SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Setuju


__ADS_3

Arka sudah sampai rumah. Dilihatnya rumah begitu sepi. Dia heran dan membuang asal tasnya kesofa. Ia begitu lelah hari ini , apalagi lelah pikiran karena memikirkan Cinta.


" Kenapa gadis itu? , apakah dia sedang bersenang-senang " Omel Arka kesal


Tak lama Cinta pun telah sampai. Cinta melihat Arka yang tertidur disofa dengan posisi yang berantakan ditambah lagi barang-barangnya berserakan.


Cinta mendekat dan merapikan semuanya setelah meletakkan semua belanjaannya.


" Baby Aka disini dulu ya, mama mau beres-beres dulu " Cinta dengan hati-hati meletakkan baby Aka dilantai pojok. Baby Aka hanya berceloteh memanggil Mama,sesekali dia menguap. Cinta sungguh gemas melihatnya.


Setelah selesai membersihkan dan memasak Cinta hendak membangunkan Arka tapi ia tidak tega melihat wajah Arka yang begitu kelelahan.


" Ya sudahlah, biarkan dia tidur dulu. Mungkin dia sangat kelelahan " gumam Cinta


Cinta menghampiri baby Aka dan menggendongnya. Tapi sepertinya baby Aka tidak ingin digendong.


" Kamu mau jalan Nak, gak mau digendong Mama "


" Iya Ma, Aka mau jalan sendili "


Cinta begitu terpesona dengan suara comel baby Aka yang baru bicara sekarang. Cinta mengelus sayang baby Aka dan membawanya kekamar mandi.


Setelah selesai memandikan baby Aka, Cinta menepuk jidatnya pelan tanda melupakan sesuatu.


" Astaga Nak, Mama lupa beli baju dan perlengkapan kamu " merasa bersalah.


" Kamu pakai handuk dulu ya, gak papa kan sayang ? " ucap Cinta lagi


Baby Aka mengangguk setuju. Cinta dengan semangat menyuapinya. Tanpa mereka sadari Arka sudah bangun karena suara mereka yang terdengar agak keras. Sontak Arka terkejut melihat Cinta membawa seorang balita. Dengan rasa penasaran Arka menghampiri keduanya.

__ADS_1


" Papa " teriak baby Aka tiba-tiba langsung memeluk Arka dengan wajah bengongnya.


Cinta melihatnya hanya terkikik geli melihat reaksi Arka yang berlebihan menurutnya.


" Sini, sama Mama Nak. Papa kamu lagi capek itu " ucap cinta menghampiri baby Aka dan langsung memeluknya.


" Ini anak kamu? " ucap Arka terkejut.


" Bukan, dia anak kita " ucap Cinta santai


" Maksud kamu? " tanya Arka semakin bingung.


Cinta perlahan membawa Arka untuk duduk disampingnya. Cinta menjelaskan semuanya kepada Arka tentang siapa baby Aka.


" Jadi maksud kamu, kita sekarang akan jadi orang tua?. Apa kamu yakin? " dengan wajah syok. Cinta mengangguk yakin.


" Aku gak mau. Aku sibuk dan kamu masih sekolah. Siapa yang ngurusi dia? Kalau untuk jasa baby sitter aku gak kan pernah mau " Ucap Arka


" Gak bisa. Nanti ada gosip aneh-aneh dikantorku "


" Ayolah, kamu gak kasian sama baby Aka. Aku yakin orang di kantor bakal percaya kalau baby Aka itu anak kamu. Kamu perhatikan dech, wajahnya mirip banget sama kamu. Aku aja yang pertama kali melihatnya langsung teringat wajah kamu makanya aku kasi nama baby Aka. Mirip nama kamu kan ? "


ucap Cinta meyakinkan. Cinta sedikit berbohong. Sebenarnya baby Aka tidak terlalu mirip tapi bisa dibilang miriplah sekitar 70 persen.


Arka menimbang-nimbang perkataan Cinta. Diperhatikannya baby Aka memang mirip dengannya. Dan jika diperharikan lagi baby Aka sangat tampan dan comel. Arka menghembuskan nafasnya kasar.


" Baiklah. Aku setuju "


Cinta yanng begitu senang tanpa sadar langsung memeluk Arka. Tentu saja Arka sangat terkejut.

__ADS_1


" Maaf aku refleks karena saking senangnya " ucap Cinta malu


" Ya udah, kamu pakaikan baby Aka baju sana. Kasian dia "


" Hehe, aku lupa beli bajunya tadi " Cinta nyengir sambil menggaruk hijabnya .


" Huh dasar. Ya udah kamu ambil baju kecil aku dulu dikamar pojok. Aku rasa bajunya akan pas sama baby Aka "


" Kamu masih nyimpen baju kecil kamu? " tanya Cinta tak percaya


" Iya, Ayah aku yang selalu menyimpannya, bahkan baju bayi aku juga masih ada dan bisa dikatakan masih sangat bagus. Setelah aku keluar dari rumah semua barangku dipindahkan disini dan banyak disimpan dikamar pojok " terang Arka panjang lebar.


*****


Hari ini Cinta dan Arka pergi ketaman sambil membawa baby Aka, mumpung keduanya sedang libur karena akhir pekan. Arka dan Cinta juga akan membeli semua kebutuhan baby Aka yang sekarang menjadi anak mereka. Baby Aka tidak berhenti berceloteh ria yang membuat Cinta dan Arka tertawa.


" Ish gemes banget sich anak Mama "


cinta mencubit hidung baby Aka dengan gemas.


" Atit Mah " rengek baby Aka dipelukan Cinta


" Sini sama Papa ya nak " Arka mengambil alih baby Aka kegendongannya.


Semua orang ditaman takjub dengan terus memperhatikan mereka.


" Lihat-lihat. Mereka serasi sekali. Suami nya tampan dan istrinya sangat cantik dan imut-imut. Anaknya juga sangat tampan dan imut" Ucap ibu yang sedang duduk dibangku taman


" Iya, bener itu mba. Mereka seperti pasangan yang turun dari langit." balas ibu satu nya lagi

__ADS_1


Sedangkan Cinta dan Arka yang mendengarnya hanya tersenyum malu. Mereka tidak menyangka sudah menjadi orang tua dari balita mungil dan tampan seperti baby Aka.


__ADS_2