
"Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk melupakan rasa kecewanya, meski terkadang harus melukai semua yang ada disekitarnya,tapi itu lebih baik, karena rasa sakit karena kecewa itu seperti luka yang tak berdarah".
"caca... ni mienya uda jadi ayo makan, habiskan, skarang kamu harus banyak makan biar kamu dan bayimu selalu sehat.
"makasih kak, ayo kita makan bersama, karena ini terlalu banyak.
"tapi ca...., kamu aja yang duluan makan nanti kalau kamu ngak habis .kakak akan menghabiskannya
"hmmmmmmmmm, dengan raut wajah yang sedih, yah udah aku ngak berselera lagi.
"baiklah ca, ayo kita makan bersama,
"trimakasih kak, dengan raut wajah yang imut,
Frans hanya mengikuti kemauan caca ,karena frans tahu sekali watak dari caca yang tidak bisa menerima penolakan, karena semua yang ia inginkan adalah perintah, bahkan kakaknya teo saja tidak bisa berbuat apa-apa ketika caca meminta sesuatu ,bahkan apa pun resikonya akan tetap dikabulkannya.
Sambil asyik memakan mie rebus dengan frans yang mengambil kendali, dengan menyuapi caca sesekali setelah dia sendiri menyuapi dirinya, dengan caca yang masih setia melipat tangannya karena masih merasa kedinginan.
Tanpa mereka sadari sepasang mata mengawasi mereka dan raut wajah sang pengawas itu penuh penderitaan, seperti dunianya hancur seketika. Terluka tapi tak berdarah, mungkin itulah yang kak noldi rasakaan saat ini, melihat betapa akrabnya istri dan sahabatnya sendiri, ingin sekali meluapkan rasa sakitnya itu tapi sayang saat ini posisinya tidak begitu kuat untuk melakukan itu, noldi menyadari semua ini terjadi karena ulahnya, yang bertindak tanpa memikirkan perasaan istrinya, rasa seperti ini lebih menyakitkan ketimbang dihujam peluruh.
__ADS_1
"hmmmm. gimana, masih mau? kakak buatkan lagi?
"trimakasih kak, sudah cukup, tapi aku ingin minum susu dan juga vitamin, apa kakak bisa membantuku?
"baiklah ca,,,tunggu sentar, akan kakak buatkan susunya.
"trimakasih kak, kakak memang paling sayang padaku.
Bukannya caca, tidak menyadari kehadiran kak noldi, tapi caca hanya tidak ingin untuk menciptakan suasana buruk karena itu tidak baik untuk kandungannya. Bagi caca, frans sudah seperti kakak kandungnya sendiri yang selalu melindunginya dan membantunya dalam setiap kesulitannya, mau mendengarkan semua ceritanya dan bahkan kadang ketika caca ingin memukul seseorang untuk melampiaskan amarahnya frans akan menjadi samsaknya. Bahkan ketika caca jatuh cinta pada noldi frans adalah orang pertama yang diberitahu oleh caca.
"ca... ini ayo diminum susunya dan ini vitaminnya, sambil menyodorkan beberapa kapsul.
"makasih kak,
" yah,,,, apa kakak tidak menginap saja? dengan muka yang senduh,
"tapi caca, ada kerjaan yang harus kakak selesaikan dulu untuk keperluan meeting besok di kantor, lain hari kakak akan menginap, oky?
"hmmmmmmmm, yah sudah kakak pulang saja,nanti akan ku sampaikan pada kak Teo , kalau kakak tidak memperdulikanku lagi, dengan wajah sedih sambil berlalu menuju ruangan tamu.
__ADS_1
"ayolah caca... jangan seperti ini, kamu tahu kan kalau kak Teo sampai marah semuanya bisa berantakan, Tapi yah sudahlah, kamu menang kali ini, kakak akan menginap. Oky,
"hmmmm, makasih kak, bagaimana kalau kita menonton film kartu saja,atau nonton siaran komedi, sudsh lsms kits tidsk menonton bersama.
"baiklah, kamu siapin dulu tempatnya , kakak akan buat cemilan dulu sama minuman jahenya.
"siap kak.
Kebiasaan yang biasa caca dan frans lakukan dari dulu ketika frans menginap adalah menghabiskan waktu untuk menonton sambil makan cemilan dan minuman jahe kesukaan mereka berdua. Saat frans asyik menyiapkan cemilan, caca dengan sigap mengambil beberapa badcover lalu menggelarnya di depan televisi dan tak lupa beberapa bantal untuk membuat posisi nonton lebih nyaman, dan tak lupa juga caca menyiapkan tissu untuk lap tangan ketika makan cemilan nanti.
"Ca... cemilannya sudah jadi, kakak mandi dulu baru kita menonton
"siap kak...
Frans bergegas untuk masuk ke kamar yang sering dia tempati dulu ketika menginap, karena disana ada banyak pakaian frans , jadi bisa digunakan ketika lagi menginap.Tak begitu lama, akhirnya mereka pun berada didepan tv dengan posisi paling nyaman , kali ini mereka menonton siaran komedi, saat ini hanya ada suara tawa, yang nyaring memenuhi ruangan itu, sampai mereka berdua lupa kalau ada orang lain dirumah itu, yah siapa lagi kalau bukan noldi. Waktu begitu cepat berlalu, hingga tak terasa beberapa siaran komedi yang dinonton telah habis, dan sekarang beralih ke film kartun, bukan tanpa alasan film kartun itu hiburan yang sangat menggemaskan.
Tapi hanya beberapa film saja yang diputar ,akhirnya caca terlelap dalam tidurnya, frans pun memperbaiki posisi tidur caca lalu menyelimutinya. Dan akhirnya mereka tertidur lelap di depan tv , seakan tv yang sedang menonton mereka saat ini.
__ADS_1