Semua Karena Teman

Semua Karena Teman
Makanan


__ADS_3

Diam diam Ranzy memperhatikan Ira, Aria dan Eki yang sedang asik mengobrol. Tampak kecemburuan terlihat diwajah Ranzy.


“Ra kan ga ada dosen tuh sambil nunggu mata kuliah selanjutnya kita kekantin yuk” ajak Vika


“Yaudah ayo Vik” ucap Ira


Mereka berdua pergi menuju kantin. Vika memesan minuman untuk mereka berdua dan duduk didepan warung Budeh kantin.


“Vik, menurut lo Ranzy orang nya gimana?” Tanya Ira


“Kenapa emangnya Ra?” Jawab Vika


“Gak apa-apa juga sih cuma mau tau aja. Tapi ga usah dijawab deh gue lagi bad mood banget hari ini”


“Lo suka ya sama Ranzy?”


“Belum tau”


“Jangan PHP-in anak orang Ra, kalo ga suka bilang ga suka, kalo suka ya bilang aja suka”


“Gue belum siap Vik” ucap Ira, “Dia terlalu baik kayanya buat gue Vik”


“Gimana baiknya lo aja deh Ra” ucap Vika pasrah


Ting….. terdapat pesan di ponsel Ira


From : Ranzy


Lagi dimana ra? Sama siapa? Aku bawain makanan nih buat kamu


From : +62857123******


Hai…


“Ini nomor siapa ya? Kaya kenal” batin Ira.


Ira hanya membalas pesan Ranzi dan mengabaikan nomor yang tidak dikenal


To: Ranzy


Gue lagi di Budeh kantin sama Vika, lo kalau mau kesini aja Ran

__ADS_1


Tidak lama kemudian Ranzy datang bersama Fauzi.


“Hai gue boleh gabung?” ucap Ranzy


“Yahilah kaku amat Ran, duduk aja kali” ucap Vika


“Tau nih, bangkunya masih kosong juga tinggal duduk aja juga. Dasar jangkung” ucap Fauzi


“Hehe basa-basi aja gue” ucap Ranzy langsung duduk.


Ranzy mengeluarkan kotak makan dari dalam tas nya “Nih buat kamu, jangan lupa dimakan ya. Aku yang buat sendiri tadi pagi” Ucap Ranzy menyodorkan kotak makannya pada Ira.


Ira tampak terlihat malu-malu menerima kotak makan dari Ranzy


“Ciee…ciee… pake malu segala. Biasa aja kali Ra. Gue paham” goda Vika


“Paham gue paham” ucap Fauzi


“Ihh… apasih kalian ngeledek aja” ucap Ira malu-malu, pipinya memerah.


"Terima kasih ya Ran" ucap Ira


---


“Ayo join Ar” ucap Rezi


“Ga main dulu deh gue, ponsel gue habis battery nya gue juga ngantuk mau tidur dulu sebentar” ucap Aria


“Ga asik lo”


“Bodo” ucap Aria cuek


Aria meminjam kabel charger ponsel Eki untuk mengisi daya baterai ponselnya. Lalu ia melanjutkan kembali tidurnya dikasur kamar Eki.


Eki memang pada dasarnya anak yang suka jahil, ia sengaja mengirim pesan pada Ira melalui ponsel Aria.


To : Ira


Hai…


Sudah lama pesan terkirim namun tidak ada balasan dari Ira. Eki tidak tinggal diam, ia mengirimi pesan lagi pada Ira

__ADS_1


To : Ira


Hai Ra, ini gue Aria. Lo lagi apa?


Pesan terkirim namun tidak dibaca lagi oleh Ira. Dan Eki menelepon nomor Ira, ketika terhubung ia langsung memutuskan panggilannya dan menghapus pesan yang ia kirim sebelumnya.


Ira yang merasa ponselnya ada panggilan masuk langsung mengecek ponselnya. Ia melihat ada nomor yang tidak dikenal menelepon dan Ira tetap mengabaikannya. Ira melanjutkan obrolanya bersama Vika, Fauzi, dan Ranzy.


Tak lama kemudian mata kuliah selanjutnya yaitu akutansi akan segera dimulai mereka semua kembali ke ruang kelas.


Ruang kelas nampak berisik, terlihat beberapa anak tidak memperhatikan dosen pengajar. Ada yang mengobrol dengan teman sebangku da nada juga yang memainkan ponselnya termasuk Aria, Eki, Rezi, Wahyu.


Ira yang sedang memperhatikan pelajaran yang dijelaskan dosen sedikit terganggu dan karena kelas semakin berisik dosen pengajar memberikan tugas untuk dikerjakan dan dikumpulkan saat itu juga.


Mahasiswa tampak terkejut ketika mendapatkan tugas akutansi, sebagian dari mereka memang tidak menyukai mata kuliah akuntansi karena terlalu sulit dimengerti.


Dosen pengajar keluar ruangan meninggalkan mahasiswa,dosen membiarkan mahasiswanya mengerjakan tugas yang diberikan dan dikumpulkan setelah jam matakuliah akuntansi berakhir yaitu 30 menit lagi.


Ira yang selalu memperhatikan dosen tampak santai mnegerjakan tugasnya. Ia sengaja tidak ingin mengerjakan terburu-buru karena tidak ingin yang lainnya mencontek tugasnya. Namun tetap saja tugas nya selalu selesai lebih cepat.


“Woi gimana ni, yang udah siapa? Gue liat dong” Teriak Aria


“Guys Liat dong…” teriak Wahyu


Kelas semakin Ricuh


“Ra gue liat dong, tapi gue janji abis itu gue bakalan tanya cara ngerjainnya biar ga nyontek lagi ya” ucap Eki


“Yaudah boleh tapi jangan kasih liat siapa-siapa” ucap Ira


Eki kembali ketempat duduk nya, lalu Wahyu, Jimi, Aria, Rezi langsung menuju meja Eki mereka menyalin tugas Ira.


“Ih kan gue udah bilang Ki jangan kasih liat siapa-siapa. Makanya kalo dosen jelasin lo pada jangan berisik aja, perhatiin biar lo pada ga nyontek mulu kerjaannya” ucap Ira marah.


“Sekali aja si Ra” ucap Rezi


“Liat dong Ira cantik, baik deh” rayu Jimi


“Yaudah buat sekarang aja boleh, besok ga akan gue kasih”


“Dasar pelit” ucap Aria

__ADS_1


“Lo ga boleh liat!, awas aja lo kalo liat” ucap Ira menunjuk ke arah Aria


Bersambung…….


__ADS_2