Sakitnya Mencintai Dalam Diam

Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Episode 62# Kakak bawa aku pulang bersamamu


__ADS_3

Masih dalam keadaan yang geram Frans mencoba berusaha tenang agar tidak memperburuk keadan caca saat ini apa lagi saat ini frans belum memberitahu ayah dan ibunya dan juga tidak bisa membayangkan reaksi mereka nanti saat tahu keadaan putri kesayangan mereka.


''kakak....kak,terdengar suara lemah caca yang berusaha memanggil frans yang saat itu kembali keruangan karena ingin memastikan keadaan caca sebelum meninggalkannya disana.


'ia sayang kakak disini,beristirahatlah semua akan baik-baik saja nanti.


"kak... Jangan tinggalkan caca sendirian, caca takut, kak Theo mana? Kenapa dia tidak datang, apakah Dia lupa jika dia punya adik, apakah aku tidak lagi berarti bagi kalian bukan kalian saja tapi bahkan saat caca berharap kak Noldi disini diapun mengacuhkanku, apakah sebegitu tidak pentingnya aku untuknya?


"caca..., berhentilah memikirkan bajingan itu, jika dia ingat padamu dia tidak akan melukai u sejauh ini,


Kakak minta sama kamu untuk fokus agar bisa pulih, kakak tahu ini sangat sulit bagimu tapi percayalah kami keluarga u ada bersamamu.


Kringkkkkkk... Kringkkkkkk.. Terdengar nada telpon dari ponsel tuan Frans dan benar saja itu adalah panggilan masuk dari Theo. Dengan sigap Frans meninggalkan ruangan itu dan mengangkat telfon itu, dan terjadilah pembicaraan singkat disana.


Frans:Halo Theo, apakah kamu sudah menuju kesini?

__ADS_1


Theo: ia kak aku sudah ada di lobi rumah sakit, sebentar lagi aku sampai,


Frans : baiklah


Berselang beberapa menit kemudian Theo muncul di depan pintu kamar caca, dengan raut wajah yang tak menentu Theo terlihat mengepalkan tangan bagaimana tidak, siapapun diposisi itu akan seperti itu, melihat adik Kesayangannya yang dipasang alat medis sedemikian rupa,sambil menatap jauh kedalam Theo sedang mencari penjelasan dari Frans yang hanya bisa terdiam, Frans sudah tahu jika ekspresi Theo saat ini menyimpan amarah yang jika meledak bisa menghancurkan semuannya, entah apa yang difikirkan oleh Theo saat ini tapi frans tahu pikiran mereka sama yaitu ini semua terjadi karena si brengsek Noldi itu.


Sambil memberi kode ke arah Theo Frans mengisyaratkan sikap tenang, agar caca tetap dalam keadaan stabil. Theo pun mengerti kode itu dan perlahan menghampiri adiknya yang tak berdaya itu.


Theo:adikku sayang, maaf karena kakak u ini baru bisa datang menemuimu, tolong dialah jangan jelaskan apa pun, melihatmu dalam keadaan seperti ini membuat dunia kami berdua runtuh kami harus menerima kenyataan harus mendapati u dalam keadaan kesakitan ini belum lagi menanggu beban kehilangan kedua putra u, dimana kami sangat menunggu kehadirannya, tapi siapa pun yang melakukan ini akan membayar ya dengan mahal tak perduli siapa pun dia, akan kubuat dia menyesali ini seumur hidupnya, itu janji kakak kepadamu.


Caca:kakak aku telah kehilangan kedua calon putraku apa lagi yang aku miliki saat ini, aku tidak punya siapa-siapa lagi.


Caca:kak, bagaimana jika berita ini sampai pada ayah dan ibu mereka akan sangat bersedih.


Theo:caca jangan pikirkan itu, kepulihan dan kesehatanmu itulah yang bisa membuat keadaan ini membaik. Kita semua bisa melalui ini bersama-sama.

__ADS_1


Sambil menggenggan tangan caca Frans meminta pamit kepada kedua saudaranya itu dengan alasan akan pergi sebentar dan akan segera kembali.


Frans: caca aku akan segera kembali untuk saat ini menurutlah pada Theo, jgan bertanya apa pun juga.


Caca :baik la kak, segeralah datang kemari.


Theo, terdengar Frans memanggil Theo, memberi isyarat mengikutinya, Theo pun memahami itu dan segera mengikutinya dari belakang, sambil menjauh dari ruangan itu  mereka berbicara dengan suara pelan.


Frans:Theo segeralah pindahkan caca ke vaviliun milik keluarga kita dan lakukan segala prosedur perawatan kesehatannya disana, ayah dan ibu sudah menunggu disana, semua sudah aku jelaskan kepada mereka, jangan kemana-mana tanoa izinku.


Theo, baik kak, tapi kakak mau kemana?


Theo:semua akan kubereskan.


Diam dan uruslah saudari kita,  biarkan perkara ini menjadi urusanku bersama pengawalku, sepertinya Noldi itu ingin bermain - main dengan keluarga kita sepertinya dia ingin menguji kesabaran kita. Tapi akan kutunjukka seharusnya dia berada dimana.

__ADS_1


Theo:baiklah kak, jika kau butuhbantuanku hubungi aku, armadaku siap 24 jam.


Frans:kurasa pengawalku saja sudah cukup menyadarkan bocahtengil itu. Aku akan mengabarimu nanti.


__ADS_2