SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 7


__ADS_3

Dengan pikiran yang kalut Uli melangkahkan kakinya pergi meninggalkan toko itu.


Tubuh yang bergetar ia menunggu angkutan yang dimaksud tadi.


Tangis pun pecah kala sudah berada didalam angkutan, seakan ia tidak peduli dengan orang-orang yang tengah melihatnya. Sesekali ia menyeka air mata yang tak henti mengalir dipipi kecilnya itu.


Tangis pun berhenti ketika ia hendak turun dan menuju ketoko yang dimaksud.


Benar saja baru saja ia melangkahkan kakinya beberapa langkah menuju minimarket itu sudah terlihat jelas ada kekasihnya yg hendak keluar dengan seorang wanita cantik.


Dengan sigap tubuhnya langsung berpaling agar tidak diketahui dulu oleh Axa.


Setelah Axa membuka pintu dan menuju motor yang diparkirnya ia sangat terkejut dengan sosok wanita yang tengah berdiri disisi motornya tersebut.


Axa memang belum sadar kalau wanita yang tengah berdiri disisi motornya itu adalah kekasihnya.


Karna memang Uli sengaja pergi dengan memakai jaket yang sudah iya pinjam dari temannya agar tidak mudah dikenali oleh Axa.


Ketika Axa melangkah mendekati motornya dia sangat terkejut, ternyata wanita yang sedari tadi berdiri disisi motornya adalah kekasih hatinya.


"Kamu ko bisa disini" Ucap Axa dengan nada kaget

__ADS_1


Dengan mata sembab dan masih ada sisa-sisa air mata yang masih menggenang. Uli tersenyum tegar "kenapa kaget tiba-tiba aku disini? " ucap Uli dengan nada penuh penekanan.


"Aku kesini karna aku ragu, dan ternyata benar saja orang yang sangat aku cintai yang aku hormati malah menghianati aku" sambung Uli dengan nada gemetar.


"Lagian kamu ngapain sih kesini, kamu gak percaya sama aku? " Jawab Axa yang malah balik mempertanyakan semuanya.


"Percaya? Bagaimana aku percaya kalau kenyataannya kamu kaya gini, cukup sudah cukup semuanya. " ucap Uli dengan nada yang cukup tinggi.


"Dia siapa sih sayang?" ucap seorang wanita yang baru saja menghampiri mereka.


"Tanya aja sama cowo brengsek ini siapa gue" ucap Uli.


"Siapa dia sayang, ko kamu diem sih" tanya wanita itu kembali


"Oke aku cuma temen kamu, aku anggap ini adalah keputusanmu memilih dia. Terimakasih sudah singgah dan main-main disini (menunjuk ke dada)" Ucap Uli dengan air mata yang sudah mulai tumpah dan membasahi pipinya.


Tanpa menunggu jawaban Axa, Uli langsung melangkahkan kakinya menjauh.


Uli berharap Axa mengejarnya dan menjelaskan semuanya tapi itu semua hanya lah mimpi bagi Uli. Karna kenyataannya Axa tetap dengan pendiriannya yang memilih wanita yang baru saja ia kenal itu.


Setelah cukup lama Uli berjalan dengan tangisan dan remasan-remasan dada yang memang terasa sesak didadanya.

__ADS_1


Ia duduk disebuah halte dengan isakan-isakan yang membuat tubuhnya bergetar.


Ada beberapa orang yang sedang menunggu angkutan, tapi semua cuek dengan apa yang mereka lihat.


Cukup lama Uli berada dihalte dengan tangisan dan segala sesak yang ada didadanya.


Ia ingin segera pulang tapi dia ingat tidak mungkin pulang dalam keadaannya yang seperti ini.


Uli beranjak dari halte dan masuk keangkutan umum untuk menuju kerumah sahabatnya.


Kontrakan Ryan lah tujuan Uli kali ini yang tak lain adalah sahabatnya. Ryan memang asli dari kota D tapi ia sengaja menyewa kontrakan karna agar lebih dekat dengan tempat ia bekerja.


Uli sudah menghubungi Ryan sebelumnya, hingga membuat Ryan mempercepat pekerjaannya agar ia bisa pulang lebih awal.


Sesampainya Uli dikontrakan Ryan, pintu dibuka Uli langsung berhambur ke pelukan Ryan dengan tangis yang sejadi-jadinya.


Bersambung...


Semoga sukak sama ceritanya jangan lupa Like ya kakak


😁😁😁

__ADS_1


👍👍👍


__ADS_2