
Seperti mawar yang kuncup tak sabar untuk mekar, seperti itulah hatiku saat ini.Bahkan jika kamu takut akan
durinya kamu tetap menghampirinya, wanginya yang membuatmu susah untuk berpaling demikianlah cinta sejati".
Setelah pernikahan kami waktu itu, kak noldi sangat jarang memiliki waktu untuk bersamaku, dia sibuk dengan duniannya. Bahkan untuk meluangkan waktu untuk memberiku kabar sama sekali tidak dilakukannya, aku tidak memahaminya hingga aku selalu marah karena merasa bahwa aku tidak memiliki arti untuknya dan juga tidak ada tempat untuk aku di kehidupannya, saat itu aku tidak pernah bertanya posisi pernikahan
kami di hidupnya.
Tapi saat ini seperti anugrah disaat getirnya hati bergejolak, dengan kehamilan ini kak noldi menjadi sosok yang
sangat menakjubkan, dan itu membuatku menyadari jika selama ini hanya akulah yang tidak memahaminya.
" kak.., panggilku sambil bergelayut manja di pelukan kak noldi,sambil mengunyah buah anggur yang
disuapkan kak noldi ke mulutku.
"ia sayang ada apa? tanyanya balik
"Apa kakak mencintai aku? tanyaku penasaran,dan ini pertanyaan yang berkali-kali aku tanyakan kepadanya
__ADS_1
"hmmmmmmmmmmm,apa pertanyaan ini begitu penting bagimu?
"tentu saja kak,aku ingin tau sejauh mana aku dicintai oleh suamiku.
"ayolah, caca......pernikahan kita sudah dua tahun dan kakak masih ada bersamamu itu artinya semua baik-baik
saja,bukan.
Mendengar jawaban kak noldi tadi, seketika mengubah suasana hatiku, rasannya ada bulir yang mau menetes dari pelupuk mataku, lalu perlahan aku beranjak dari posisi dudukku saat ini dan memilih beralih kesisi kak noldi dan membelakang, untuk sekedar mengendalikan suasana hatiku, dan aku memejamkan mata seakan -akan tertidur, namun itu caraku untuk tidak memperlihatkan bahwa aku sedih mendengar jawaban
kak noldi tadi.
"ca.... ca........,kak noldi berusaha agar aku berpaling ke arahnya
Tuhan, sakit banget rasanya apakah aku tidak pantas untuknya,gumamku dalam hati sambil memeluk kencang bantal guling yang ada di dekapanku, berharap bisa menjadi pelampiasan kekesalanku, dan akhirnya aku masih asik dalam diamku.
Kak noldi bergerak meninggalkan tempatnya tadi, perlahan aku mendengarkan langkah kakinya,dan yah ... kak noldi keluar dari kamar. Entah apa yang dia pikirkan dengan sikapku yang tiba-tiba berubah.
Tak berselang beberapa lama,kak noldi kembali lagi, dan melangkah kearahku dan memposisikan diri menghadapku sambil memeluk dan menciumku, tapi aku masih kuat bertahan dalam diamku.
__ADS_1
" Sayang......ada apa,ayoh kemarilah
Sambil menarik selimut yang membalut tubuhku, kak noldi berusaha agar wajahku bisa dilihatnya, dan usahanya itu berhasil, wajahku yang masih basah dengan air mata terpampang dihadapannya.
" Sayang ,ada apa,tanyanya
"aku masih setia dalam sikap diamku dan berusaha berpaling darinya mengarahkan pandanganku kearah yang lain ,tapi belum sempat itu terjadi, kak noldi lebih duluan menahan wajahku dengan tangan kekarnya,sambil perbaiki posisi duduknya disampingku.
"Sayang ,ada apa? kamu kenapa nangis,ada yang sakit kamu rasakan? coba kakak liat, dengan sikap yang tak merasa salah sama sekali.
"aku baik-baik saja sambil menepis tangannya,dan aku kembali mendekap dalam selimut,Tapi bukan kak noldi kalau tak bisa bersikap romantis dan membuatku meleleh.
Tidak butuh waktu yang lama kedua tangan kekarnya melingkar di tubuhku, kak noldi menyandarkan kepalanya disana,sesaat membuatku bergetar hebat, sensasi ini, nafas ini dan aroma ini ,membuat ku gemetar hebat, tapi aku tidak menolak dekapan hangat itu. Masih dengan setia kak noldi memelukku dengan caranya yang sedikit membuatku kegelian.
" sayang maafkan kakak mungkin kamu sangat kecewa dengan jawaban kakak tadi, tapi kamu tau, kakak sangat mencintaimu, lebih dari yang bisa kamu pahami.
" Sontak mendengar ucapan itu mengukir senyum di bibirku, aku tau itu gugamku dalam hati, sambil perlahan aku membalikkan tubuhku dan kak noldi mengikuti gerakku, aku berbalik menghadapnya sambil tersenyum, kak noldi menyeka sisa air mataku dan merapikan rambutku yang menutupi pipiku. Trimakasih kak, Aku juga sangat mencintaimu.
" Kakak tau itu,ucapnya sambil tersenyum kearahku.
__ADS_1
Senyuman yang karismatik itu sangat menggoda, Tanpa aba-aba kami memulai penyatuan itu aroma cinta yang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang dipenuhi gelora kerinduan, aku sangat kaget, tapi aku bahagia dan yah, aku pun dengan iklashnya memberikan semua yang kak noldi inginkan, mengingat kondisiku yang sekarang mengandung dengan sangat hati-hati kak noldi melakoni semuanya. Kak noldi terus membelai rambutku , kami beraduh pandang dalam kesunyian, hasrat kerinduan itu sangat menggebu dalam penyatuan rasa, semua sentuhan yang di berikannya membuatku sangat melayang, dada yang kekar dan bidang-bidang yang kokoh disana, membuat siapapun yang melihatnya ingin bersandar disana.
"Teruntuk kamu yang sedang jatuh cinta,pahamilah bahwa cinta itu sangat unik, ekspresi cinta itu sangat nyata tapi tak biasa,jika hatimu bergetar itu bukan berarti kamu sedang jatuh cinta karena ada kemungkinan cinta itu seperti bunga mawar indah tapi berduri,pahamilah ini untuk kamu yang sedang jatuh cinta."