
Farah keluar dari kamar mandi dengan wajah yang segar. Dia baru saja membersihkan diri dan berwudhu.
Zayn yang masih duduk di sisi ranjang menatapnya dengan senyum menawan di bibirnya.
“Mas buruan wudhu gih,” ucap Farah grogi. Mendapat tatapan dari Zayn, wajahnya bersemu merah. Dia melangkah pelan menuju almari untuk mengambil baju ganti. Langkah dan gerakan yang selalu diikuti oleh pandangan mata Zayn.
Farah berdehem pelan karena grogi. “Mas, sebelah kananmu itu ada apa?” tanyanya agar Zayn menolah ke arah yang lain dan tidak memperhatikannya.
Zayn mengangkat kedua bahaunya. “Ada apa?” dia bertanya balik tanpa mengalihkan pandangan.
Farah mendengus pelan karena tidak berhasil menipu Zayn. Dia segera membalik badan membelakangi laki-laki itu.
“Ini sudah larut malam lho, Mas. Kita belum sholat isya',” ujar Farah mengingatkan. Selain itu, sebenarnya dia sangat mengantuk, itu … diluar bagaimana jantungnya berdegup hebat karena malam ini adalah malam pengantin mereka. Malam yang menjadi malam paling bersejarah bagi sepasang pengantin baru.
Zayn berdiri dari duduknya. Tanpa kata, dia berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan berwudhu. Sesekali dia mencoba melafalkan do'a yang sudah ia hafalkan dua Minggu yang lalu untuk mengingat-ingatnya. Do'a khusus pengantin baru dan do'a saat nanti ia akan mulai menyemai pernikahan mereka.
Saat Zayn keluar, Farah sudah menata sajadah di samping ranjang mereka. Wanita itu terlihat sangat cantik dengan mukena berwarna putih bersih.
Zayn segera memakai sarungnya, memakai baju lengan panjang berwarna putih dan peci yang terlihat begitu pas dan menawan di kepalanya.
Farah tersenyum manis melihat Zayn. Laki-laki bersahaja yang sekarang berdiri di depannya. Berdiri sebagai imam dalam hidupnya. Menuntun pada Jannahnya. Jantung Farah berdegup.
“Allahu akbar.” Seruan itu menggema di dalam kamar ini. Seruan atas kebesaran Allah, Tuhan semesta alam.
Mereka sholat isya berjama’ah. Ini sungguh luar biasa bagi keduanya dan ini adalah yang pertama bagi mereka. Setelah sholat Isya’ mereka melakukan sholat sunnah dua rakaat. Sholat sunnah yang dianjurkan untuk malam pengantin.
__ADS_1
“Assalamu’alaikum warahmatullah,” ucap Zayn pelan dengan kepala yang menoleh ke kanan dan ke kiri, sebagai tanda jika sholat telah selesai.
Dulu, setelah Zayn sholat, dia akan menengadahkan kedua tangannya untuk meminta kepada Allah agar menjadikan ia sebagai jodoh untuk wanita bernama Farah Amalia. Ya, Farah Amalia. Wanita yang saat ini berada di belakangnya dan menjadi makmumnya. Dia mencintai Farah dalam diam dan langsung meminta pada Robbnya.
Pelan, Zayn membalik badan menatap Farah. Wanita cantik itu mengulurkan tangan dan mencium tangan kanan Zayn dengan penuh ketaatan. Dia berjanji dalam hati untuk selalu patuh dan menjadi istri yang baik untuk Zayn. Istri sholihah yang memiliki cinta sejati.
Zayn mengangkat tangan kirinya dan meletakkannya di atas kepala Farah. Mengecup halus pucuk kepala wanita tercintanya ini. Dalam kecupannya, terlantun banyak do’a dari hatinya. Zayn mengenggam kedua tangan Farah setelah menyelesaikan do’anya.
“Farah Amalia,” ucapnya menyebut nama Farah secara lengkap. “Terima kasih sudah menerima dan percaya padaku untuk menjadikanku sebagai imammu.”
Farah menatap Zayn dengan kekaguman di matanya. Dia mengangguk. “Aku yang berterima kasih padamu, Mas,” jawabnya. Tangannya membalas genggaman tangan Zayn. “Terima kasih sudah memilihku menjadi istrimu diantara banyaknya bidadari yang ada di sekelilingmu,” lanjutnya.
Zayn tersenyum dan ia kembali membuat kecupan manis di pucuk kepala Farah. Setelah itu, mereka menatap dengan canggung. Zayn berdiri lebih dulu lalu tangannya mengulur untuk membantu Farah berdiri.
Zayn tersenyum dan menatapnya. Laki-laki itu berjalan kearah Farah dan memeluk pinggangnya.
"Baju kamu lucu, ada banyak katak di sini,” komentarnya setelah melihat baju tidur Farah yang lucu. Wanita itu tertawa kecil tetapi jantungnya berdegup hebat. Pelukan Zayn membuat sendi-sendinya melemah seketika.
“Umm, iya. Katak ini namanya keropi,” jawab Farah. Suaranya bergetar disebabkan kebahagiaan yang membuncah dari hatinya dan resa grogi karena pelukan Zayn di pinggangnya.
Zayn mengangguk dan tangannya mengulur untuk mematikan lampu utama. Kini hanya tertinggal lampu tidur yang menerangi malam yang syahdu ini.
Dibawah sinar lampu kuning, dua bayangan saling mengungkapkan perasaan cinta. Cinta suci yang telah di restui Illahi. Helaian baju mulai tertanggal dari tubuh pemiliknya. Hingga lembut awan menyentuh awan. Hingga putih awan menyapa awan.
Berpayung do'a yang telah terlantun. Zayn mulai membuka sang bunga. Malam pengantin adalah malam indah yang didamba. Malam istimewa yang luar biasa. Namun, ini menjadi hal yang tabu dan pilu saat seorang suami tidak bisa mengambil kembang perawan istrinya.
__ADS_1
"Sayang, Mas mencintaimu," ucap Zayn agar Farah tidak canggung padanya. Zayn telah mengucapkan do’a berkali-kali. Dia telah membisikkan kata cinta berulang kali tetapi kembang itu belum bisa ia petik. Sungguh. Apa yang terjadi.
Farah berteriak sakit saat ia mencoba lebih. Tangan Farah bahkan mencengkeram bahu Zayn dengan kuat. Wanita itu menangis. Apakah malam pertama begitu menyakitkan seperti ini. Teramat menyakitkan hingga membuat Farah hampir pingsan.
Nafas Farah terengah, dia merasakan kesakitan yang luar bisa pada bunganya. Ada apa dengannya. Apakah karena ini adalah pertama kali untuknya. Apakah memang malam pertama begitu menyakitkan seperti ini.
Zayn mengusap kepala Farah dengan lembut dan mencoba menenangkan istrinya. Dia menyelimuti Farah dan memeluknya.
“Farah, Mas minta maaf, Sayang,” ucap Zyan dengan kasih. Farah masih sesenggukan karena merasakan sakit.
"Maafkan Mas." Zayn mengulangi permintaan maafnya. Dia sungguh tidak tega melihat Farah.
Farah menggeleng. "Tidak, Mas. Jangan minta maaf. Farah yang salah," jawab Farah.
Zayn menyeka air matanya. Dia mengecup lembut ujung mata Farah.
"Mas mencintaimu," ucap Zayn lagi. Ucapan yang dijawab anggukan kepala oleh Farah.
"Farah juga mencintaimu, Mas."
______
Catatan Penulis 🥰🙏
Maaf kalau ada typo2. Jangan lupa like koment vote ya kawan tersayang 😘 Terima kasih. Luv luv.
__ADS_1