
Ira refleks melepaskan tangannya secara kasar dari Ry, ia tidak ingin larut dalam perasaan nya lagi.
"Maaf Bee aku tidak bermaksud.." ucap Ry
"Stop gausah dilanjutin lagi"
"Aku permisi ke toilet ya Bee"
Ira tidak menjawab hanya menganggukkan kepalanya ia sengaja mengabaikan Ry, ia kembali ikut bernyanyi sesekali ia melihat kearah panggung.
Parfum ini kaya aku kenal, gumam Ira
Ira membuka bungkus camilannya, ia memakan keripik singkong dan juga meminum minuman bubblenya. Disaat sedang minum ia tidak sengaja tersedak, sontak mebuat laki laki yang duduk dibelakangnya menoleh ke arahnya.
"Mbaknya gapapa, kalau minum hati hati mbak?" tanya laki laki itu
Deg .
Jantung Ira berdegub kencang mendengar suara laki laki itu, ia semakin mengeratkan tangan pada dadanya.
"Ga kok mas, saya tidak apa apa" ucap Ira mencoba melihat sumber suara.
"Ranzy?" ucap Ira terkejut.
"Ira? kamu disini juga? kamu sama siapa kesini?" ucap Ranzy
"Aku sama..."
"Uhuk uhuk" Ry memotong obrolan Ira
"Kamu ngobrol sama siapa Bee?" ucap Ry manja
"Aku ngobrol sama teman sekelas aku dikampus. Namanya Ranzy"
"Halo, gue Adryansyah" ucap Ry mengulurkan tangannya
"Ranzy" ucap Ranzy singkat. Sangat terlihat jelas kecemburuan di wajah Ranzy.
"Pacar kamu Ra?" tanya Ranzy
"Bukan kok Ran" ucap Ira
"Bee...." Ry ingin protes
"Ya sudah dilanjut lagi Ra" ucap Ranzy
"Jangan jangan yang tadi diceritakan oleh mereka itu adalah gue orangnya. Duh jadi ga enak banget tadi nolak Ranzy tapi ternyata malah ketemu disini" batin Ira
"Waduh jadi pertarungan memanas nih.. Kenapa tiba tiba jadi panas gini, siapa sih nih yang bakar kayu disini" goda teman Ranzy
Ranzy hanya tertawa kecil, terpaksa dan menyembunyikan kegelisahannya karena cemburu.
---
Ranzy yang tidak jadi pergi bersama Ira memutuskan untuk kumpul bersama teman temannya menonton live music.
Ranzy memilih duduk di baris pertama menghadap ke depan panggung dengan membawa secangkir kopi dan rokoknya, ia memilih di baris depan panggung karena disana sudah ada teman temannya yang lain dan band pengisi acara nya juga termasuk salah satu teman Ranzy. Ia ingin melihat band temannya itu perfom
live music masih terus berjalan.
Aku bisa terima meski harus terluka
Karena ku terlalu mengenal hatimu
Aku telah merasa dari awal pertama
Kau takkan bisa lama berpaling darinya
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar 'tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya, biarku yang mengalah
Aku terima
Saatnya kembali, nurani bicara oh
__ADS_1
Ku tak bisa terima, bila terus tak setia
Mengkhianati dia, menduakan cinta
Ternyata hatiku benar
Cintamu hanyalah sekedar 'tuk sementara
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya, biarku yang mengalah
Aku terima
Sebentar kutelah kecewa, biarlah aku pergi
Nikmati luka ini, perih ini, sendiri...
Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti
Mana mungkin terus jalani cinta begini
Karna cinta tak akan ingkari, takkan terbagi
Kembalilah pada dirinya, biarku yang mengalah
Aku terima
(Tangga, Cinta Begini)
Ira mendengarkan lagu tersebut. hatinya merasakan lagu lagu yang dibawakan oleh penyanyi sangat pas dengan suasana hatinya.
Ira menahan supaya tidak terbawa perasaan dengan lagu yang dibawakan.
Ranzy tiba tiba saja naik ke atas panggung mengambil alih mic diatas panggung tersebut.
"Selamat malam semuanya, saya ingin menyanyikan sebuah lagu yang untuk orang yang sangat spesial dalam hidup saya saat ini, lagu ini saya persembahkan untuk wanita yang saat ini mampu mengisi ke kosongan di hati saya, dia sangat cantik dan saya sangat menyayangi dirinya" ucap Ranzy yang melihat ke arah Ira
Deg... Ira sangat terkejut mendengar pernyataan Ranzy diatas panggung, ia tau jika Ranzy selama ini menyukai nya.
Ranzy mulai menyanyikan lagunya
kini kau tak lagi dengannya
Dalam benakku timbul tanya
Masihkah ada dia di hatimu bertahta?
Atau ini saat bagiku untuk singgah di hatimu?
Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti 'ku tak merasa
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin 'ku melewatkanmu hanya karena
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada di hidupku
Kini 'ku tak lagi dengannya
Sudah tak ada lagi rasa
Antara aku dengan dia
Siapkah kau bertahta di hatiku hai cinta
Karena ini saat yang tepat untuk singgah di hatiku
Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti 'ku tak merasa
__ADS_1
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin 'ku melewatkanmu hanya karena
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada di hidupku
Pikirlah saja dulu
Hingga tiada ragu
Agar mulus jalanku
Melangkah menuju ke hatimu
Pikirlah saja dulu
Hingga tiada ragu
Agar mulus jalanku
Melangkah menuju ke hatimu
Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti 'ku tak merasa
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin 'ku melewatkanmu hanya karena
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti 'ku tak merasa
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin 'ku melewatkanmu hanya karena
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada di hidupku
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
(Hivi, Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi)
Ira merasakan sesak didada nya melihat Ranzy yang begitu menghayati lagunya, Ira terbawa dengan lagunya, ia tidak berani melihat kearah Ranzy bernyanyi. Karena sedari tadi Ranzy bernyanyi menatap ke arah Ira.
"Maafin gue Ran, gue belum siap" batin Ira. ia merasakan bulir bening menetes dari matanya lalu ia segera menghapusnya.
"Ry, udah malam. Antar aku pulang sekarang aja ya, aku sudah lelah dan mengantuk" ucap Ira
"Baiklah, dengan senang hati aku akan mengantarkan mu pulang sayang ku"
Ira dan Ry pulang begitu saja meninggalkan Ranzy yang masih diatas panggung, terlihat jelas kecemburuan saat melihat Ira menggandeng tangan Ry.
"Apa dia Ry yang kamu sebut dalam mimpimu itu Ra?" batin Ranzy.
"Kenapa Ra, kenapa kamu ga bisa lihat aku sedikit saja. Aku memiliki perasaan yang lebih dari sekedar teman" gumam Ry
---
Ry mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, ia melihat perubahan Ira setelah Ranzy bernyanyi tadi. Ira terlihat menjadi sedih.
"Bee, kamu kenapa diam saja?"
Ira tidak menjawab. Ia pura pura memejamkan matanya supaya tidak ada obrolan diantara mereka berdua.
"Bee kamu sangat cantik dan menggemaskan ketika tidur seperti ini. Aku merindukanmu Bee, melihat mu seperti ini aku semakin merasa bersalah" ucap Ry mengelus pipi Ira.
__ADS_1
"Maaf aku sudah membuatmu kecewa, maafkan atas segala kebodohan aku. Andai saja waktu bisa diputar kembali, aku tidak akan menyakitimu lagi sayang. Maafkan aku, aku sangat menyesal" ucap Ry
"Semoga kamu bisa ceria kembali sayang"