SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 27


__ADS_3

"Hari kamis Uli libur kak, emang kita mau jalan kemana kak? ". Jawab Uli seraya mendekatkan wajahnya ke bahu seniornya.


"kamis ya, aku libur besok hari rabu". Kata Soleh.


"Kemana saja, makan, nonton film di bioskop atau kemana kek gitu". Ucap Soleh kembali.


"Oh rabu ya kak". Jawab Uli singkat.


*Apa gue besok tukeran libur aja kali ya, biar bisa libur hari kamis* gumam Soleh dalam hati


...°°~Ketika Tuhan mematahkan hati kita......


...Tapi Tuhan juga yang menyembuhkannya......


...Karna Tuhan tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita mau…~°°...


°°~Kharikha~°°


........


Uli yang sudah sampai di kosan nya pun langsung bergegas membersihkan make-up nya dan menggosok giginya bersiap-siap untuk tidur.


Uli yang masih terbayang-bayang wajah seniornya itu tak henti-hentinya ia tersenyum seraya menatap layar ponselnya dengan lekat.


*Terimakasih Tuhan kau telah menunjukkan suatu kebenaran kepadaku...

__ADS_1


meskipun itu sangat menyakitkan tetapi kau juga yang menggantikannya dengan sesuatu yang lebih indah*


Gumam Uli dalam hati seraya menatap layar ponsel miliknya yang terdapat foto seniornya yang ia ambil sewaktu acara kampus di Villa.


Uli memang belum sepenuhnya melupakan Axa, tetapi saat berada didekat seniornya seolah-olah ia dapat melupakan semua rasa sakit yang ada didalam hatinya.


Kehadiran Soleh membuat hidupnya menjadi lebih berwarna dan indah.


Ponsel Uli berbunyi begitu keras, Uli yang baru saja tertidur menyipitkan matanya dan meraih ponselnya yang tak jauh dari tempat dimana ia tidur.


Tanpa melihat layar ponselnya ia langsung mengangkat panggilan masuk.


"Halooo siapa nih". Sapa Uli yang masih memejamkan matanya.


"Halo Ull ini gue, loe sudah tidur ya? ". Jawab Ryan disebrang sambungan telepon.


"Jam 12, Ull si Wulan ke kontrakan gue dan dia ada disini sekarang. Loe gue jemput ya, biar loe nemenin dia juga disini, gue takut ada fitnah kalo cuman berdua doang". Jelas Ryan.


Uli yang mendengar penjelasan Ryan pun, ia langsung terbangun dari tempat tidurnya seraya mengucek kedua matanya yang seolah-olah enggan terbuka.


"Ada apaan sih, dia berantem sama Aji? Gue besok kuliah pagi kan Yan". Keluh Uli pada Ryan.


"Ya sudah loe siapain semuanya jadi loe nanti berangkat ke kampus dari kontrakan gue, bentar lagi gue jemput loe ya. Loe siap-siap sekarang ". Jawab Ryan dan langsung mematikan sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Uli.


"Essstt.... Ada apa lagi ini". Keluh Uli setelah panggilan telepon terputus.

__ADS_1


Dengan malas Uli menyiapkan segala keperluan kuliahnya untuk besok dan mempersiapkan baju kerjanya.


Uli turun dari kosan dengan malas karna memang kamar Uli berada dilantai dua, ia menunggu Ryan di kursi tunggu untuk para tamu kosan.


Baru saja Uli memejamkan matanya, ia mendengar suara motor berhenti didepan gerbang kosannya. Hal itu membuat Uli tersadar dan bergegas keluar gerbang dan menghampiri Ryan.


"Ada apaan sih Yan". Tanya Uli setelah ia keluar dari gerbang kost.


"Sudah naik aja dulu, nanti gue jelasin dijalan". Jawab Ryan seraya melajukan motornya setelah Uli duduk di belakang.


"Ayo ngomong ada apaan". Tanya Uli yang tak sabaran.


"Aji sama Wulan berantem karna Arman masih suka diem-diem nemuin Wulan". Jawab Ryan.


"Dan parahnya lagi ternyata sudah dua hari ini Aji nginep di kontrakan Wulan". Jelas Ryan kembali.


"Buat apa Aji disana, apa mereka memang sudah tinggal bareng ?". Tanya Uli.


"Enggak ko, Aji kaya gitu karna takut Wulan disamperin dan dianter-jemput sama Arman. Dan puncaknya sekarang Arman beneran datang ke kontrakan Wulan buat main". Papar Ryan dengan jelas.


"Terus enggak lama datang lah si Aji yang baru pulang kerja, Aji sama Arman berantem disitu dan menurut sepengakuan Aji si Wulan malah belain Arman". Jelas Ryan kembali.


Bersambung....


Semoga sukak sama ceritanya dan jangan lupa Like ya kakak.

__ADS_1


😁😁😁


👍👍👍


__ADS_2