SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Kangen


__ADS_3

Cinta mengingat kejadian beberapa waktu yang lalu dimana dirinya tidak diperbolehkan Arka untuk memanggilnya Om. Cinta awalnya kekeh tidak mau tapi karena Arka mengiminginya sesuatu akhirnya Cinta setuju.


" Dih, jika bukan karena diimingi kartu atm yang menggiurkan aku ogah banget manggil kamu sama dia. Dianya aja udah Om-om tapi gak sadar " dumel Cinta dalam hati.


Kakinya melangkah keruangan Arka yang dilihatny sepi tidak ada tanda-tanda manusia satu pun. Cinta ingat bahwa Arka masih ada ruangan khusus.


" Mungkin dia disitu kali ya istirahat sama baby Aka " Cinta membuka ruangan itu. Ternyata tebakannya benar bahwa Arka dan baby Aka berada disana dengan keadaan tertidur lelap sambil berpelukan satu sama lain.


" Mereka imut banget. Udah kayak Ayah sama anak kandungnya "


Cinta membangunkan Arka dengan hati-hati dengan tujuan untuk mengajaknya makan siang.


" Bangun, yuk kita makan siang " Cinta mengguncang-guncangkan tubuh Arka perlahan.


Arka akhirnya terbangun dengan wajah yang bisa dibilang tetap tampan.


Cinta yang melihatnya pun menelan ludah karena terpesona dengan ketampanan Arka.


" Duh, kok dia ganteng banget sich. Kan aku jadi deg-deg kan gini " tanpa sadar Cinta memegang dadanya sendiri


Melihat tingkah aneh Cinta, Arka mengernyit bingung.


" Kamu kenap Cin, kok megang dada segala. Kamu sakit? sesak? " tanya Arka bertubi-tubi


" Gak kok. Cuma agak susah nafas dikit " jawab Cinta jujur. Cinta hendak membangunkan baby Aka tapi Arka melarangnya


" Kamu siapin aja makan siangnya. Biar aku yang bangunin "

__ADS_1


Cinta berohria. Dia menyiapkan makan siang dengan cekatan. Arka sudah datang sambil menggendong baby Arka yang matanya terlihat sembab khas orang bangun tidur.


" Mama, Aka kangen "


" Uluh-uluh, Mama juga kangen . Yuk kita makan biar Mama suapi " mengambil alih baby Aka dan mendudukkan tepat disampingnya.


" Aa... buka mulutnya sayang "


" Nyam-nyam, enak Ma. Aka tukak banget " Baby Aka terlihat menggemaskan sambil mengunyah makanannya.


Arka hanya tersenyum melihat tingkah laku istri dan anaknya. Tiba-tiba datang sosok tamu tak diundang . Tamu itu adalah Rangga. Rangga nyengir karena tahu dia telah mengganggu Quality timenya Arka.


" ****** gue, bakal kena amuk ni " batin Rangga takut-takut melihat Arka.


Arka saat ini sudah menatap tak senang kepada Rangga.


" Sorry ka, aku udah biasa masuk gak ngetok pintu " menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


" Sudah, sekarangkan ada kak Rangga. Yuk gabung makan siang sama kami " ucap Cinta yang tersenyum tulus.


" Iya, Uncle ikut kami matan. Matanannya enak lo Om? Aka aja tukak banget "


Rangga sangat senang karena mendapat tawaran dari Cinta untuk makan. Lumayan soalnya dia pun belum makan dari tadi. Tapi dia tidak enak hati karena ditatap tajam oleh Arka. Rangga kenal dengan Cinta ketika pertamakali Cinta datang dengan memakai seragam sekolah. Ia pun kadang sering chattan dengan Cinta tanpa sepengetahuan Ark tentunya. Kalau Arka sampai tahu bisa bonyok dianya.


" Hmm, gak usah dech Cin. Kakak takut ganggu " jawab Rangga


" Ayolah kak, lagian makanannya juga banyak " bujuk Cinta lagi

__ADS_1


" Ya udah, betul kata Cinta kamu gabung aja sama kita " ucap Arka cuek sambil melanjutkan acara makannya


Karna tidak enak hati dan Arka juga setuju, Rangga pun menerima tawaran Cinta.


" Dia perhatian banget sama Rangga dan baby Aka, lah kalo sama aku beda banget padahal kan aku yang suaminya " batin Arka yang memperhatikan Cinta yang mengambilkan sayur lauk pauk untuk Rangga dan menyuapi baby Aka dengan sayang.


*****


Dilain sisi nampak seorang wanita Cantik yang dengan anggunnya duduk disebuah Mansion mewah.


" Nona, saya punya berita buruk " ucap pelayan pria


" Cepat katakan " dengan nada kesal


" Perusahaan kita kalah tender dengan perusahaan CORP'S GRUP " ucap pelayan itu takut-takut.


" Sialan, kenapa ini bisa terjadi? Apa kehebatan mereka huh? " wanita itu marah dan melempar vas bunga yang ada disampingnya. Dengan brutal wanita itu menendang pelayan tadi sampai jatuh tersungkur.


" Ampunin saya Nona " ucap pelayan itu memohon karena sudah merasa kesakitan akibat tendangan yang diberikan bertubi-tubi oleh wanita yang ia sebut Nona tadi.


" Aku tidak mau tahu, kau harus segera menyelidiki semua yang berkaitan dengan perusahan CORP'S GROUP itu. SEKARANG!!!!! " ucap wanita itu dengan berteriak


" Baik Nona " dengan lari tergesa-gesa.


Wanita itu bernama Alika Jessica Wijaya seorang pengusaha Muda yang setara dengan perusahaan yang dimiliki Arka. Bedanya Alika akan melakukan segala cara sesuai keinginannya bahkan ia tidak segan-segan untuk menghilangkan nyawa seseorang. Ia begitu sadis tidak cocok dengan nama dan wajahnya yang cantik seperti malaikat. Usianya juga terbilang muda,ia berusia dua puluh empat tahun.


" Huh, beraninya bersaing dengan ku. Dia tidak tahu lawan yang ia hadapi sekarang. Aku pastikan dia akan menyesal " sambil tersenyum licik

__ADS_1


__ADS_2