SEBUAH PERJODOHAN

SEBUAH PERJODOHAN
Menggemaskan


__ADS_3

Baby Aka terlihat sangat menggemaskan. Rangga yang begitu geram mencubit pipi baby Aka dengan gemas.


" Atit Uncle, Aka gak tukak " ucap baby Aka cemberut


Rangga tidak memperdulikan baby Aka yang mengoceh tak suka. Saking gemasnya Rangga tertawa terbahak-bahak. Karena sudah tak tahan akhirnya tangis baby Aka pecah.


" Hua, Papa Mama,, Om tahat ama Aka "


Rangga panik melihat baby Aka yang menangis.


" Duh cup-cup maafin Uncle ya sayang " Rangga berusaha menenangkan baby Aka yang menangis. Bukannya berhenti menangis baby Aka malah semakin kencang menangis.


Cinta dan Arka sontak terkejut mendengar tangisan baby Aka yang sangat keras.


" Baby Aka kenapa ya? bukannya dia sama kak Rangga? " tanya Cinta


" Palingan si Rangga usilin baby Aka "


Mereka pun memutuskan untuk mendatangi baby Aka yang berada diruangan khusus sedang Cinta dan Arka diruangan kerja yang sedang membereskan peralatan sisa makanan.


Melihat Mama dan Papanya datang. Baby Aka langsung berhenti menangis.


" Ma, Uncle ahat ama Aka "


adu baby Aka pada Cinta


Arka melirik Rangga kesal.


" Kamu apakan anak aku Ga sampai dia nangis segitunya!" tanya Arka


" Om tadi tubit pipi Aka. Aka ketakitan api Uncle malah ketawa. Aka adi tedih. Om gak tayang tama Aka "


" Sayang maafin Uncle Rangga ya. Om sayang banget sama kamu " ucap Rangga tersenyum tulus.


Arka dan Cinta terpelongo melihat baby Aka langsung tersenyum bahkan mencium pipi Rangga. Dan mereka heran anaknya ini manggilnya Uncle atau Om sich? Rangga juga sama dia memanggil dirinya Om apa Uncle sich. Entahlah Arka dan Cinta tidak bisa berpikir lagi.

__ADS_1


Rangga pamit pergi keruangannya. Arka dan Cinta hanya mengangguk.


" Ya udah aku lanjut kerja dulu ya. Kamu sama baby Aka disini aja. Tunggu aku sampai selesai ya . Gak papa kan?. Kalau kamu bosen , kamu bisa nonton tv " Ucap Arka . Cinta pun hanya mengangguk. Ia begitu lelah, ia ingin istirahat.


" Sayang, kita bobo aja yuk, Mama ngantuk banget "


" Iya Ma. Aka uga antuk "


" Sini sayang biar Mama peluk " Baby Aka mendekat kearah Cinta. Mereka tertidur sampai terlelap.


Arka sudah menyelesaikan pekerjaannya. Sudah waktunya ia pulang apalagi hari sudah sore. Dengan hati-hati Arka membuka ruangan khusus dengan pelan dan hati-hati.


" Ternyata mereka sedang tertidur. Kalau begini rasanya aku ingin tidur bareng mereka " Arka ikut merebahkan dirinya disamping Cinta.


Arka memandangi istri dan anaknya dengan sayang sambil mengelus kepala keduanya.


" Mimpi apa aku semalam, tau-tau udah punya istri yang masih bocah sama punya anak yang udah gede gini " Arka tertawa cekikikan


" Rasanya aku pengen punya anak bayi perempuan. Biar rumah jadi makin rame. "ucapnya lagi


Karena hari ini libur, Cinta dan Arka memutuskan untuk dirumah saja. Mereka sangat lelah. Apalagi belakangan Cinta begitu banyak tugas karena sebentar lagi akan lulus belum lagi dia harus mengurus baby Aka. Arka juga begitu lelah, perusahaannya yang bertambah maju dengan pesat urusan kantornya juga semakin banyak. Arka bersyukur ada Rangga yang membantunya walaupun mereka seperti tom and jerry tidak pernah akur terkadang tapi mereka saling menyayangi satu sama lain.


Arka sekarang pun lebih terurus dengan adanya Cinta yang selalu memperhatikan makanannya dan membersihkan rumahnya. Arka sekarang terlihat berisi.


Mereka memutuskan untuk menonton drama. Tentu saja Arka setuju karena Cinta yang terus merengek. Cinta sudah menyiapkan beberapa camilan.


Suara ketukan pintu terdengar dari luar.


" Aku buka pintu dulu ya, kamu jagain baby Aka, awas jangan sampai baby Aka jatuh " peringatkan Cinta


" Iya, bawel banget sich udah macam emak-emak rempong " balas Arka dengan nada jutek


Cinta membuka pintu dengan wajah terkejut.


" Waalaikumussalam. Yah, kok gak bilang mau dateng? " tanya Cinta yang terkejut karena Ayah mertuanya datang dengan tiba-tiba

__ADS_1


" Maaf ayah kangen aja sama kalian. Sekalian Ayah mau ngasi kejutan buat kalian " ucap Ayah Arka


" Ya udah Yah, kita masuk yuk " ajak Cinta kepada ayah mertuanya.


Arka tak kalah terkejutnya melihat kedatangan Ayahnya sendiri, dengan refleks Arka menyembunyikan Baby Aka dibalik punggungnya.


" Arka apa yang kamu sembunyiin " tanya Ayah Arka curiga


" Ti dak ada A yah " ucap Arka gugup


" Loh baby Aka mana? " tanya Cinta kepada Arka


" Siapa baby Aka? "


" Baby Aka anak kami yah " jawab Cinta


" Sejak kapan kalian punya anak? bukannya kalian baru menikah? " dengan nada terkejut.


" Sebenarnya baby Aka itu... " belum sempat Cinta melanjutkan perkataannya Arka memotong ucapan Cinta


" Yah, janji jangan marah sama kami ya. Sebenarnya sebelum ayah menjodohkan Aku, Aku terus menolak karena aku sudah memiliki perempuan yang aku cintai. Bahkan perempuan itu sudah melahirkan anakku. Dan orang itu adalah Cinta makanya aku menerima perjodohan ini. Kami sudah memiliki anak yang sekarang bahkan sudah berumur tiga tahun " papar Arka panjang lebar


Cinta melongo mendengar penjelasan yang Arka berikan. Cinta ingin bersuara lagi mengatakan itu tidak benar tapi Ia melihat Arka memohon dari sorot matanya untuk tidak berkata apa-apa.


" Dasar kamu anak brengsek!!" Marah ayah arka . Tapi kemudian ia tersenyum.


" Ya sudahlah. Ayah malah senang karean ternyata sudah memiliki seorang Cucu. Sekarang dimana cucu Ayah? "


" Ini cucu Ayah. Baby Aka beri salam kepada kakek " perintah Arka kepada baby Aka


" Kakek " ucap baby Aka dengan suara comelnya


" Duh Cucu kakek, kamu mirip banget sama Ayah kamu nak " sambil menciumi baby Aka dengan sayang


Cinta hanya diam memperhatikan. Mungkin Arka ada alasan untuk berbohong. Nanti dia akan menanyakannya kepada Arka langsung,pikir Cinta.

__ADS_1


__ADS_2