
*** Happy Reading***
Jam mata kuliah terakhir selesai, dosen dan mahasiswa meninggalkan kelas. Begitu juga dengan Ira dan Ranzy mereka berjalan keluar kelas masing-masing. Mereka tidak ingin ada mau sekelas nya yang mengetahui mereka pulang bersama.
“Ra kita mau langsung pulang aja nih?” tanya Ranzy
“Jalan jalan dulu yuk Ran, bosen dirumah mulu hehe” ucap Ira
“Ngopi aja yuk” ajak Ranzy
“Yah gue ga bisa ngopi ran, nanti suka ga bisa tidur ran” jawab Ira
“Kan ditempat ngopi ga cuma ada kopi aja Ira, ada minuman lainnya ada makanan nya juga Ra jadi ga hanya kopi aja, atau mau ketempat lain? Kemana Ra?” ucap Ranzy
“Hmm gimana ya, gue juga bingung kalo ditanya mau kemana, gue ikut aja deh biar bisa ngerasain keluar rumah sama teman aja” ucap Ira
“Teman? Sejak kapan kita temanan?” Tanya Ranzy
“Bukan sejak pertama kita emang udah temanan?” jawab Ira terheran.
“Hmmn gue pikir kita bisa lebih dari teman” Ucap Ranzy
Mereka menuju ke kedai kopi tempat biasa nya Ranzy menghabiskan waktu nya, disana mereka mengobrol banyak hal, mereka berbagi cerita tentang diri masing-masing seperti dua orang yang sedang menjalin pendekatan.
__ADS_1
Waktu semakin sore, Ranzy mengantar Ira pulang kerumahnya, setelah sampai rumah Ira, Ranzy langsung kembali pulang menuju rumahnya.
Tinggggg........
bunyi ponsel Ira
📩 From : Ranzy
Aku sudah sampai dirumah, terimakasih untuk hari ini. Aku harap akan bisa seperti ini lagi esok hari.
Good night , Selamat istirahat cantikku 😊 .
Ira tersenyum mendapat pesan dari Ranzy, ia hanya membaca pesan tersebut tak berniat membalasnya.
Di kampus
“Gue tau Ra lo trauma, tapi lo ga boleh egois lo ga boleh biarin hidup lo dihantui rasa trauma itu, lagi pula gue liat Ranzy orang yang baik, dia juga tulus dan juga romantis. Zaman sekarang susah kali Ra cari cowok yang begitu, meskipun Ranzy kurang tampan tapi dia ga kalah keren kok dari yang lain jadi gaada salah nya kan lo buka hati buat dia” ucap Vika
“Ga tau deh vik, gue pusing.” Ucap Ira
“Ra, lo sakit? Kok wajah lu pucat gitu?” Tanya Ranzy yang tiba-tiba datang
“Eh, gue ga sakit kok Ran. Gue baik baik aja” jawab Ira cepat.
__ADS_1
“Gue anter lo pulang ya Ra, plis jangan nolak” ucap Ranzy
“Gue gabisa Ran, gue bawa motor” Ucap Ira
“Motornya biar dititipin dikampus aja ya Ra, gue ga tega ngebiarin lo pulang sendiri dengan keadaan kaya gini. Gue ka......” ucap Ranzy terpotong
Ira diam, memperhatikan tingkah Ranzy yang menjadi salah tingkah. Ira melihat ketulusan dalam mata Ranzy tidak tega untuk menolak perhatiannya. Ira merasa nyaman dengan perhatian yang diberikan Ranzy namun hatinya masih takut untuk menerima begitu saja.
“Ran, maaf ya bukan maksudnya nolak gue ga bisa kalo ninggalin motor disini, gue bawa motor aja ya.” Pinta Ira
“lo yakin bisa Ra?” Tanya Ranzy penuh penekanan
“gue bisa Ran, lagi gue cuma pusing biasa aja Ran. Nanti setelah pulang gue tidur juga hilang pusingnya. Soalnya gue lagi datang bulan makanya suka pusing pusing gini.” Jawab Ira malu-malu
Bersambung..........
---------------------------------
Haiiii semuanya.
Ini Karya pertama ku jangan lupa Like dan Comment
Aku sangat membutuhkan saran dari kalian semua.
__ADS_1
Mohon maaf kalo masih banyak kesalahan dalam penulisan.
Terimakasih