat sexy dan cantik, ucap kak noldi dari arah belakang sambil menujuh kearahku dan memeluk sambil mencium leherku dan mengusap perutku, sayang kamu tahu kamu adalah pemilik hatiku sepenuhnya, tetaplah bahagia,kecup kak noldi dan menggandeng tanganku dan segera nengambil tasku yang ada di meja, lalu kami pun bergegas menuju ke kantor.