SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Kesal


__ADS_3

Cinta melihat postingan instagram milik Alya. Terpampang dengan jelas foto anaknya disana yang begitu tampan.


" Idih apa-apaan nih anak. Dia bilang anak masa depan dia. Anak gue kali " ucap Cinta sambil meminum lemon tea kesukaannya.


Tanpa Cinta sadari jika Arka melihat isi hp Cinta.


" Anak kita sangat tampan ya " Cinta terkejut dan menoleh kebelakang. Dilihatnya Arka berdiri tepat dibelakangnya.


" Kamu udah pulang? Tapi kapan? Kok aku gak denger "


" Kamunya yang terlalu sibuk main hp sampai lupa menyambut suaminya pulang " ucap Arka sedikit membentak dengan wajah dinginnya


Mendengar penuturan Arka Cinta sangat kesal. Ia tau dirinya salah, seharusnya Arka bisa mengerti dirinya sudah sibuk seharian mengerjakan tugas sekolah, rumah dan merawat baby Aka. Dengan kesal Cinta meninggalkan Arka sendirian. Ia lebih memilih diam daripada harus bertengkar. Sungguh membuang tenaga untuk sesuatu yang tidak berguna.


Cinta adalah orang yang paling malas untuk bertengkar. Jika ia marah atau tidak suka Cinta akan diam seolah bisu dan pura-pura tidak mendengar seolah tuli.


Arka melihat Cinta yang melengos pergi dengan tatapan kesal membuat Arka merasa bersalah.


" Apakah aku sudah sangat keterlaluan padanya? " batin Arka yang masih memperhatikan Cinta.


Arka menuju ruang makan. Dilihatnya makanan sudah tersaji dengan lengkap dan sangat menggugah selera. Arka memutuskan menuju kulkas mengambil air mineral. Dilihatnya ada sebuah puding yang masih utuh dengan note dikhususkan untuk dirinya. Arka merasa bersalah karena bersikap dingin tadi. Arka memperhatikan rumahnya yang begitu bersih dan rapi. Tak lupa pakaian yang tersusun rapi dan sudah disetrika.


" Aku sudah keterlaluan dengannya, pasti dia sangat lelah mengerjakan ini semua sendirian belum lagi tugas sekolah dan mengurusi baby Aka " batin Arka


Arka memutuskan untuk menghampiri Cinta dikamar untuk meminta maaf. Sungguh dirinya sangat menyesal saat ini.

__ADS_1


*****


Alya sedang berada disupermarket terdekat. Ia membeli makanan ringan untuk di bawa kerumah Cinta nantinya. Saking terburu-burunya tanpa sadar Alya menabrak seorang pria sampai semua belanjaannya jatuh.


" Ah maafkan saya tuan. Saya benar-benar tidak sengaja. " Alya memunguti semua belanjaannya dan dibantu oleh pria tadi.


" Tidak masalah, lain kali hati-hati ya " terdengar suara lembut yang membuat Alya mengalihkan pandangannya kepada pria tersebut. Alya terpesona melihat wajah pria itu, hatinya berdebar rasanya ia jatuh cinta pada pandangan pertama, apalagi pria itu tersenyum dengan lembut.


" Nona baik-baik saja kan? " tanya pri itu yang melihat gadis di depannya sedang melamun


" Oh iya tuan. Saya baik-baik saja " ucap Alya malu-malu.


" Perkenalkan nama saya Rangga "


" Namanya cakep sama kayak orangnya" batin Alya


" Nama saya Alya. Sekali lagi saya minta maaf ya tuan "


" Tidak masalah. Kamu berhati-berhatilah. Sampai jumpa " Rangga pergi meninggalkan Alya yang masih setia memandangi punggungnya.


*****


Arka sedang kesal menunggu Rangga yang tak kunjung datang. Terdengar suara ketokan dari luar.


" Masuk " ucanya kesal

__ADS_1


" Maaf pak, saya hanya ingin menyampaikan bahwa perusahan besar Oxford ingin bekerjasama dengan kita " ucap Lia selaku sekretasris Arka


" Wah bagus kalau begitu. Mereka adalah perusahaan besar setara dengan kita. Pasti bagus kalau bisa bekerja sama "


" Benar sekali pak. Ini akan sangat menguntungkan perusahaan kita. Kalau bapak setuju saya akan membawa berkasnya segera "


" Ya sudah " Lia pergi meninggalkan ruangan Arka.


Tak lama kemudian Rangga datang dengan muka tidak berdosanya.


" Berani juga kamu datang ya Ga " sindir Arka


Rangga tahu Arka sedang kesal sekarang. Lebih baik dia diam saja dan tidak menjawab bisa panjang urusannya batin Rangga. Arka memiliki sifat yang tidak bisa ditebak. Ia akan bertindak sesuai moodnya.


Rangga duduk dengan santai sambil menyodorkan Arka sebuah air mineral dingin.


" Kamu minum dulu ka, biar pikiran mu lebih dingin. Gak panas melulu "


" Kamu kira otakku ini macam api yang langsung padam jika disiram air, begitu ? Arka sangat jengkel dengan Rangga yang sedang meledeknya secara tidak langsung.


" Ayolah ka, aku tidak bermaksud datang terlambat. Hanya saja tadi aku mengalami macet " ucap Rangga jujur


" Kamu pasti lagi punya masalah sama Cinta kan? " Rangga memperhatikan Arka yang langsung terdiam tidak menyangkal ucapannya. Sekarang Rangga merasa yakin dengan pemikirannya.


" Kamu bisa cerita sama aku ka. Gak usah malu "

__ADS_1


Karena terus didesak oleh Rangga akhirnya Arka menceritakan kejadia semalam yang tidak sengaja membentak dan memarahi Cinta hingga gadis itu mendiamkannya sampai sekarang. Arka yang tak tahu harus berbuat apa pun, ia juga lantas sama dengan Cinta. Jadilah sekarang mereka hanya diam-diaman satu sama lain dan itu membuat Arka sedikit kesal.


__ADS_2