
"Apa!!..."
Wang Lin melebarkan matanya menatap pemberitahuan di layar hologramnya.
Kemarin saat dia menerima Yan Ruyu sebagai muridnya, basis Kultivasi Yan Ruyu hanya berada di ranah Qi Refining awal.
Bagaimana mungkin hanya dalam satu hari seseorang dapat menerobos dus tingkatan sekaligus, bahkan di seluruh Dunia Mortal tidak ada yang bisa melakukannya.
"Hahh..." Wang Lin menghela nafas, dia tersenyum seolah bangga memiliki murid seperti Yan Ruyu.
"Bakat tingkat dewa menang sangat mengerikan. Jika Yan Ruyu terus berkultivasi dengan kecepatan ini, tidak butuh waktu lama baginya untuk menyusulku." Ucap Wang Lin pada dirinya sendiri.
Meskipun dia menerima bantuan sistem, ia tidak tahu seberapa jauh sistem itu dapat membantunya.
Setelah itu, Wang Lin keluar dari sungai dan mengganti pakaiannya dengan pakaian lain yang ia bawa di cincin penyimpanan.
"Baiklah, buka hadiah itu sekarang..."
(Ding!)
(Karena murid host baru saja menerobos dus tingkatan dalam satu hari, host menerima fisik naga, metode pelatihan fisik, Kultivasi 1 tahun, dan saldo poin sebanyak 10000)
Setelah Wang Lin menerima hadiah itu, seluruh tulang di tubuhnya tiba-tiba berbunyi.
Ktrkkk!!!
Suara retakan tulang terus menggema di tubuh Wang Lin, dia tiba-tiba tergeletak dan merasakan bahwa seluruh tulang di tubuhnya remuk seketika.
Aliran rasa sakit yang belum pernah ia rasakan terus menyerangnya.
"Arghhh!!..."
Tergeletak di atas tanah, Wang Lin mengigit bibirnya menahan rasa sakit dari tulangnya yang hancur.
"Sialan, apa-apaan ini..."
(Maaf host, karena tubuh host terlalu lemah untuk menerima fisik naga, sistem merekonstruksi ulang tulang host dengan yang baru)
(Meski begitu, saat fisik host telah sepenuhnya menyatu dengan fisik naga. Host hanya bisa mengeluarkan kekuatannya sebesar 2 persen saja)
Melihat pesan itu sekilas, Wang Lin memahami seberapa kuatnya fisik naga yang sistem berikan sebagai hadiah.
"Karena aku butuh kekuatan untuk membalas dendam kematian ayah dan ibuku, rasa sakit ini bukanlah apa-apa!!.."
Wang Lin terus bertahan di bawah hantaman rasa sakit dari rekonstruksi tulangnya. Itu berlangsung dalam kurun 2 jam sebelum tulang Wang Lin terbentuk sepenuhnya.
"Hah... Hahh, itu mengerikan! Perasaan tulangku di hancurkan dan dibentuk kembali, aku tidak ingin merasakan rasa sakit itu untuk yang kedua kalinya."
Wang Lin terus menarik nafas, tubuhnya dipenuhi oleh keringat yang membuat pakaiannya basah.
"Hmm, setelah menahan rasa sakit itu. Tubuhku kini menjadi lebih ringan, aku merasa bahwa kekuatanku juga meningkat." Wang Lin memeriksa ototnya dan tersenyum puas.
Sayangnya senyum itu menghilang seketika saat pesan sistem kembali muncul.
__ADS_1
(Penggabungan fisik naga dimulai sekarang)
Deg–
Wang Lin merasakan jantungnya terasa sangat panas, itu berdenyut semakin cepat seolah dapat meledak kapan saja.
"Ini panas, tidak hanya jantungku. Otot, darah, tulang, tendon, organ. Semua anggota tubuhku terasa sangat panas." Wang Lin meremas dadanya sambil menarik nafas dalam.
Dalam proses itu, bola matanya yang hitam mulai berubah menjadi kuning keemasan layaknya mata naga.
Selain itu juga, di kepalanya muncul dua tanduk tajam layaknya pedang yang sudah di asah.
Postur tubuhnya membesar hingga membuat pakaiannya hancur seketika. Saat ia membuka sedikit mulutnya, terlihat giginya menajam layaknya sebuah taring.
"Grrr Roar!!!..."
Raungan Wang Lin saat itu membuat gelombang suara yang mengejutkan seisi hutan.
Yan Ruyu yang berlatih di halaman seketika membuka mata, ekspresinya seketika berubah menjadi khawatir.
"Raungan barusan, itu mengandung energi dari naga emas. Dan suara barusan itu berasal..." Matanya melebar, jantungnya berdetak semakin cepat.
"Tidak mungkin!! Master!..."
Yan Ruyu melesat dengan tubuhnya yang seringan bulu. Butuh beberapa detik hingga dia sampai di sungai tempat mereka mandi.
Sesampainya di sana, pemandangan yang ia lihat benar-benar membuatnya terkejut. Ia bahkan tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun saat melihat itu.
"M–Matser...."
"T–Tidak, jika ini terus berlanjut tubuh master tidak akan kuat menahannya..." Yan Ruyu berjalan semakin mendekat, tetapi tekanan yang ia terima juga semakin kuat.
Beberapa organ dalamnya terluka, ia bahkan merasakan kakinya gemetar.
Begitu ia sampai di dekat gurunya, Yan Ruyu memeluknya tanpa ragu dan berkata dengan air mata yang mengalir di wajahnya.
"Master ... Kumohon sadarlah!"
Mendengar suara lembut itu memasuki telinganya, mata Wang Lin yang berubah menjadi naga kembali seperti semula.
Selain tanduknya yang menghilang, tidak ada perubahan yang terjadi pada wajahnya.
"Y–Yan Ruyu, a–apa yang kamu lakukan disini..." Wang Lin bertanya.
Dia kebingungan melihat wajah muridnya yang begitu pucat.
"Syukurlah kamu baik-baik saja, mas–... Hoekkk."
Yan Ruyu memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya, kepalanya terasa sangat pusing.
Sebelum dia kehilangan kesadaran, ia melihat ekspresi gurunya yang sangat khawatir.
"Yan Ruyu... Buka matamu!" Teriak Wang Lin khawatir.
__ADS_1
Ia kemudian mengendong Yan Ruyu dan membawanya kembali ke rumah. Ia kemudian memasukkan sebutir pil penyembuh kedalam mulut muridnya.
Hanya dalam beberapa detik, wajah pucat Yan Ruyu kembali normal. Detak jantungnya yang melemah juga kembali berdenyut seperti biasa.
"Hahhh... Syukurlah dia sudah kembali normal, itu benar-benar membuatku takut setengah mati." Ucap Wang Lin sambil menyeka keringat di wajahnya.
Dia kemudian bertanya kepada sistem tentang apa yang terjadi. Setelah mendengar seluruh kejadian itu, Wang Lin menatap tubuh Yan Ruyu dengan lembut.
Ia mengelus kepalanya dan berkata sambil tersenyum, "Terimakasih..."
Seperti yang di jelaskan oleh sistem, tubuh Wang Lin kehilangan kendali yang menyebabkan aura di tubuhnya menjadi tidak stabil.
Jika bukan karena Yan Ruyu yang membantu mengembalikan kesadarannya, ia takut bahwa tubuhnya akan meledak saat itu.
"Maaf karena membuatmu melukai dirimu, aku tidak akan membiarkanmu terluka mulai sekarang..."
Setelah Wang Lin memakaikan muridnya sebuah selimut, ia pergi keluar dari rumahnya.
Pada saat itu, sebuah serangan datang kearahnya dengan kecepatan yang tidak terduga.
Bam!!
Wang Lin menghancurkan serangan itu hanya dengan sekali tebasan dari pedangnya. Matanya menjadi dingin menatap lurus kearah pepohonan yang ada di depannya.
Plak! Plak!!
Suara tepukan tangan terdengar dari balik pepohonan, di detik berikutnya dua sosok laki-laki berusia 30 tahun-an keluar dari balik pepohonan.
"Luar biasa, seperti yang diharapkan dari jenius keluarga Wang."
Wang Lin menatap mereka berdua dengan tatapan tajam, dia mengamati mereka menggunakan mata penilai.
(Nama : Wang Hu)
(Kultivasi : Foundation Establishment Puncak)
(Elemen : Tidak ada)
(Kondisi : Baik)
(Nama : Wang Cai)
(Kultivasi : Foundation Establishment Puncak)
(Elemen : Tidak ada)
(Kondisi : Baik)
Melihat informasi mereka dari layar sistem, darah di tubuhnya seketika mendidih. Dia menyeringai dengan cara yang mengerikan, niat membunuh merembes keluar melalui aura tubuhnya.
"Kalian datang tepat waktu, karena muridku baru saja terluka untuk menolongku. Aku akan melepaskan kekesalan ini pada kalian berdua..."
"Matilah!!.."
__ADS_1
***
To Be Continued.