Sakitnya Mencintai Dalam Diam

Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Episode# 65 Candaan Juan


__ADS_3

"Seperti biasanya hari ini tuan Noldi akan memulai aktifitasnya, terlihat Randa dan Agustinus berdiri di samping tuan Noldi dan terlihat Randa sedang menunjukkan beberapa file di tablet miliknya dan Ternyata itu adalah agenda tuan Noldi hari ini,mereka pun memulai pembicaraan disana.


Randa:Tuan hari ini tuan akan mengadakan pertemuan  dengan tuan Juan dengan agenda membahas persepakatan kerjasama untuk menjadi suplier ke perusahaan amunisi milik Juan di timur tengah sana, setelah itu tuan di jadwlkan menghadiri makan siang bersama tuan Juan dan koleganya yang lain.


Noldi :baiklah Randa tapi tolong pastikan Hari ini pertemuan itu di laksanakan 30 menit lebih awal dan tepat waktu. Hubungi asisten Juan untuk mengatur semuanya dan jika mereka keberatan maka minta mereka menunggu tahun depan saja.


Randa :baik tuan.


"Baru saja Noldi akan beranjak dari tempat dimana dia duduk tadi, tiba-tiba ponselnya berdering, dan ada satu panggilan disana dan itu dari tuan Juan.


Kringkkkkkkkkkk... Kringkkkkkkkk, suara telfon terdengar jelas dan itu terjadi berulang kali, membuat Noldi segera mengangkatnya, dan terjadilah obrolan yang serius diantara kedua sahabat itu.


Noldi :halo Juan ada apa sepagi ini kau menghubungi bukankah jadwal meeting telah diatur oleh asisten kita lantas kita sisa menghadirinya sesuai waktu yang telah diatur bukan?


Juan: ahhhhhhh kawan sifatmu tidak pernah berubah terlalu serius dalam semua hal dan menganggap semua pembahasan itu adalah tentang pekerjaan, tapi santai kawan karena aku menghubungimu bukan untuk membahas pekerjaan.

__ADS_1


Noldi :Lantas untuk hal apa kau menghubungiku?


Juan: ahaaaaaaaa 'suara tawa seperti menyepelehkan'aku hanya ingin bertanya soal keadaanmu setelah pesta kemarin, tapi dari suaramu bisa kupastikan kau sangat bersemangat dan sehat-sehat saja, dan yah itu bagus kawan itu artinya layanan yang kupersiapkan dan menunya  sangat kau nikmati dan yah satu lagi kawan aku merasa kau selama ini terlalu tertekan dengan statusmu itu,jadi untuk seorang Noldi kurasa apa pun bisa dilakukannya termasuk meninggalkan gadis kecil itu untuk bersenang - senang dengan dunia luar kawan seperti sebelumnya ketika kita semua masih sendirian.Kurasa goyangan Anne semalam kurasa lebih dasyat bukan?


Noldi:ahahhhhhhhh,lelucon apa ini dan apa maksudmu gadis kecil mana dan siapa Anne dan goyangan apa yang kau maksud ,ayolah kawan perjelas  jika ingin membangunkan iblis dalam jiwaku ini,rasanya telah lama dia tertidur.


juan: ahaaaaaaa,wauuuuuuuu,sepertinya kau tidak mengingat apa pun kawan? ataukah asistenmu tidak memberitahukan tentang malam itu tapi yah ku akui gadis kecilmu itu seperti singa kelaparan saat menyerang Anne ketika menyentuhmu seolah sang betina tidak terima jika sang jantan bersama betina lain ,ahaaaaaaaaaaa entah keberuntungan apa yang membuatmu mendapatkan betina seperti itu kawan tapi mungkin usia bagimu tidaklah menjadi masalah dan itu bukan alasanmu untuk tidak memangsa gadis kecilmu.


Dengan penuh amarah Noldi menatap kearah kedua asistenya dan itu membuat Randa dan Agustinus gemetar seperti ketakutan,saat ini mereka saling menatap gemetar ,akhirnya hari yang mereka takutkan tiba juga tapi ini akan menjadi luapan bara api dan bisa saja membakar mereka berdua sampai hangus.saat ini yang terlintas diotak Noldi adalah caca istrinya ,entah apa yang sibrengsek Juan itu lakukan dengannya,tersadar dari semua itu Noldi memanggil kedua asistennya dengan suara yang nyaring membuat kedua asistennya itu terkaget dan segera menghampirinnya dengan gelagapan menghadapnya,dan terjadilah hal yang tidak terduga,dengan  mendadak  Noldi melayangkan pukulan ke arah dada Randa dan langsung membuatnya tersungkur tepat menimpah Agustinus yang saat itu berjalan sedikit berada dibelakangnnya.akhhhhhhhhhhhhhh sedikit terdengar jeritan dari Randa yang ketika itu berusaha berdiri tegak menghadap tuannya sambil memulai pembicaraan dengan pertannyan yang sekirannya berharap bisa menjawab tindakan tuannya tadi terhadapnya dan terjadilah pembicaraan yang penuh emosi disana.


"masih dengan sikap yang menunggu jawaban ,Agustinus pun memberi isyarat kepada Randa ,dan Randa pun mengerti dengan cepat dan mengalihkan pembicaraan yang disambut dengan cercaan pertannyaan dari tuannya".


Randa:tuan jika ini semua tentang kejadian malam itu ,kami tidak tahu menahu awalnya tuan tapi yang pasti.


Noldi lantas apa yang kalian ketahui ?bisakah jelaskan kepadaku dan kemana istriku saat ini dari kemarin aku tidak melihatnya dan bahkan dia sangat sulit dihubungi dan yah jika terjadi sesuatu padanya aku tidak akan memberi kalian ampun dan siapapun yang membuat istriku sampai terluka dan mengalami kesulita akan menanggung akibatnya,ingat itu.

__ADS_1


Noldi:lantas apakah kalian tidak sama sekali memikirkan hal buruk yang bisa menimpa istriku ?


"Masih dalam keadaan emosi Noldi mengepal tangannya dan memanggil Agustinus menuju ruangannya,sontak Agustinus mengikuti tuannya dari belakang dan terlihat Randa juga menyusul mereka tapi terhenti saat mendengar tuannya memintanya mencaritau saat ini keberadaan istri tuannya.


Noldi: Agustinus ikutlah denganku kerlipuanganku.


Agustinus: Baik tuan


"Terlihat Randa menyusul namun  dihentikan oleh Noldi.


Noldi:tunggu Randa biarkan agustinus saja yang ikut denganku ,sedangkan kamu pergi dan cari tahulah ada dimana istriku saat ini dan ingat laporkan semuannya tentangnya secepatnya kalau kamu melewatkan satu pun maka kau tahu akibatnya.


Randa:baik tuan,segera kulaksanakan.


''Randa pun pergi meninggalkan Agustinus dan tuannya.

__ADS_1


__ADS_2