
Di dekat sungai yang berada tidak jauh dari rumah Wang Lin, terlihat seorang laki-laki dan seorang perempuan saling menatap satu sama lain.
"Ehmm, Ruyu ... bisakah kamu mengganti dengan permintaan lain?" Wang Lin berkata dengan canggung.
Sejujurnya, Wang Lin sama sekali tidak memiliki pengalaman dengan seorang perempuan.
Karena kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan saat ia SMP, Wang Lin terpaksa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Saat ini di hadapan sosok perempuan yang begitu indah layaknya Dewi, bagaimana mungkin Wang Lin tidak gugup.
Dia hanya mencoba bersikap tenang dengan mengalihkan pandangannya kearah lain.
Sementara di depannya, Yan Ruyu menggembungkan pipinya dengan cemberut berkata.
"Tidak! Pokoknya aku mau mandi bersama master, Hmph."
Wang Lin menghela nafas, kepala sedikit pusing menghadapi sikap keras kepala dari muridnya.
"Baiklah.." Wang Lin menarik nafas, dia kemudian melepas pakaiannya dan masuk kedalam sungai.
"Kenapa diam disana? cepat kemari dan gosokkan punggung gurumu."
Yan Ruyu membeku sesaat ketika melihat otot-otot tubuh Wang Lin, wajahnya memerah karena malu.
Meskipun ia telah hidup sangat lama sebelum regresi, tetapi ia tidak pernah melakukan interaksi dengan seorang laki-laki.
Ini adalah pertama kali baginya melihat seorang laki-laki telanjang sebagian di depannya.
"Ayolah diriku, kamu harus memanfaatkan ini untuk menggoda master!" Ucap Yan Ruyu menyemangati dirinya.
Dia menekan dadanya sambil menghela nafas, "Hahh, aku bisa.."
Dia kemudian berjalan dan duduk di belakang Wang Lin. Mengambil sabun yang ada di sana, ia menggosok punggung Wang Lin dengan lembut.
"Ah, punggung master. Ini terlihat lebar dan kuat. Perasaan ini membuatku terasa aman."
Sementara Yan Ruyu menggosok punggungnya, Wang Lin berusaha keras membuat dirinya tenang.
Jantungnya terus berdetak semakin cepat tiap detiknya.
"Apa yang aku pikirkan, dia adalah murid pertamaku yang berharga..."
Wang Lin menundukkan kepalanya sebisa mungkin untuk menutupi wajahnya yang memerah.
Tak lama setelah Yan Ruyu menggosok punggungnya, simbol matahari kembali muncul di tengah kening keningnya.
"Eh, kenapa ini tiba-tiba muncul..?" Wang Lin mengangkat alisnya saat menyadari tanda matahari muncul di tengah keningnya.
Energi spiritual dalam jumlah besar berputar di sekitar Wang Lin dan juga Yan Ruyu.
Pesan sistem juga muncul dalam bentuk layar hologram. Ketika ia membukanya, Wang Lin melihat pemberitahuan yang tidak masuk akal.
(Ding! Metode Yin Yang aktif secara otomatis. Seseorang dengan energi Yin yang sangat kuat tepat berada di sekitar host)
(Melakukan kontak fisik akan memperkuat metode ini, proses saat ini : 20 persen)
__ADS_1
"Sialan, apa sistem ini bermaksud membuatku melakukan hal bejat pada muridku?" Batin Wang Lin menolak hal itu.
Dibelakangnya, Yan Ruyu mendekatkan bibirnya di telinga Wang Lin dan berbisik.
"Apakah aku sudah melakukannya dengan benar ... Master?"
Tubuh Wang Lin bergetar seketika, dia berbalik dan wajahnya dan Yan Ruyu terpisah dalam jarak yang sangat dekat.
"Eh?"
"Ha?"
Kedua orang itu mematung, tidak ada satupun dari mereka yang memulai percakapan.
Hingga satu menit berlalu dengan cepat, "Ee... Bisakah kamu sedikit menjauh Ruyu?"
"Ah, maaf master..."
Yan Ruyu menjauh sambil menyentuh dadanya yang berdetak tak terkendali.
"Itu hampir saja, jika aku mendorong kepalaku mendekat. Aku dan master mungkin ... hehehe."
Yan Ruyu tertawa, dia terus membayangkan hal-hal mesum dengan gurunya.
Note : Ini murid gak ada akhlak, gak boleh di contoh ya :)
Setelah kejadian itu, Wang Lin membilas tubuhnya dan segera keluar dari sungai.
Jika dia terus menghabiskan waktu berdua di sana dengan muridnya, itu hanya akan membuatnya semakin gila.
"Hahh, itu tadi sedikit berbahaya. Apakah Yan Ruyu benar-benar menyukaiku?" Wang Lin memejamkan matanya sambil berpikir.
Menggelengkan kepalanya, Wang Lin menghapus pemikiran tidak berguna itu. Dia menyuruh Yan Ruyu untuk segera membersihkan diri sementara ia pergi ke halam rumah.
"Status..."
Duduk di kursi kayu Yanga da di halaman rumah, Wang Lin membuka statusnya.
(Nama : Wang Lin)
(Kultivasi : Foundation Establishment Puncak)
(Budidaya : Metode Yin Yang)
(Teknik : Mata Penilai, Berserk, ...)
(Elemen : Tidak ada)
(Poin : 350)
"Hmm, karena aku memiliki fisik naga. Tubuhku membutuhkan energi spiritual dua kali lebih banyak daripada Kultivator pada umumnya."
Karena alasan itu juga, Wang Lin membutuhkan sedikit waktu untuk menerobos ke ranah Martial Spirit.
"Ini sudah terlalu malam. Meskipun aku ingin berlatih lebih, tetapi menjaga kesehatan juga penting."
__ADS_1
Sambil menunggu Yan Ruyu kembali, Wang Lin mengeluarkan kitab pelatihan fisik. Ia membacanya dengan cepat dan memasukan nya kembali ke cincin penyimpanannya.
"Aku sudah memahami isi buku itu secara garis besarnya. Ada banyak metode untuk memperkuat fisik seseorang, tetapi yang paling efektif adalah berlatih menggunakan beban sebagai medianya."
Wang Lin merenung, ia membuka toko sistem dan mencari benda yang ia butuhkan.
"Seperti yang di harapkan, toko sistem ini benar-benar mempunyai semuanya."
Ada dua jenis barang yang sistem rekomendasikan padanya. Tetapi harga yang satunya terlalu mahal, jadi Wang Lin tidak memiliki pilihan lain selain membeli gelang besi itu untuk berlatih.
Satu gelang berharga 30 poin. Jadi Wang Lin sudah menghabiskan 120 poin untuk membeli empat pasang.
Ia memakai gelang itu di kedua pergelangan tangan dan kakinya.
Bam!!
Beban yang begitu besar membuat otot Wang Lin berkontraksi dan memperlihatkan urat-urat di sekujur lengannya.
"Apa-apaan ini! benda ini terlalu berat untuk di gunakan. Sistem lepaskan gelang ini segera."
(Maaf host, gelang ini tidak dapat dilepaskan setelah di pakai. Host hanya bisa melepasnya saat fisik host mencapai tingkat tertentu)
"Apa!! Dasar sistem sampah! Kau menipuku sialan."
(Selamat berjuang ^_^ )
Melihat pesan singkat itu, darah di tubuh Wang Lin mendidih karena marah. "Tunggu saja kau sistem sialan!!..."
Dengan begitu, Wang Lin menghabiskan malamnya di luar.
Esok paginya saat matahari mulai terbit, Wang Lin terbangun karena cahaya hangat yang mengenai tubuhnya.
"Hoamm... Hah?"
Tepat setelah Wang Lin menguap, kedutan muncul di wajahnya.
"Sialan, aku masih belum bisa menggerakkan tubuhku."
Karena gelang besi yang ada di pergelangan kaki dan tangannya, Wang Lin kesulitan bergerak untuk sekarang.
Dia memejamkan mata sambil mengalirkan Qi melalui Meridian yang berada di setiap tubuhnya.
Setelah Qi di dalam Dantian nya terkuras cukup banyak, Wang Lin merasa beban di tubuhnya menjadi ringan.
Ia akhirnya dapat bergerak meskipun itu hanya bertahan dua menit sebelum Qi miliknya terkuras habis.
"Hah Hah... Ini menyebalkan, kenapa juga aku membeli benda ini arghh!!.."
Wang Lin menggertakkan giginya, karena Qi dalam Dantiannya telah habis. Ia terpaksa menggunakan tubuhnya untuk bergerak.
Beban itu terlalu berat untuk di tanggung oleh seorang manusia,
Berhenti di dekat bukit dengan suara tarikan nafas tiada henti, Wang Lin menyeringai dan berkata.
"Tunggu saja kau sistem sialan, begitu aku menyelesaikan latihanku. Aku akan merobekmu menjadi dua bagian... Hahaha..."
__ADS_1
***
To Be Continued.