
" jika kamu jatuh cinta maka , semua yang kamu lihat adalah indah,bahkan kepahitan sekalipun meski itu terpampang nyata kamu akan terus menyangkalnya,akan tetapi saat jatuh cinta itu mulai membawa beraneka ragam rasa dalam kisanya ,maka disanalah jiwamu akan berkecamuk,karena saat kamu menoleh semuanya sudah tidak ada arti lagi"
" caca..........mari kita bicarakan semua keadaan yang mungkin selama ini tidak bisa kamu mengerti dan terima,dari semua caraku terhadapmu dan juga, mari kita membahas pernikahan kita kemarin yang menjadi ide gilamu karena ambisimu yang tak ada arti itu.
Mendengar ucapan kak noldi seperti itu, membuat semua persendianku seperti tak sanggup lagi menopang , seketika rasa perih hatiku bergejolak,dan semua rasa amarah,kesedihan,kesakitan,kebencian yang bertahun-tahun kurasakan ,yang membuatku seperti seorang manusia yang hanya sekedar hidup tampa tau arah dan tujuan, ingin sekali ku bakar dirinya biar tau betapa menderitanya aku denga semua ini, aku selalu merasa seperti seonggokan penghalang baik untuk keluargaku maupun orang yang aku cintai.
" ohhhhh , untuk semua itu , aku rasa sudah tidak perlu lagi kita bicarakan,semua itu hanya ambisi seorang anak mudah yang labil dan hanya permainan bagi orang dewasa. Saat ini aku ingin hidup bebas dengan caraku, aku mungkin memiliki ayah,ibu dan saudara tapi kemana mereka saat aku membutuhkan dukungan mereka, Uang, kedudukan, pengaruh , bagiku semua itu sia-sia, bahkan mereka tak sedikitpun menanyakan apa aku butuh sesuatu selain materi. saat ini jika kakak ingin membahas cerita masa lalu itu, maaf aku bukan caca yang naif lagi, pergi tinggalkan aku selamanya......................,aku mohon
" caca... apa kamu benar tidak menggiaiku lagi? tanyanya kearahku, apa si brengsek jhon itu sudah mencuci otakmu itu? apa dia sudah membelimu juga? tanyanya tanpa memperdulikan perasaanku...
" hahahaha...... kakak pikir apa pun yang dia lakukan bersamaku selama ini karena uang? tapi yah....apa pun yang kakak pikirkan jawab sendiri,tepisku sambil memalingkan wajahku ke arah jendelah.
Mendengar jawaban yang aku berikan begitu berani, kesabaran kak noldi pun tak terkendali lagi.
" caca, sambil berjalan ke arah ku,....sambil menarik tanganku dan menggenggamnya dengan keras tanpa memperdulikan kesakitanku, ah... mana saja bagian dirimu yang disentu ******** itu,haaaa...... sambil dengan ganasnya dia menelusuri tubuhku dengan bibirnya, yang seketika itu membuatku ketakutan karena wajah dan mata kak noldi sangat menyeramkan seperti ingin menghabisiku.
__ADS_1
" kakak...... teriakku,sambil menahan sakit dipergelangan tanganku,...lepaskan aku........aku membencimu........aku membencimu......., sambil menangis dan terus merintih kesakitan karena keliaran kak noldi.
" caca....seharusnya ,kulakukan dari dulu semua ini.,sambil tetap memainkan tangannya di semua bagian tubuhku............. seharusnya waktu itu sudah kulahap tubuhmu ini, kamu tau betapa tersiksanya aku dengan keadaan itu, kamu tau betapa frustasinya aku melihatmu begitu dekat denganku tapi tidak bisa menyentuhmu, kamu tau rasanya tersiksa seperti itu.
" mendengar semua ucapan kak noldi tadi ,membuatku seketika tidak menyerit lagi dan dia pun melepaskan tanganya dan memelukku, aku dengan lemahnya dan rasa sesak didada sejenak takluk dengan ucapan itu, serasa ada angin yang meniup di relung hatiku yang membuat getaran kecil yang tidak seirama. bibirku beku tak bersuara, dengan segera kan noldi menuntunku ke arah tepian ranjang untuk bersandar, dalam keadaan terkejut.
.......................
suasana hening..............
" caca...........tenanglah, mari kita bicara.............
" aku pun terdiam dan mengangguk menurut. seakan aku lupa tentang rasa sakit yang kurasakan selama ini,
" caca........... maaf selama ini aku tidak bisa memahamimu dengan baik, tapi percayalah aku terus memikirkanmu , meskipun kamu tidak bersamaku tapi aku selalu mengawasi mu, hanya saja kamu ternyata lebih cerdik untuk lari dariku, sambil menarik tanganku dan duduk disampinku.
__ADS_1
" kakak...........apa kakak tau rasa sakit yang kurasakan, sambil terisak , aku terus berucap mencercanya untuk meluapkan perasaanku, apa kakak tau bagaimana rasanya sakit karena merindukan, sakit karena kesepian, sakit karena tak diinginkan, saatmendengar itu semua ,,,kak noldi membekap mulutku dengan bibirnya,,,,,,,,,,,,,,,,, Entah kenapa sisi lain kak noldi yang tidak ku tau selama ini muncul, dia yang biasanya dingin ,tiba-tiba seliar ini.apa ini naluri lelakinya? jujur selama ini aq blm pernah diciumnya secara intim,,,,dan ini kali pertamanya.
" caca.........maaf aku tahu... kamu sangat terluka,,,tapi saat ini aku disini ...balaskan saja rasa sakit itu padaku agar kamu legah,sambil melepaskan ciumanya itu.
" kakak...........dari awal aku mengenal yg namanya rasa tertarik, semua itu aq rasakan dengan kakak, saking gilanya aku, aku membuat kakak memandikanku bahkan semua yang ada pada diriku sudah kakak lihat, karena apa.... itu semua karena rasa ini terlalu besar untukmu.
" caca........apa kamu mau hidup bersamaku selamanya? sontak pertanyaan itu membuat air mataku mengalir tak tertahankan, rasanya sesak sekali.
" kakak rasa yg ku miliki untukmu takkan pernah berubah tapi untuk saat ini semua rasa itu sudah beku.maaf sambil terisak piluh.
" caca......... tangan itu memelukku dari samping sambil menyenderkan kepalanya di bahuku.
.......................................................................
i love you my reader............
__ADS_1