
Ia melihat ponselnya memastikan ada pesan masuk atau tidak dari kakak seniornya tapi sayangnya tidak ada satu pun pesan masuk dari seniornya itu.
Uli memperlambat langkahnya dan hanya fokus pada layar ponsel yang ia mainkan.
~°Kakak jadi jemput Uli kan? °~ Tanya Uli dalam pesan whatsapp nya.
*Langsung mengetik* gumam Uli dalam hati.
~°Jadi, ini sudah ada didepan. Loe dimana?°~ Balas Soleh
~°Sebentar ya kak, ini lagi otw°~ Balas Uli dengan cepat seraya berlari-lari kecil.
........
Sesampainya Uli didepan Mall ia mencari keberadaan Seniornya.
Uli yang melihat seniornya melampaikan tangan, ia bergegas mendekat.
"Hai kakak... udah lama ya nunggunya". Sapa Uli yang merasa gugup.
"Hai... Enggak ko baru lima menit". Jawab Soleh seraya menatap jam yang ada di lengan kirinya.
"Ayo naik, tapi gue enggak bawa helm dua enggak apa-apa kan". Sambungnya kembali.
"Enggak apa-apa kak". Jawab Uli seraya mendudukan dirinya diatas motor.
"Kamu mau makan apa? ". Tanya Soleh seraya menengok kearah belakang.
*Kamu... kamuuu akhhhh.... * teriak Uli dalam hati.
__ADS_1
"Terserah kakak aja". Jawab Uli yang tidak dapat menyembunyikan rasa cangungnya seraya terus tersenyum.
"Nasi goreng, pecel ayam, bubur ayam, ketoprak, nasi uduk? Kamu sukanya apa? ". Tanya Soleh yang masih terus melajukan sepeda motornya.
"Nasi goreng aja kak, enggak apa-apa kan kalo kita makan nasi goreng?". Jawab Uli seraya tersenyum. Soleh hanya dapat melihat Uli tersenyum dan tersipu malu dari kaca spion.
"Enggak apa-apa,aku suka nasi goreng". Jawab Soleh.Tanpa menjawab Uli hanya tersenyum.
*Jadi aku kamu...akhhhhhhh* teriak Uli dalam hati.
Soleh melajukan sepeda motornya seraya menengok kekanan dan kekiri mencari penjual nasi goreng.
Ia melipirkan sepeda motornya didepan penjual nasi goreng.
"Kamu nasi goreng kan? ". Tanya Soleh setelah mereka berdua hendak duduk dikursi.
"Bang nasi goreng dua, pedes ya". Ucap Soleh kepada penjual nasi goreng.
"Saya sedeng bang". sahut Uli dan langsung mendapat senyuman dari seniornya.
Mereka makan dengan tenang hanya sesekali mereka berbicara tapi sering sekali terjadi keheningan diantara mereka berdua, pasalnya memang ini kali pertama bagi mereka berdua bertemu setelah beberapa minggu hanya berkomunikasi via chat.
"Habis ini mau kemana lagi? ". Tanya Soleh setelah menyelesaikan suapan terakhirnya.
"Pulang aja kak, besok Uli kuliah pagi dan kakak juga kerja masuk pagi kan". Jawab Uli seraya menyeka mulutnya dengan tissue.
Soleh hanya menganggukkan kepalanya. "Ya sudah ayo kita pulang". Ajak Soleh seraya berdiri dan merogoh dompet yang ada disaku belakang.
Uli pun beranjak dari tempat duduknya dan kemudian menghampiri sepeda motor seniornya yang sedang terparkir.
__ADS_1
Soleh menghampiri Uli dan mereka berdua pergi menjauh dari tempat dimana mereka makan tadi. "Kapan kamu libur kerja? kita jalan lagi yuk" Ucap Soleh yang terus melajukan sepeda motornya.
"Hari kamis Uli libur kak, emang kita mau jalan kemana kak? ". Jawab Uli seraya mendekatkan wajahnya ke bahu seniornya.
"kamis ya, aku libur besok hari rabu". Kata Soleh.
"Kemana saja, makan, nonton film di bioskop atau kemana kek gitu". Ucap Soleh kembali.
"Oh rabu ya kak". Jawab Uli singkat.
*Apa gue besok tukeran libur aja kali ya, biar bisa libur hari kamis* gumam Soleh dalam hati
………
...*°°~Ketika Tuhan mematahkan hati kita......
...Tapi Tuhan juga yang menyembuhkannya*......
...Karna Tuhan tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau…~°°...
°°~Kharikha~°°
Bersambung....
Semoga sukak sama ceritanya dan jangan lupa Like ya kakak
😁😁😁
👍👍👍
__ADS_1