Sakitnya Mencintai Dalam Diam

Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Episode 7 Home school


__ADS_3

    Mengigat keputusanku untuk mengambil home school, akupun memulainya hari ini untuk dua tahun kedepan sampai ujian nasional dilakukan. Dengan mengikuti sistem pembelajaran ini aku bisa mengatur waktu belajarku dengan kemauanku, tentu saja dengan biaya yang cukup mahal. Biaya hidupku sepenuhnya aku biayai dari uang bulanan yang diberikan orang tuaku dari uang sakuku.


" Kak noldi memberiku kartu kredit tanpa batas tapi aku tidak menggunakannya, karena aku tidak berhak untuk semua itu.


"Aku tidak seperti anak orang kaya lainnya yang menggunakan uang sesukanya tanpa memahami betapa banyaknya yang harus terengguk karena mencari uang, bukan hanya merengguk waktu, tenagah bahkan merengguk senyuman.


"Setiap hari aku home schooling dari jam 10 pagi sampai malam hari tepat di jam 9.00 pm, bukan tanpa alasan semua agar study ku cepat selesai, agar aku bisa memenuhi harapan keluargaku.


"hari pertama selesai juga.


" aku merasa lapar, bergegas aku pergi kedapur untuk mengambil makanan, sejak dari tadi aku blum makan.


"hfffffff kenyang gumamku dalam hati.


Oya .... sesuai perintahnya, aku dilarang untuk menunggu kak Noldi.


Percaya tidak percaya, aku mulai terbiasa dengan hidupku yang sekarang ini.


"Aku mulai membatasi semua kegiatan yang kulakukan diluar, dan hanya waktu belajar yang mengisi hari hariku.


"Hari kedua pernikahan kami adalah hari terakhir aku melihat dan mendengar suara kak Noldi, entah dia ada dimana saat ini.


Semoga saja hari-harinya selalu bahagia.


"Nona.... panggil Cia dari arah belakang serentak membuyarkan ku dari nuansa sepiku dengan semua pikiranku.


" ia ...ada apa Cia, jawabku

__ADS_1


"Tadi tuan menitip pesan kalau dia akan pergi ke Qatar untuk menemui Ayah dan Ibunya, tidak perlu menunggunya.


"Baiklah, jawabku singkat dan berlalu.


Aku pergi kekamarku dan sejenak aku berpikir kalau ingin mengganti suasana hati dengan menghias kamarku.


Tapi kamar ini bukan milikku, jadi aku takut menyentuh bahkan memindahkan barang yang bukan milikku.


"Cia ... aku ingin kamu membersikan ruangan yang ada di sebelah timur rumah ini.


"Baiklah nona, tapi untuk apa nona membersikan ruangan itu?


"aku ingin menjadikannya kamarku.


" Selama tuan tidak ada dirumah aku ingin memiliki kamar sendiri.


" apa saja yang perlu aku siapkan nona, sambung Cia...


Perlahan waktu berlalu aku tetap menikmati hidupku dalam kesepian,


Perlahan namun pasti ini adalah tahun terakhir aku berada di kelas dua SMA yah tentu saja masih dengan sistem home schooling.


Tahun ketiga ini aku akan melaluinya juga sama seperti tahun kemarin dengan sistem home scholing.


"Ahhhhhh lelah sekali rasanya. Oh waktu cepatlah berlalu aku rindu orang tuaku aku ingin segera menyumpai mereka.


" Nona...

__ADS_1


" ia Cia, ruangannya telah dirapikan mari saya membantu nona untuk berkemas agar bisa segera pindah.


"baiklah Cia, jawabku dengan singkat.


" Sebenarnya sangat sulit bagiku untuk meninggalkan kamar ini tapi... aku harus membiasakan diriku untuk tidak berharap dan meminta lebih dari apa yang kudapatkan saat ini.


"Seperti cinta yang bisa menerima dan memahami, begitulah yang ku ajarkan pada hatiku agar tidak terluka karena cinta.


" meski ada rasa yang sangat besar dalam hati ini untuknya tapi apa yang bisa aku lakukan.


waktu seperti ingin aku menikmatinya dengan kesepian, bahkan tak bisa aku pungkiri aku mulai lupa cara untuk tersenyum.


ya..... seperti angin yang bertiup sesuai inginya begitupun aku yang menikmati hidup yang ada.


 


" Cia ...tolong besok siang kamu membelikan beberapa barang yang sudah aku tulis di list ini.


"baik nona...


"dan jangan lupa atur agar satu minggu ini jadwal home schoolingku dimulai jam 8.00 am dan berakhir di jam 8.00pm.


"baik nona..


"sekarang ....pergi dan istirahatlah.


........

__ADS_1


AHHHHHHH


lelah sekali,  aku bergegas untuk mandi dan tidur.


__ADS_2