Semua Karena Teman

Semua Karena Teman
Jadian


__ADS_3

Hai kak, jangan lupa like dan vote nya ya.


Tinggalkan jejak kalian juga di kolom komentar.


Aku butuh masukkan dan saran kalian dalam membuat karya ini, dukung aku terus ya kak.


*** Happy Reading***


“kamu maunya gimana?” Tanya Ranzy, tangannya memegang kedua pipi Ira yang merona


“aku suka sama kamu udah dari lama Ra tapi belum ada keberanian aja buat ngungkapin nya, jadi selama ini aku hanya bisa perhatiin kamu dari jauh sampai kesempatan buat kita dekat seperti sekarang ini datang, aku juga ga mau kalo perasaan aku ini membebani kamu”


“Ran, jangan gini gue takut” mata ira berkaca-kaca


“Aku ga maksa kamu buat jawab sekarang Ra, tapi soal yang tadi aku bilang aku bersungguh sungguh. Aku menyukaimu sejak pertama kita ada didalam satu kelas yang sama, kita bisa memulainya dengan berteman. Gimana?” ucap Ranzy


Air mata Ira mulai menetes, matanya tidak sanggup lagi menahan. Ia tidak tega membiarkan perasaan Ranzy untuk lebih jauh yang nantinya akan bertepuk sebelah tangan.


Bayangan masa lalu menghantui pikiran Ira kembali membuat kepala nya pusing.


“Yuk kita pulang” Ucap Ranzy


“Ayo Ran”


“Pakai jaket aku ya, supaya kamu tidak masuk angin”


“Terus lo pakai apa? Baju lo lebih tipis ran. Lo aja ya yang pake gue kan ketutupan lo”


“Kamu aja yang pakai ya Ra, aku kan laki-laki aku lebih kuat, apa perlu aku yang pakaikan nih?” Ranzy menggodaku


“Ya ya ya, baiklah gue bisa pakai sendiri kok,nih lihat ya”


“Nah gitu dong, coba kesinian dikit kamunya” pinta Ranzy


Ranzy memasangkan helm dikepala Ira


Ceklek… helm terpasang di kepala Ira


“Makasih ya Ran” Ira tersenyum


Mereka pergi meninggalkan mall B menuju rumah Ira.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Ira memikirkan perkataan Ranzy yang menyatakan isi hatinya.


“Ra, aku mau Tanya boleh?”


“Tanya apa Ran?”


“Kamu pernah pacaran? Atau emang ga pernah pacaran? Atau mungkin juga belum pernah?” Tanya Ranzy bertubi-tubi


“Gue pernah dulu waktu SMA punya pacar, tapi sekarang kaya lagi malas aja buat pacaran. Masih senang sendiri dan berteman dengan banyak orang” terlihat wajah Ira tampak bersedih, Ranzy yang melihat raut wajah Ira lewat kaca spion motornya berubah menjadi sedih langsung tidak enak hati.


“Maafin aku ya Ra”


“I’m okayy Ran”


Sampai dirumah Ira menawarkan Ranzy untuk mampir, namun karena hari sudah sore Ranzy menolak.


“Aku langsung pulang ya Ra, kamu jangan lupa mandi dan langsung istirahat aja”


“Nanti kabarin gue ya kalau lo sudah sampai dirumah”


Ranzy mengangguk setuju lalu menyalakan motornya dan pergi meninggalkan Ira.


Dalam perjalanan pulang Ranzy terus saja terbayang-bayang oleh Ira.


Hari ini kamu sangat cantik Ra, biasa nya aku lihat kamu menggunakan make up tapi hari ini kamu terlihat sangat natural. Aku tidak bisa lagi menahan diriku untuk tidak mengungkapkannya. Kalau aku ungkapkan apa kamu akan terima? Huh..


Ra.. sejak pertama kali kamu memasuki kelas aku sudah jatuh hati padamu. Lalu sampai kapan aku harus menahannya? Apa dengan perlakuan ku selama ini tidak cukup membuat hatimu terbuka?


Ra aku ingin sekali menghapus luka dihatimu, sampai sebegitu dalamnya kah luka mu hingga tidak bisa membuka hatimu kembali?


Ra jangan menyiksa dirimu untuk terus membiarkan luka itu didalam hatimu lebih lama. Aku tidak bisa diperlakukan dingin seperti ini.


Aku ingin terus melihat senyum manis diwajahmu.


Aku tidak ingin melihatmu bersedih.


Setiap aku melihat tawamu,aku merasakan ada kesedihan didalamnya.


Luka apa yang selalu kau pendam Ra.


“Setelah aku ungkapkan seperti tadi, akankah kita tetap bisa menjadi teman dekat?” Batin Ranzy

__ADS_1


sesampainya dirumah Ranzy langsung mengabari Ira


To: Ira


Aku sudah sampai dirumah dengan selamat. Terima kasih banyak untuk hari ini, aku sangat senang bisa menghabiskan waktu libur denganmu. Jangan lupa makan ya cantikku


Tinggg…… ponsel Ira bunyi menandakan pesan masuk


To : Ranzy


Yeayy akhirnya sampai dirumah juga. Terima kasih juga untuk traktirannya hari ini, sering-sering aja ya Ran. Hehehe


From : Ranzy


Kalau kamu senang dengan senang hati aku akan melakukannya lagi untukmu, doa’in aku supaya rezeki nya ada terus supaya bisa ajak kamu jalan-jalan dan membuat kamu bahagia.


To: Ranzy


Aamiin semoga dikabulkan segala doa nya. Good Night


---


Dosen pengajar berhalangan untuk hadir, para mahasiswa dikelas Ira bersorak bahagia. Tidak dengan Aria karena kesiangan ia terlambat datang kekampus.


“Arghhh udah buru-buru dosennya pake ga masuk segala. Tau gitu kan gue ga usah buru-buru tadi” gerutu Aria.


“Yeh bukannya bersyukur lo dosennya ga masuk, kalo dosennya masuk juga percuma lo udah dating telat, grooming ga lengkap, udah pasti lo ga bakalan di absen” ucap Ira


“Ah berisik lo..” saut Aria ketus


“Terserah lo” ucap Ira dengan nada tinggi


“udah guys gausah ribut, nanti berdua jadian loh” ucap Eki


“idih… n*jis” ucap Aria dan Ira kompak.


“tuhkan belum apa-apa aja kalian udah kompak duluan. Kalian cocok kok ber dua, yang cowok ganteng yang ceweknya cantik cowoknya suka main game, ceweknya senang belajar cowoknya malas ceweknya rajin” goda eki


“bodo…” ucap Aria dan Ira kompakan lagi


“cie banget sih kalian” goda eki

__ADS_1


“berisik” lagi-lagi Ira dan Aria kompak


Bersambung…..


__ADS_2