Semua Karena Teman

Semua Karena Teman
Kaya Lagi Pendekatan


__ADS_3

"Bee bangun, sebentar lagi kita akan sampai dirumahmu" ucap Ry


Sesampainya didepan rumah Ira, Ry membukakan pintu mobilnya untuk Ira.


"Aku harap ini pertemuan terakhir kita, aku mohon padamu jangan pernah lagi temui aku. Hubungan kita sudah berakhir, aku sudah memaafkanmu aku sudah melupakan semuanya termasuk perasaanku, berjanjilah ini yang terakhir kalinya kita bertemu. Aku mohon jangan ganggu aku lagi, aku ingin bahagia, aku ingin tenang tanpa adanya kamu lagi Ry" ucap Ira


"Maafkan aku, maafkan atas segala kesalahanku dimasa lalu dan aku tidak bisa janji untuk hal itu. Terimakasih untuk hari ini, aku berharap masih banyak kesempatan untuk kita bersama lagi bee" ucap Ry


Ira hanya diam tanpa menjawab, ia hanya menunggu mobil Ry pergi sampai tidak terlihat lagi lalu ia memasuki rumah menuju kamarnya di lantai atas. Ia merebahkan tubuhnya diatas kasur memejamkan matanya, berusaha untuk tidak lagi mengeluarkan air mata.


"Semua sudah berakhir, kita tidak akan mungkin bisa bersama lagi. Aku harus bisa, harus bisa memulai hidup baru" ucap Ira pada dirinya.


---


Pagi ini Ira sedikit terlambat tiba dikampus, karena ia baru bisa tidur ketika waktu menjelang pukul 3 pagi.


Brukk...


Ira sedikit berlari terbu-buru hingga tidak sengaja menabrak sesuatu ketika memasuki kelas.


"Hati hati dong kalau jalan, jalan tuh pakai mata" ucap Ira kesal


"Mana ada jalan pakai mata jalan tuh pakai kaki, mata dipakai untuk melihat bukan untuk jalan" ucap Pria bertubuh gemuk.


Ira mengangkat kepala nya yang terbentur karena tersenggol oleh pria itu


"Huh sial banget pagi pagi udah ketemu lo" ucap Ira


"Lo pikir gue juga mau ketemu sama cewe aneh kaya lo"


Ira mengabaikannya lalu mencoba memasuki kelas, untuk kedua kalinya mereka bertabrakan kembali


"Gue yang masuk duluan" ucap Ira


"Gue duluan juga yang dateng"

__ADS_1


"Dasar cowok ga mau ngalah"


"Ciyeeee.... kenapa ga kalian masuk bersama aja berdua" ucap teman sekelas


"Ogah gue masuk sama cowo yang ga mau ngalah kaya Aria"


"Gue juga ga mau masuk bareng sama cewe ga jelas ini" ucap Aria


Ira memasuki kelas terlebih dahulu. Karena kelas sudah penuh hanya tersisa 2 kursi bagian depan ia terpaksa duduk di kursi baris depan bersama Aria.


"Sial banget gue hari ini harus tabrakan sama dia dan harus duduk bareng pula sama dia" gumam Ira


"Barusan lo bilang apa?" ucap Aria


"Gak ada"


Ira fokus mengerjakan Quiz dadakan yang diberikan dosen, sedangkan teman sebangkunya terlihat gusar karena tidak bisa mengerjakan soal tersebut.


"Ra lo udah selesai kan? gue liat dong"


"Gue belum" ucap Ira berbohong.


"Waktu tinggal 5 menit lagi,bagi yang sudah selesai kumpulkan kedepan" ucap Pak Dosen.


Satu persatu mahasiswa mengumpulkan ke meja depan dosen. Aria semakin panik karena belum selesai mengerjakan quiznya. Sampai waktunya habis ia hanya berhasil mengerjakan setengah dari jumlah soal yang diberikan.


"Makanya kuliah jangan cuma main game aja, dosen lagi ngajar lo malah main game" ucap Ira


"Berisik.." ucap Aria dengan nada kesal.


Ting.... ponsel Ira bunyi tanda notifikasi pesan masuk


Jangan keluar dulu ya, aku punya sesuatu untuk kamu


Apa?

__ADS_1


Tunggu sebentar aja


Oke


Ira memainkan ponselnya melihat katalog di online shop, tiba tiba Ranzy menghampiri dirinya memberikan sebuah gulali berbentuk lingkaran yang besar.


"Ihhh kok lucu sih Ran? Dalam rangka apa nih kok lo kasih ginian?" ucap Vika yang tiba tiba datang.


"Ga ada rangka apa apa Vik, gue liat ini ditoko bahan kue tadi, gue beli aja terus gue kepikiran buat kasih ini ke Ira aja pasti lucu deh" ucap Ranzy


"Lo pikir Ira anak kecil Ran, so sweet banget sih kalian kaya orang lagi pendekatan aja" ucap Vika


"Kan kita emang lagi deket Vik" balas Ranzy


"Yeh.. bukan itu maksud gue tapi kaya orang lagi mau pacaran aja" ucap Vika


"Ingin nya sih begitu Vik, tapi kaya nya si Ira ngga mau tuh" ucap Ranzy melirik Ira


"Emang lo udah tanya ke Ira nya Ran?" tanya Vika


"Belum sih, tapi.." ucap Ranzy


"Hey yang kalian omongin orang nya ada disini kali, tapi terima kasih ya Ran ini lucu kaya anak kecil hehe" ucap Ira menyela ucapan Ranzy


"Eh Ra, lo udah tahu belum kalau lo termasuk perwakilan kelas kita yang dipilih sebagai mahasiswa yang berpartisipasi membuat bakso terbanyak untuk memecahkan Rekor Muri itu loh" ucap Bina


"Ah seriusan lo bin?" ucap Ira


"Iya kalo ga percaya lo lihat aja dimading kampus, disana ada daftar nama siapa aja yang bakal jadi anggotanya" ucap Bina


"Itu kapan acaranya?" tanya Ira


"Bulan Februari"


"Sebulan lagi berarti" ucap Ira meninggalkan Vika, Bina dan Ranzy

__ADS_1


Ira berjalan keluar kelas menuju mading kampusnya, ia melihat daftar nama siapa saja yang menjadi perwakilan kelasnya dalam perbuatan bakso terbanyak untuk rekor muri. Ia tidak percaya dengan daftar nama teman yang mewakili kelasnya.


"Ya ampun kenapa harus sama dia sih" gumam Ira


__ADS_2