
Setelah menyantap makan siang mereka memutuskan untuk pulang, seperti biasa Uli selalu menggunakan angkutan Umum. sedangkan Maya dan Firma berboncengan motor karna memang rumah mereka satu arah.
Wahyu sudah menawarkan diri untuk mengantar Uli pulang tetapi ia menolak dengan alasan kalau ia akan pergi dengan sahabatnya.
.....
Sesuai dengan perkataannya Uli pulang menggunakan angkutan umum, ia tidak langsung pulang melainkan ia akan mendatangi kontrakan Ryan yang memang hampir tiga minggu belakangan ini mereka tidak bertemu.
Ia yakin bahwa hari ini Ryan kerja masuk siang. Jadi ia masih ada waktu untuk sekedar mengobrol dengan sahabatnya itu.
Pintu kontrakan diketuk tapi tak kunjung ada jawaban, sesekali Uli mendekatkan wajahnya pada kaca jendela tapi sayangnya terhalang oleh gorden.
Uli masih saja mencoba mengetuk pintu, setelah beberapa lama ada sahutan dari dalam.
Kemudian pintu terbuka ada sosok pria yang tengah mengenakan handuk dibawah pinggang dengan rambut yang masih basah.
"E..eeh loe Ull, sorry ya tadi gue lagi mandi. Ayo masuk" Ucap Ryan seraya melebarkan pintu.
"Loe udah mau berangkat kerja ya? " Tanya Uli seraya memasuki ruangan depan.
"Iya nanti berangkat jam setengah 3, tunggu disini dulu ya gue mau pake baju" jawab Ryan. Ryan pun melangkahkan kakinya menuju kamar untuk memakai pakaian, tanpa menjawab Uli hanya tersenyum.
Tak butuh waktu lama Uli menunggu Ryan memakai baju.
"Gimana Ull kuliahnya lancar? " tanya Ryan tiba-tiba ia keluar dari kamar sudah mengenakan pakaian lengkap.
"Lancar...Gue kangen kumpul sama anak-anak yang lain, gimana kabar mereka? " tanya Uli dan berbalik bertanyaan.
__ADS_1
"Mereka baik-baik saja, ada kabar baik dari Dani sekarang dia sudah punya pacar. Gue enggak tau itu kabar baik atau buruk buat loe" jawab Ryan seraya terkekeh.
"Syukurlah kalo Dani sudah menemukan wanita yang tepat. Gue hari ini libur dan libur lagi nanti hari kamis kita kumpul yu" Ucap Uli tersenyum.
*Dia sudah punya pacar ya sekarang. Harusnya gue seneng tapi kenapa gue kecewa ya* gumam Uli dalam hati.
"Loe yakin enggak apa-apa?. Soal kumpul gampang nanti gue atur biar mereka semua libur hari kamis" Jawab Ryan seraya menyalakan televisi dihadapannya.
"Enggak apa-apa lah malah gue seneng kalo sahabat gue bahagia." ucap Uli datar
Ryan pun hanya mengangguk.
Ryan akan mengantarkan Uli terlebih dahulu sebelum ia berangkat menuju tempat kerja.
Uli memang sangat dekat dengan Ryan dibanding dengan yang lain, tapi kedekatan keduanya benar-benar hanya sebatas seorang sahabat. Walaupun Ryan menjalin hubungan jarak jauh tapi hubungan mereka sangat lah harmonis.
....
*Uli kenapa kamu selalu ada dalam pikiranku, Uli kumohon kembalilah padaku* gumam Axa dalam hati.
Axa sudah mencoba meminta kontak telepon Uli kepada Fizia tetapi Fizia selalu berkelak kalau ia sudah tidak berkomunikasi lagi dengan Uli.
Tentu saja Axa tidak percaya begitu saja dengan perkataan Fizia, Axa juga sudah menanyakan ke beberapa teman Uli yang lain tapi jawabannya pun sama mereka tidak pernah berkomunikasi dengan Uli.
Beberapa hari kemudian...
Sesuai dengan janji, Ryan akan berkumpul dengan para sahabatnya, kini sudah ada Wulan, Aji Dan juga Dani yang sudah berada di kontrakan Ryan, mereka tengah menunggu Uli.
__ADS_1
"Uli mana ya ko lama banget" ucap Wulan seraya memandangi jam ditangannya.
"Sabar dia pasti sudah jalan kesini" jawab Ryan santai.
"Lagian juga Uli berangkat dari kampus kan?" tanya Dani dan langsung mendapatkan tatapan dari Aji dan Ryan, pasalnya mereka tidak pernah bilang kalau Uli akan kumpul dikontrakan Ryan selepas dari kampus.
"Kok loe tahu kalo si Uli dari kampus" tanya Aji sinis.
"Taa...aahu aja, emang kenapa sih kalian ini sensi banget kayanya sama gue" jawab Dani gugup.
"Eeeeh Uli ngirim pesan nih sama gue kalo dia sudah sampai gang depan" Ucap Ruan antusias.
"Ya sudah jemput gih biar cepat, jangan pada bengong" sahut Wulan seraya menyodorkan kunci motor diatas meja.
Dengan cepat Dani mengambil kunci motor tersebut dan langsung berdiri, tetapi langsung direbut oleh Aji.
"apa-apan sih loe, sini balikin" ucap Dani hendak merebut kunci motor dari genggaman Aji.
"Sudah!!! biar gue aja" bentak Wulan seraya merebutnya dan pergi meninggalkan mereka semua.
Bersambung...
Semoga sukak ya kakak, jangan lupa Like nya...
😁😁😁
👍👍👍
__ADS_1