SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Wanita Ular


__ADS_3

Hari ini tiba dimana Cinta lulus. Orangtua,Mertua,Suami dan Anaknya juga hadir. Hanya satu orang saja yang tidak hadir karena Cinta tidak pernah cerita dimana ia bersekolah, orang itu adalah Fatih. Cinta tidak siap jika Fatih mengetahui semua kebenarannya. Semua keluarga besar berkumpul dan nampak aura kebahagiaan dari mereka semua. Rangga juga hadir disana karena adiknya Selena ternyata satu sekolah dengan Cinta dan Alya.


Selena yang sangat membenci Cinta tidak menyangka bahwa Cinta sudah menikah bahkan memiliki anak. Ia tahu itu semua dari kakaknya. Selena merasa bahwa dewi fortuna berpihak padanya saat ini.


" Gue mau lihat reaksi lo, kalau kak Fatih tahu semua kebusukan lo " batin Selena tersenyum jahat kearah Cinta yang tengah tertawa bahagia.


" Dek, ayo kita gabung disana. Mama sama Papa udah disana tuh " ajak Rangga kepada adiknya.


" Iya kak, bentar "


Cinta dan Alya terkejut melihat Rangga menggandeng selena dan memperkenalkannya sebagai adik.


" What, si Nenek lampir itu adiknya kak Rangga? Kenapa aku gak pernah tahu sich. " batin Alya. Cinta dan Alya saling pandang mengisyaratkan bahwa ini semua gak benar kan?


" Halo om,tante,kak Arka dan semuanya. Perkenalkan aku Selena adik kak Rangga " ucap selena dengan tersenyum manis.


" Idih, gak kuat aku lihat senyum wanita ular kayak kamu " batin Alya yang memandang tak suka kepada Selena. Selena pernah membuat dirinya hampir mati karena dengan sengaja menaruh sesuatu yang berbau seafood kedalam makanannya ketika acara perayaan sekolah. Tidak itu saja bahkan Selena dengan sengaja mengunci Cinta dalam kamar mandi sampai pingsan. Alya yang mengingatnya semakin kesal.

__ADS_1


" Kenapa sich dia itu harus adiknya kak Rangga " batin Alya frustasi.


Cinta juga tidak terlalu senang mengetahui kenyataan bahwa selena adalah adik kandung kak Rangga yang begitu baik. Sifat mereka sungguh 180 derajat tidak sama. Bak perumpaan Rangga seperti sebuah susu yang memiliki banyak manfaat, tapi Selena seperti air tuba yang hanya setitik saja bisa menodai susu sebelanga.


" Aku baru tahu lo ga, kalau adik kamu ternyata satu sekolah sama istri aku " ucap Arka.


" Aku pun gak nyangka. Soalnya Selena gak pernah cerita sama aku. " jawab Rangga menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Kalian pasti sahabatan kan. Soalnya kalian satu kelas."tanya Rangga kepada Selena.


" Iya kak, kami sahabat baik malah " Ucap Selena yang sok akrab merangkul Cinta dan Alya. Alya yang jijik hanya bisa tersenyum kikuk begitupun dengan Cinta.


Para orangtua bangga melihat anaknya lulus dengan hasil yang memuaskan. Arka pun tersenyum melihat istrinya ternyata adalah sosok siswa yang pintar padahal kan Cinta sudah sangat repot dengan dirinya juga baby Aka.


" Gue bangga sama mereka bertiga Ka " Rangga merangkul Arka yang sedang menggendong baby Aka. Baby aka hanya tertawa senang sambil berceloteh ria.


Selena mendekat kearah Cinta. Alya yang melihatnya tahu pasti Selena punya niat buruk ke Cinta.

__ADS_1


" Hey bicth, pinter banget ya lo nipu kak Fatih sama muka polos gak berdosa lo. Gimana nanti kalau dia tahu ternyata perempuan yang selama ini ia puja malah mengkhianatinya. Bahkan perempuan itu menikah dengan Om-om karena hamil duluan . Haha " bisik Selena. Cinta yang geram hanya bisa mengepalkan tangannya, sungguh saat ini rasanya ia ingin sekali mencabik-cabik mulut selena,tapi Cinta meyakinkan dirinya jangan sampai terpancing dan membuat keributan dimomen yang bahagia ini.


" Gue mengundang kak Fatih lo untuk datang, sebentar lagi mungkin dia akan sampai. Gue gak sabar melihat pertunjukan yang menakjubkan nanti " tertawa senang.


" Kau " ucap Cinta agak berteriak sambil menunjuk wajah Selena dengan benci.


Mendengar Cinta yang berteriak membuat Alya sedikit panik dan langsung menghampiri mereka. Selena yang melihat kehadiran Alya pun langsung pergi dengan tatapan mengejek kepada mereka berdua.


" Kamu gak papa kan Cin? " ucap Alya yang khawatir melihat wajah sahabatnya begitu pucat. Dengan refleks Cinta menarik Alya mengikuti dirinya ke taman belakang sekolah.


Sesampainya disana mereka pun mengobrol. Mereka duduk dibangku taman. Setelah lima belas menit Alya pun angkat suara.


" Cin, aku mau nanya sesuatu boleh? " tanya Alya ragu-ragu. Pasalnya dari semalam ia terus kepikiran.


" Boleh, tanya aja Al " Dengan ragu-ragu Alya mendekat kearah Cinta.


" Tiga minggu yang lalu ketika acara ulang tahun kak Rangga kamu kok gak dateng? Terus kenapa kak Arka syok banget lihat aku hadir. "

__ADS_1


Bak tersambar petir disiang bolong. Cinta terkejut bukan main. Ternyata Arka sudah mengetahui semua kebohongannya,tapi kenapa Arka tidak marah? Semakin kesini Cinta merasa sangat bersalah. Dengan tiba-tiba ia langsung memeluk Alya dan menceritakan semuanya. Alya yang awalnya kecewa dengan perbuatan sahabatnya itu pun akhirnya hanya bisa menenangkan Cinta yang menangis senggugukan karena merasa bersalah.


__ADS_2