SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 10


__ADS_3

"Uli.. " teriak pria itu yang tak lain adalah Axa.


Uli langsung menoleh ke sumber suara ketika ia mendengar ada yang memanggil namanya.


Mata Uli membelalak ketika ia tahu yang memanggil namanya adalah Axa.


Dengan refleks Uli berjalan menjauh dari Axa, tapi Axa mengikut langkah Uli.


Disisi lain Dani melihat gelagat aneh dari Uli, kemudian ia menyipitkan matanya ketika melihat Axa.


Dani bergegas berlari-lari kecil menghampiri Uli yang sedang berusaha menghindari Axa.


Dani dengan sengaja menabrakan dirinya ketubuh Axa, agar gerakan Axa terhenti.


Ryan yang sudah melihat aksi Dani, ia langsung menghampiri Uli.


"Sini" tarik Ryan agar lebih menjauh dari Axa dan Dani.


"Woy... Jalan pakek mata dong" sewot Axa pada Dani, Axa memang tidak mengenal sahabat-sahabat dari mantan kekasihnya karena Uli tidak pernah mengenalkan mereka kepadanya.


"Ngapain loe ngikutin sahabat gue!!!" jawab Dani dengan nada sinis.


"Sahabat?!" tanya Axa


"Jangan pernah ganggu sahabat gue lagi, dia sudah bahagia tanpa loe" jawab Dani dengan tatapan sinisnya seraya meninggalkan Axa.


*sudah bahagia tanpa gue* batin Axa


Axa yang melihat Uli sedang bersama Ryan yang sedang memeluk pundak Uli yang membuat Axa berpikiran Uli sudah memiliki penggantinya.


Axa terngiang-ngiang dengan perkataan Dani barusan, ia berpikir Ryan adalah penggantinya.


Karna mereka takut Axa akan menemui Uli akhirnya Ryan membawa Uli keluar dari swalayan.


Sedangkan Dani membayar barang belanjaan mereka di kasir.

__ADS_1


Setelah selasai membayar belanjaan mereka dani menghampiri Ryan dan Uli.


Ryan terlihat sedang berusaha menenangkan Uli.


Ada senyuman-senyuman kecil dibibir tipis Uli, dan hal itu membuat Dani lega.


"Ayo... Udah nih ini belanjaan loe dan ini punya loe bro " sapa Dani seraya menyerahkan belanjaan sahabat-sahabatnya itu.


Mereka pun melangkah kan kakinya menjauh dari swalayan. Tapi ada sepasang mata yang sejak tadi memperhatikan gerak gerik Uli dan Ryan.


Ada rasa penyesalan dari diri Axa ketika ia melihat wanita yang dulu ia cinta sekarang benar-benar sudah bisa melupakan nya.


Axa hanya bisa menundukan kepalanya dengan senyum getir.


"Kenapa aku begitu bodoh sudah menyia-nyiakan mu" gumam Axa.


Setelah mereka sampai di foodcourt. mereka mencari meja kosong karna memang pengunjung Mall cukup ramai.


"Duduk disini aja, biar gue pesen makanan nya" ucap Dani


tanpa menjawab kedua nya hanya mengangguk.


"Kenapa? kita pulang aja ya" ucap Ryan yang hawatir dengan keadaan Uli.


"Enggak apa-apa, cuma gue ngerasa sakit pas lihat Axa" Uli menghelakan napas.


"Sakit banget rasanya pas lihat dia, nafas gue rasanya sesak" sambung Uli kembali.


"Tapi sekarang loe enggak apa-apa kan?" tanya Ryan seraya mengusap-usap punggung Uli.


"Lebih baik, gue enggak tau kenapa ko sakit banget pas ngeliat dia" jelas Uli lagi


"Gue udah pesenin loe makanan, kita tunggu makanannya datang" ucap Dani seraya mendudukan dirinya dihadapan Ryan.


"Kenapa?... Uli kenapa? tanya Dani

__ADS_1


"Enggak apa-apa, cuma syok aja liat dedemit" jawab Ryan terkekeh


Pramusaji menghampiri mereka yang tengah asik mengobrol.


"Silah kan kak ini pesanan nya, ada lagi tambahannya kakak? " tanya pramusaji


"Sudah cukup, terimakasih ya mas" Jawab Dani.


"Ayo kita makan, abis ini kita kemana? " tanya dani menatap Ryan.


"Kita pulang saja ya, kayanya Uli juga cape" jawab Ryan seraya melirik Uli.


Dani hanya mengangguk patuh.


Kini mereka sudah berada dilobi utama Mall, mereka sedang berdebat siapa yang akan mengantar Uli pulang.


Diantara perdebatan itu tiba-tiba.


"Gue boleh ngomong sama Uli" seketika mereka menoleh dan dengan ekspresi yang berbeda-beda.


"Mau ngapain lagi loe" jawab Ryan sinis.


"Gue cuma mau ngomong sama Uli, gue mau minta maaf" Ucap Axa dengan nada yang semakin melemah.


"Tidak perlu Uli enggak butuh penjelasan atau apapun itu" jawab dani seraya menyembunyikan Uli dibelakang tubuhnya.


"Kalo mau ngomong ya ngomong aja, gue pasti denger ko" jawab Uli yang membuat kedua sahabatnya itu menatap nya.


"Oke... Aku minta maaf Ull sudah menyakiti kamu mengecewakan kamu, kamu maukan memaafkan aku?" tanya Axa dengan percaya diri.


Bersambung


Jangan Lupa Likenya ya kakak


Semoga sukak...

__ADS_1


😁😁😁


👍👍👍


__ADS_2