Sakitnya Mencintai Dalam Diam

Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Episode 42 Rahasia Terbesar 2


__ADS_3

Saat ini aku masih dalam keadaan sadar,aku melihat dengan jelas kak noldi mengangkatku keluar dari mobil,dengan iklasnya aku mengalungkan tanganku di lehernya,seperti seseorang yang dimabuk asmara,tapi sungguh minuman yang aku minum tadi membuat kepalaku pusing dan juga badaku sangat pusing.


"caca ayo bangun,terdengar kata -kata itu sambil menurunkanku di sofa, kak noldi berlalu mengambil segelas air dan juga susu untuk memulihkan mabukku, dan yah setidaknya itu sangat membantu.


"kak.......ini dimana?tanya ku


"ini di apartemenku,jawabnya


"kak ,apa aku boleh bertanya sesuatu?


"hmmmmmmmmmm,ada apa


"siapa wanita tadi,terus apa dia wanitamu?


"untuk apa kamu tanyakan,itu bukan urusanmu.


"ahhhhhhhh,kenapa bukan urusanku,tentu saja urusanku,ucapku dengan kasar,kakak tahu aku menyukai kakak,


"caca.............berhenti mengoceh dan segarkan tubuhmu,perintahnya


"kak....caca bukan anak kecil lagi ,aku da dewasa ,kak apa salah aku memiliki perasaan ini untuk kakak?tanyaku dengan isakan.


"caca.........tolong mengerti ini apa pun itu kamu dan aku berbeda,dan juga aku dan abangmu berteman baik ,jadi tolong jangan aneh-aneh.


"Oh baiklah kalau itu mau kakak,seraya aku bangkit berdiri dan mendekat kearah kak noldi yang duduk di sofa sebelah sana,


"kakak,apa aku boleh meminta sesuatu?tanyaku perlahan,


"hmmmmmmmmmm,apa lagi caca...........


"kakak apa boleh malam ini aku menghabiskanya dengan kakak,disini,aku ingin sebelum hari ini berakhir aku ingin bersama kakak.


"caca ,maumu apa sih,kamu tahu kamu ini seorang siswi umur kamu itu masih 16 tahun,jagan aneh-aneh.

__ADS_1


"apa kakak takut? atau kakak seorang pecundang.


"caca.............terserah kamu bilang aku ini pecundang atau pengecut yang jelas aku tidak setuju dengan maumu.


Semua yang kulakukan hari ini semua karena rasa emosiku ,diacara party tadi ,kenapa wanita lain bisa dengan santai merangkulnya,memeluknya ,sedangkan aku tidak boleh,meski aku menawarkan diri.


Selama ini semua yang ku inginkan pasti aku dapatkan,pantang bagiku untuk memberikan pada orang lain.


kak aku ingin mandi,boleh aku pinjam handuk? tanyaku


"ada dalam lemari ambillah,perintahnya


DALAM KAMAR MANDI.................


Sambil menangis dalam guyuran shower,seakan ingin melepas sesak yang ada dalam hatiku,bagaimana tidak ,cintaku untuk priaku ditolak dengan nyata.Sakit sekali.


Disisi lain,aku mengingat ucapan salah-satu sahabatku,yang katanya jika pria menyentuh wanitanya maka pria itu akan hilang kontrol dan semua akan berubah,apakah ini keputusan yang tepat.


Berakhirnya malam ini akan menjadi awal mula cinta kami.


Tanpa rasa canggung aku ,berlalu menuju sofa,dengan menggunakan handuk yang membalut tubuhku.


Aku berdiri dengan tegap,dengan harapan malam ini kak noldi mau melirikku,


"caca............bentak kak noldi,berlakulah sopan,pakai pakaianmu,jangan samakan disini dan diruang pribadimu,ada aku disini.


"Terus kalau ada kakak kenapa,bukankah kakak tidak tertarik denganku?sahutku.


"caca,kemarilah......kita bicara baik-baik.


Sambil menarik tanganku,kak noldi mengajakku untuk masuk kedalam kamarnya,dan mendudukkanku  di meja rias miliknya,seraya dia mengambil sebuah sisir dan menyisir rambutku,


"caca,kamu ini adik sahabatku,tidak baik bagimu untuk memiliki hubungan pribadi denganku,itu akan mengacaukan semuanya,sambil menyisir rambutku.

__ADS_1


"kakak,tapi aku menyukai kakak,balasku


"caca ,,kamu terlalu polos untuk mengetahui batasan dalam rasa suka itu,hari ini kamu tidak seperti caca yang aku kenal selama ini.


"ia,selama ini aku hanya berdiam dengan perasaanku,tapi sekarang tidak lagi ,terlalu sesak rasanya,sambil terisak aku menghadap kearah kak noldi.


"caca ada apa?


"kakak tahu caca sangat mencintai kakak,apa tidak bisa melihat kearahku atau apa karena wanita tadi yang bersama kakak,sambungku


"hentikan caca,sambil berlalu menuju jendela kamar.


Aku hendak menyusul kak noldi kearah jendela namun,kak noldi dengan cepat berbalik kearahku,sambil menarik tanganku dan aku jatuh didalam dekapannya,aroma tubuh kak noldi sangat menggoda ,hingga membuat sarafku menegang.


"caca apa maumu,untuk semua ini?


"kak apa aku boleh jujur,aku ingin kakak menjadi milikku seutuhnya,atau tidak beri aku sedikit tanda kalau aku ada dalam hidup kakak.


Tanpa aba-aba kak noldi mencium bibirku,DEG............jantungku berhenti berdetak,ciuman pertamaku, aku lakukan dengannya,semakin lama bibir itu menempel membuatku tersadar,akupun dengan santainya memberi akses untuknya dan membalas ciuman itu,semakin lama ciuman itu membuatku larut dan dengan spontan aku menjinjit untuk memberikan akses yang lebih dalam. Aku melihat kak noldi memejamkan matanya dan dan terus ******* bibirku,dengan sadarnya aku perlahan lepas baju kemeja yang kak noldi pakai tadi,tanpa penolakan.


Saat kemeja itu terlepas aku pun melepas lilitan handuk yang aku gunakan dan terjatuh kelantai,terpampang jelas tubuh polosku ini dihadapannya,aku melakukannya untuk malam ini dan awal dari kisah kami,


"caca apa yang kamu lakukan?


"kakak ,setelah malam ini berlalu aku ingin kakak mengingatnya.


Dengan  reaksi yang


"caca,pakai pakaianmu,ciuman ini sudah cukup,jangan terlalu berlebihan,itu akan sangat menyakitkan,untukmu.


"Kak terimakasih,untuk menenangkanku.


sebelum menikah dengan kak noldi,kami sudah pernah bercumbuh dengannya,bahkan di apartemen ini menjadi rumah kedua untukku,hanya sekedar untuk dapat mengenang cintaku aku  sering datang kesini.

__ADS_1


 


 


__ADS_2