SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Hari Pernikahan


__ADS_3

Hari ini tepat dimana kisah seorang Nur Cinta Akbar akan memulai kisah hidup nya yang baru. Keluar dari zona nyaman yang selama ini ia rasakan. Ia menangis dalam diam meratapi takdir yang harus ia hadapi. Cinta harus rela menikah dengan seorang laki-laki yang tidak ia kenal. Jangankan mengenal melihat wajah nya saja tidak pernah. Cinta kecewa kepada orang tuanya tapi ia juga tidak tega membuat orang tuanya harus menderita. Ya Cinta dijodohkan dengan anak pengusaha terkaya di Indonesia pemilik CORP'S GRUP karena sebuah perjanjian konyol orang tua nya. Orang lain pasti mengira Cinta sangat beruntung dinikahi pria kaya.


Tapi tidak untuk Cinta. Di usia nya yang baru delapan belas tahun dan ia masih sekolah harus rela menerima sebuah pernikahan. Padahal masa depan nya masih panjang dan Cinta ingin bebas menikmati masa remajanya bukan nya harus terkekang menjadi seorang istri apalagi Cinta sudah memiliki orang yang amat sangat ia cintai. Bahkan mereka sudah berjanji untuk menikah jika sudah sukses walau tanpa ikatan pacaran.


Cinta terus saja memperhatikan dirinya dipantulan cermin.


"Bolehkah aku meminta ini hanya sebuah mimpi?" ucap Cinta pada dirinya sendiri



"Kenapa takdir tidak adil untuk ku? Apa salahku?" Sambil terisak


Bunda Lizna selaku ibu Cinta memperhatikan putri nya yang nampak begitu sedih. Ia merasa gagal menjadi seorang Ibu. Tapi apa boleh buat suami nya itu sangat keras dan selalu memegang janji nya. Lizna menghampiri putri nya.

__ADS_1


"Bunda tau kamu sedih nak,tapi bunda mohon kamu harus menerima ini semua. Mungkin ini sudah garis takdirmu dan maaf kan bunda mu ini yang gagal menjadi sosok ibu yang baik untuk mu" Lizna terisak dan memeluk putri nya


Cinta pun semakin terisak dipelukan ibu nya. Ia harus menjadi gadis yang kuat. Selama ini orang tua nya tidak pernah menuntut apapun dari nya. Biarlah ia yang berkorban dalam hal ini. Walaupun hati nya akan tersakiti nanti nya. Tapi itu tidak penting dibandingkan dengan kebahagian orang tua nya.


Ijab qabul telah terlaksana dengan baik dan lancar. Sekarang Cinta resmi menjadi seorang istri. Cinta keluar dituntun oleh Ayah dan bunda nya. Cinta melihat seorang pria yang sekarang sudah resmi menjadi suami nya.



"Huh aku tidak percaya ayah begitu mendesak bahkan mengancam dengan keselamatan diri nya sendiri hanya karena gadis kecil ini?" batin Arka meremehkan dan terus memandangi wajah istri nya itu.


"Dan apa-apaan dekorasi nya?, Aku sangat membenci bunga apalagi yang berwarna putih. Itu mengingatkan ku pada wanita tua yang tak tau diri itu"lirih Arka pelan sambil memperhatikan dekorasi pernikahannya kemudian beralih lagi memandangi wajah istri nya dengan pandangan yang begitu menusuk.


__ADS_1


"Kenapa ya aku merasa tatapan nya begitu dingin sampai rasa nya menembus kulit ku" batin Cinta agak resah


Tapi Cinta tidak memikirkan semua itu sekarang. Yang ia perduli sekarang hanya satu yaitu kebahagian orang tuanya.


Cinta berada ditaman belakang seorang diri. Pesta sudah usai dan ia begitu penat. Cinta melihat bunga yang ada di taman. Bunga melati yang sangat Cinta sukai. Cinta menyukai semua yang berbau putih ,semua orang terdekat nya tahu akan hal itu. Bahkan dekorasi pernikahan nya sengaja disiapkan oleh Bunda nya bernuansa putih. Hp nya berdering menandakan ada notifikasi yang masuk.



Cinta begitu terkejut melihat notifikasi hp nya. Ia menganga dan tidak percaya, Ia tidak tahu harus senang atau sedih. Orang yang selama ini ia tunggu sudah kembali. Tapi dengan status nya sekarang Cinta yakin Fatih akan membenci nya dan mencap diri nya sebagai pembohong dan pengkhianat.


" Sekarang aku harus melakukan apa. Apa yang akan kukatakan pada nya nanti?" ucap Cinta lirih.


Raut wajah nya menunjukkan bahwa ia sekarang sangat menderita. Jujur Cinta sangat merindukan orang yang bernama Fatih . Orang yang sudah ia tunggu selama lima tahun ini.

__ADS_1


__ADS_2