SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Bingung dan Bimbang


__ADS_3

Fatih bersiap-siap menuju kerumah sakit tempat ia bekerja sekarang. Ia diterima dirumah sakit terkenal di Jakarta setelah menempuh pendidikan diluar negeri.


Tak lupa dengan seulas senyum yang membuat kaum hawa bertekuk lutut. Fatih terlihat begitu bahagia karena besok ia akan bertemu dengan Cinta gadis yang paling ia cintai.


*****


Di sisi lain terlihat dua manusia yang sedang memakan sarapannya dengan keadaan canggung. Keduanya nampak sedang berpikir. Akhirnya salah satu dari mereka ada yang angkat suara.


" Hmm, begini mulai sekarang,aku yang akan antar kamu ke sekolah setiap hari, untuk pulangnya aku akan suruh orang perusahaan menjemput kamu untuk tiba di kantorku, setelah itu kita akan pulang bersama " Ucap Arka dengan nada memerintah


" Tapi om, aku kan bisa sendiri " tolak Cinta langsung


" Tidak ada tapi-tapian. Aku tidak mau kalau orang tua kita sampai mengetahui nya. Nanti Aku di cap sebagai suami yang tidak perduli terhadap istrinya " Arka menatap tajam Cinta. Sedang yang di tatap begitu dongkol sambil mengerucutkan bibirnya.


" Dasar, seenak jidatnya aja ngatur-ngatur aku " batin Cinta sebal


" Dan satu lagi jangan panggil aku om. Aku bukan om kamu. Dan jika nanti di kantor kamu harus mengaku sebagai adik sepupu aku bukan istriku. Kamu paham? " Tanya Arka dengan raut wajah juteknya

__ADS_1


" Idih, jadi aku harus panggil apa dong? Mas,abang? . Dan soal di kantor aku gak bakalan ngaku kok. Gak ada untungnya" Omel Cinta lagi


" Kamu panggil saja aku Mas. Itu lebih baik daripada om "


Setelah sarapan seperti biasa Cinta membawakan bekal untuk Arka. Keduanya memasuki mobil dan berangkat. Sesampainya di sekolah Cinta pamit sambil mencium tangan Arka. Ada perasaan aneh di hati Arka diperlakukan seperti itu. Tanpa Arka sadari ia terbengong cukup lama.


" Ah sudahlah, lebih baik aku pergi nanti aku terlambat " dengan melajukan mobil nya.


*****


Cinta dan Alya duduk di kantin dengan dua mangkok bakso dan dua gelas lemon tea hangat. Keduanya memang mempunyai selera makanan yang sama hanya saja Cinta sangat menyukai junk food sedang Alya tidak menyukainya. Keduanya nampak bersemangat menyantap makanan di depannya.


" Mau cerita apa, biar aku dengerin " Alya tersenyum tulus kepada Cinta,membuat Cinta bahagia sekaligus terharu. Hanya Alya yang dapat memahami perasaannya dan selalu mendengar setiap keluh kesahnya. Alya jika di lihat dari luar terlihat sangat kekanakan dan manja tapi percayalah di balik sifatnya itu Alya adalah sosok gadis yang berpikiran dewasa.


" Begini, kamu tahu kan kalau Fatih sudah kembali? Aku takut dia tahu statusku yang sekarang Al? "dengan raut wajah sedih dan cemas


Melihatnya membuat Alya tidak tega. Ia sedih melihat sahabatnya yang selalu ceria sekarang menjadi begitu sedih. Jika Alya di posisi yang sama dengan Cinta, ia yakin pasti akan bersedih juga. Siapa sich yang tidak bersedih jika kita menikah tiba-tiba karena di jodohkan sedangkan kita sudah mencintai dan berjanji kepada seseorang? Itulah yang sedang Cinta rasakan.

__ADS_1


" Kalau menurut aku ya Cin, kamu harus jujur sama Fatih walaupun itu menyakitkan. Akan lebih sakit lagi jika Fatih mendengarnya dari orang lain "


" Tapi Al, jika aku memberitahunya pasti dia akan marah dan bilang kalau aku tidak setia. Aku sangat mencintainya Al, hikks..hikks " ucap Cinta senggugukan


" Aku tahu perasaan kamu Al, tapi bagaimanapun kamu sekarang sudah menjadi istri dari orang lain dan itu bukan Fatih " mengelus-ngelus bahu Cinta


" Ta...pi aku takut kehilangan Fatih Al. Aku tidak sanggup "


" Ya sudah begini saja, untuk saat ini kamu jangan bilang dulu statusmu, nanti saja di waktu kamu sudah siap. Tapi ingat jangan kelamaan karena sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Jadi kamu juga punya batas waktu "


Mendengarnya Cinta mengangguk dan tersenyum tak lupa memeluk Alya dengan erat.


" Duh lepasin Cin, aku gak bisa nafas nich " berusaha melepaskan pelukan Cinta yang di rasanya sangat kuat


" Hehe, maaf. Aku kelepasan " sambil memamerkan deretan giginya yang rapi tak lupa mengangkat jari telunjuk dan tengah bertanda V.


Tanpa mereka sadari ada sesosok gadis yang memandang benci terhadap mereka apalagi Cinta. Gadis itu bernama Selena teman sekelas Cinta yang juga dari sekolah dasar yang sama. Selena dari dulu tidak pernah menyukai Cinta karena ia iri dengan semua yang dimiliki Cinta. Dari mulai orang tua yang lengkap, prestasi, kecantikan bahkan orang yang di cintai. Selena juga menaruh hati kepada Fatih dari dulu sebelum Cinta. Selena yang lebih dulu mengenal Fatih, tapi entah kenapa Fatih lebih memilih Cinta dibanding dirinya. Semakin memikirkannya semakin membuat Selena kesal.

__ADS_1


" Lihat saja kamu Cinta, aku bersumpah akan membuatmu menderita. Hidup segan matipun tak mau " batin Selena sambil memandang benci ke arah Cinta.


__ADS_2