Sakitnya Mencintai Dalam Diam

Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Episode 33 Tanpa Penolakan


__ADS_3

"Detak jantung ini semakin berpacu kencang, sesekali ada getaran,menyengat dalam aliran darah ini,rasa itu


kembali lagi menggambarkan senyuman lagi disudut bibir ini,apa yang terjadi?"hay engkau pemilik cinta sejati".


Masih terpaku duduk berdua di samping tempat tidur,tanpa suara,


"caca....kakak tau kamu sangat


marah tapi ,saat ini aku disini,maafkan kakak dan tersenyumlah,sahut kak noldi


membela keheningan.


"kakak ingin aku tersenyum?


untuk apa? untuk mengolok-olok diriku ini? jawabku dengan ketus.


"sayang....kakak tahu kamu


marah,tapi apa kamu tidak merindukanku? sambung kak noldi dengan wajah tampan


penuh karisma.


"merindukan kakak,apa penting bagi kakak  jika aku merindukan kakak? bukankah ada atau tidaknya aku sama

__ADS_1


saja,aku hanya seorang perempuan yang memaksakan kehendak pada seorangpria,yang pada dasarnya tidak  menginginkanku,jawabku dengan suarah gemetar.


Aku akui pernikahan yang kami jalani ini adalah keinginanku,semua karena keegoisanku untuk memiliki dan dicintai,bagiku kak noldi adalah pria idaman yang ku inginkan,selain dia berkarisma dia juga memiliki etika dan nilai kesetiaan  yang tinggi. Aku merengek untuk meminta menikah dengannya.


"sayang maaf ...... karena merindukanku kamu harus seperti ini, tapi harus kamu tahu sampai saat ini kamu adalah istriku,dan kakak menyadari itu.


"mendengar kata istri yang di ucapkan kak noldi membuatku merinding,entah kenapa jantungku ini berdebar kencang dan sedikit ada getaran yang membuat bulu-bulu ku berdiri,sungguh kata itu membuatku tersipu malu.


"sayang,..........,panggil kak noldi ke arahku.maaf karena kakak masa mudah mu yang seharusnya bahagia malah penuh tekanan,


"apa kakak pernah tahu seperti apa sakitnya merindukan kakak,seperti apa rasanya menunggu dari hari kehari? apa pantas aku melakukan semua itu hanya untuk mendapatkan sedikit perhatian dari kakak? apa semenyedihkan itu nasib cintaku ini untuk kakak, sambil menangis kuluapkan semua beban yang aku rasakan tanpa menatapnya sama sekali,mungkin bagi kakak ini adalah penebusan yang harus aku lalui dengan keputusanku memaksakan diri ke kakak.


"caca mungkin kakak adalah pria terbodoh didunia ini dalam percintaan ,tapi harus kamu tau kakak sangat bersyukur memilikimu sampai detik ini,hanya saja banyak hal  diluar sana yang kakak harus kerjakan,kakak hanya tidak ingin dunia luar mengenalimu sebagaia bagian hidupku,sambung kak noldi


" caca... tidak seperti itu,sambung kak noldi


"tapi kenapa ? apa aku beban untuk kakak? tanyaku dengan suara yang bergetar,


" caca,sayang......kamu harus tahu jika diluar sana ada yang mengenalimu sebagai istriku maka mereka akan berusaha menyakitimu, kamu tahu jika itu terjadi maka berakhirlah hidupku ditangan kakak mu,dia mempercayakanmu kepadaku, didunia yang aku jalani saat ini semuanya mempertaruhkan nyawa banyak mafia diluar sana yang menginginkan nyawaku dan tidak masalah bagiku jika hanya aku yang berakhir tapi bagaimana jika mereka melibatkanmu juga? jika aku saja yang mereka incar tidak jadi masalah dan bagai mana jika istriku juga? ucap kak noldi dengan nada bicara penuh tekanan.


Mendengar semua yang dikatakan kak noldi,membuat tulang-tulangku lemas seketika,mendengar dia mengucapkan kalimat berakhirnya hidup membuatku ketakutan,karena jika kak noldi meninggalkanku sendirian didunia ini aku tidak bisa bayangkan hancurnya hidupku ini tanpanya.


" kakak............panggilku,dengan wajah sedih dengan aliran air mata,kakak jangan tinggalkan aku sendirian didunia ini,aku sangat mencintai kakak,jika kakak pergi tidak ada lagi yang bisa aku lakukan,sambil beranjak dan memeluknya erat.

__ADS_1


Mendapat reaksi seperti itu dariku kak noldi hanya terdiam dan memelukku juga,rasa hangat ini selalu melekat dalam ingatanku. Perlahan kak noldi mengangkat pipiku dan mengusap air mataku.


" caca.....sayang....maafkan kakak,sambung kak noldi


"aku hanya diam dan terus memeluknya,


"sayang aku sangat merindukanmu,sambil berbisik ditelingaku ,kak noldi menghembuskan nafasnya yang membuatku merinding.sambil mengecupku kak noldi mulai menarikku lebih kencang kedalam pelukannya,sayang kamu tau banyak wanita diluar sana yang sukarela menawarkan dirinya padaku tapi Hanya seorang caca yang mampu menarikku untuk tidak menyentuh wanita lain.


"seketika aku lupa dengan kesedihanku,


" sayang ...sambil menciumku,kakak noldi mulai nakal dengan gaya cool nya dan dengan penuh karisma,aku sadar kalau kalau aku juga merindukan itu.


"awww ......suara itu lolos ketika kak noldi mengecup leherku,rasa menyengat itu membangkitkan adrenalin dalam tubuhku ini,dengan sigap kak noldi memainkan semua yang ada pada tubuhku ini,aku dengan sangat bahagia memberikan akses,karena akupun merindukannya.


    Tanpa sadar kami sudah saling bertaut dalam ciuman,sambil menatapnya saat dia seperti bayi yang kehausan sedang berada disana,aku mengusap rambutnya sambil menikmati aroma tubuhnya,doaku dalam hati saat ini adalah "Tuhan jangan pisahkan kami lagi ,mungkin aku saat ini egois jika tak ingin jauh darinya tapi itulah kenyataannya, tanpa sadar kak noldi berhenti dari aktivitasnya dan mensejajarkan wajahnya yang membuatku sangat malu,sayang aku sangat merindukanmu,ucap kak noldi,sayang aku menginginkanya ucap kak noldi seakan meminta izin untuk mengakses lebih jauh, aku hanya mengangguk dan juga membalasnya dengan berucap aku sudah sangan menunggunya.


" sayang, aku sangat merindukan ini ucap kak noldi sambil melepaskan kain yang ku gunakan ,sayang mungkin akan sangat sakit lagi tapi tetap pandangi aku dan genggam tanganku saat kamu merasakan sakit,ucapnya aku jhanya mengangguk.


"ahhhhhhhhh,sakit kataku karena kak noldi sudah memulai permainannya,sambil menggenggam tanganya, dengan sayup kak noldi berbisik ............sayang aku menginginkan seorang penerus ,sontak ucapan itu membuat bibirku mengembang tersenyum,dengan semangatnya kak noldi memulai aktivitasnya,aku juga sayang aku menginginkan seorang bayi,


" akkkkk erangan itu memuncak ketika kami mencapai titik puncak dan dengan berpacu kencang terus memompa dengan kecepatan yang semakin tinggi,dengan spontan dia menarik bantal yang ada disampingnya dan menyelipkan kedalam pinggangku dan akhirnya pinggangku berada tinggi diatasnya berbisik lagi di telingaku....sayang milikmu sangat hangat dan sempit, aku tersipu malu,sambil malu-malu aku menjawab,sangat sempit karena dari awal kita menikah kakak hanya dua kali memasukinya dan ini yang ketiga kalinya,jadi jarang digunakan yang empunya,sambil tersenyum kak noldi mengencangkan sentakannya dan yah.....cairan hangat itu dengan sempurna menyembur didalam rahimku, dengan berkeringat kak noldi langsung berbaring disebelahku dan memelukku,memintaku untuk tidak bergerak.


"sayang diam sejenak biarkan calon penerus kita mencari tempatnya didalam,tak lama kak noldi berbaring lalu tertidur karena lelah.

__ADS_1


__ADS_2