SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 9


__ADS_3

Empat bulan berlalu tapi tak sedikitpun Axa menghubungi Uli bahkan untuk sekedar minta maaf. Tapi Uli menghadapi harinya dengan ceria karna ada sahabat-sahabatnya yang selalu ada disampingnya.


Uli tidak dapat menyembunyikan rasa sakit yang ia rasakan karna penghianatan dari kekasihnya itu.


Sering kali Uli menangis ditengah malam ketika ia mengingat kenangan-kenangan manis ketika bersama Axa.


Uli masih tidak habis pikir dengan apa yang Axa lakukan terhadapnya, karna selama ini Axa yang super over protektif ternyata dia lah yang berhianat.


Hari ini Uli sudah memiliki janji bersama Ryan dan juga Dani akan pergi berbelanja disalah satu Mall terkenal dikota D setelah ia pulang bekerja nanti.


Ketiga sahabat itu akan membeli beberapa kebutuhan bulanan dan untuk sekedar menghabiskan waktu bersama-sama.


Ryan memang sudah mempunyai kekasih tapi ia tipe cowok yang cuek.


Berbeda dengan Dani, ia tidak memiliki kekasih hanya saja ia memiliki banyak stock untuk sekedar diajak jalan ataupun pergi kondangan.


Mereka sudah mengajak Wulan dan juga Aji tapi kedua sahabatnya itu sudah mempunyai acara lain bersama kekasih mereka masing-masing.


Uli yang sudah keluar dari tempat kerja, langsung melangkahkan kakinya untuk mencari angkutan umum yang akan membawanya ketempat mereka bertemu.


Ryan dan Dani sudah berada diMall tersebut karena memang hari ini mereka sedang libur kerja.


"Coba kamu telpon Uli yan, udah jalan apa belum" suruh Dani


"Tadi sih dia ngirim pesan ke gue udah dijalan" jelas Ryan seraya memandang layar ponselnya.


"Ya sudah kita tunggu Uli di swalayan aja, biar dia nanti nyusul kita" usul Dani.


Ryan hanya menganggukan kepalanya dan langsung mengirimkan pesan untuk Uli jika mereka bertemu diswalayan saja.

__ADS_1


Uli sudah sampai didepan mall tersebut, kemudian ia berlari-lari kecil untuk segera menyusul sahabat-sahabatnya.


Tapi Uli sudah berada didalam swalayan tapi ia tak menemukan sahabatnya kemudian Uli menelepon Ryan, ketika ia hendak menelpon Ryan matanya tertuju pada satu sosok yang ia kenal.


"Halo Ul.. Halo.. dimana loe? Gue ditempat susu nih" sapa Ryan yang bingung karna tak kunjung mendapatkan jawaban dari Uli.


Uli hanya mematung, ia tidak sadar kalau sambungan telponnya sudah diangkat oleh Ryan.


Uli terkejut dengan apa yang ia lihat, ia melihat Axa berada di swalayan. Ntah dengan siapa tapi Uli hanya melihat kalau Axa sedang sendirian.


Uli yang mulai sadar dengan telepon genggamnya. "Ha.. Haloo yan dimana? " tanya Uli gugup


"Yeah orang dari tadi gue udah bilang tapi loe diem aja, gue ada di tempat susu. Loe dimana biar gue samperin" ucap Ryan


"Ada ditempat buah" pandangan Uli tak lepas dari sosok Axa yang tak pernah ia lihat lagi semenjak kejadian waktu itu.


"A..aayo "


"Liat apa sih" Ryan melirik kearah yang Uli tatap.


"B*jing*n... Ul bentar gue samperin dulu" ucap Ryan yang hendak menghampiri Axa


Dengan cepat Uli menarik tangan Ryan dan memberikan kode agar Ryan tidak menghampiri Axa.


Uli menarik Ryan pergi, dengan muka yang kesal Ryan mengikuti langkah kaki sahabatnya itu.


"Kenapa muka loe kesel gitu yan? " tanya Dani bingung


"Abis liat b*jing*n tengik yang sok ganteng" jawab Ryan

__ADS_1


"B*jing*n siapa?" tanya Dani semakin bingung


"M*ny*t Axa siapa lagi" jawab Ryan kesal


"Dimana dia? Ko bisa ada disini juga bukannya dia tinggal di kota J ya" tanya Dani


"Gue gak peduli masalah itu, tapi loe enggak apa-apa kan Ul" jawab Ryan seraya menanyakan keadaan Uli.


"Enggak ko, cuma syok aja setelah empat bulan gue liat dia lagi" jawab Uli seraya tersenyum


"Ya udah lanjut belanja yu" ajak Dani yang berusaha mencairkan suasana.


Mereka pun melanjutkan aktifitas belanjanya.


Uli yang merasa kelelahan akhirnya ia menunggu sahabat-sahabatnya yang sedang mengambilkan beberapa keperluan yang tak jauh darinya.


Sesekali Uli tersenyum kepada sahabatnya itu, karna mereka sangat antusias ketika Uli menyuruh mereka untuk mengambilkan beberapa keperluan.


ketika sahabatnya sedang asik mengambilkan barang yang diperlukan Uli, sesosok pria menghampirinya...


"Ulii.. " teriak pria itu yang tak lain Axa.


Bersambung


semoga suka sama ceritanya, jangan lupa Likenya ya kak


😁😁😁


👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2