SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 33


__ADS_3

Firma pun langsung mengarahkan kepala Uli ke arah dimana senior mereka itu menunggu.


"Tuh sebelah sana kak Soleh nya". seraya menunjukkan.


Uli tersenyum setelah melihat seniornya dan mempercepat langkahnya dan meninggalkan Firma.


"Duluan ya Fir". Ucap Uli seraya melambaikan tangannya.


.....


Kini Uli sudah berada dihadapan seniornya seraya terus mengembangkan senyumnya yang ramah.


" Sudah lama kak nunggunya?". Ucap Uli membuka percakapan.


"Baru banget sampe, yuk pulang nih helm nya pake dulu". Jawabnya seraya memberikan helm .


Uli tidak menjawab hanya tersenyum dan mendudukkan dirinya diatas jok motor yg mereka kendarai.


Disepanjang perjalanan mereka hanya terdiam tidak ada satu kata patah pun yang keluar dari mulut mereka berdua.


Hingga akhirnya...


"Kakak udah rapi emang kita mau kondangan jam berapa kak?". Tanya Uli memecah keheningan diantara mereka berdua.


"Mmmm... Kita langsung aja setelah kamu bersih-bersih di kosan". Jawab Soleh seraya melirik ke arah spion sepeda motornya.


Sesampainya Uli di kosan ia langsung mempersilahkan seniornya itu untuk duduk di bangku tamu yang disediakan oleh ibu kos.


Uli masuk kerumah dan bergegas menaiki anak tangga dengan terburu-buru sehingga hampir saja bertabrakan dengan rekan satu kos nya yg lain.


"Maaf kak aku biru-biru". Ucap Uli pada Gea dan hanya mendapatkan jawaban acungan jempol.

__ADS_1


Dengan tergesa-gesa Uli membuka pintu kamar menaruh semua barang-barang yg ia bawa dan kemudian pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajah nya dari riasan.


Setelah ia membersihkan diri ia pun mengganti bajunya dan memulai ulang makeup.


tidak butuh waktu lama untuk Uli bersiap diri, ia pun turun menuruni anak tangga menuju keluar.


"Maaf ya kak agak lama, bersih-bersih dulu tadi". Ucap Uli seraya merapikan pakaiannya dan juga kerudung yang ia kenakan.


"Oke udah siap kan, ayo kita berangkat nanti kita solat di masjid terdekat saja kalo sudah masuk waktu Maghrib". Jawab Soleh seraya berdiri dari tempat duduknya.


Mereka pun pergi menuju ke tempat undangan pernikahan teman Soleh yang ternyata lumayan jauh.


Ketika kumandang adzan Maghrib berkumandang Soleh pun menoleh kanan dan kiri mencari pom bensin terdekat.


Setelah melihat plang pom bensin ia pun melipir kan sepeda motornya menuju pom bensin tersebut.


“Kita sholat dulu ya Ull”. Ucap Soleh seraya mematikan sepeda motornya.


“Iya kak”. Jawab Uli singkat.


Sebenarnya Soleh sempat berencana akan berkumpul terlebih dahulu di minimarket Rawa Kalong dengan teman-temannya yang lain.


Tetapi Soleh berubah pikiran dan mengirimkan pesan kepada teman-temannya untuk bertemu di tempat acara, sewaktu menunggu Uli berganti baju dan membersihkan diri.


Mereka berdua telah sampai di tempat acara resepsi pernikahan, Soleh pun memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir yang sudah disiapkan oleh pihak penyelenggara acara.


Baru saja Soleh memarkirkan sepeda motornya dan turun dari motor, tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya.


“Sampai juga, ko bisa barengan gini ya” Ucap Yanto seraya terkekeh pasalnya sudah sedari tadi dia sudah mengikuti sepeda motor yang dikendarai Soleh.


“Iya hehehe”. Jawab Soleh singkat.

__ADS_1


“Wih siapa nih, cewe baru lagi yang kemaren dikemanakan?”. Ledek Yanto dan langsung membuat Soleh mengklarifikasi perkataan temannya itu.


“Orang gila, jangan didengerin ya Ull”. Sahut Soleh seraya melirik Uli.


Uli tidak begitu saja percaya dengan perkataan teman seniornya itu pasalnya ia sudah menyelidiki semua hal yang bersangkutan dengan seniornya.


Bahkan sampai warna kesukaan dan hobinya saja Uli mengetahuinya dan tentu saja informasi itu ia dapat dari teman terdekat seniornya itu.


”Hahaha, langsung dijelasin dong sama ceweknya, cieeeee yang sekarang punya pacar”. Ledek Yanto kembali


Tanpa menjawab Soleh dan Uli pun pergi menjauh dari yanto dan Yanto pun mengekor dibelakang mereka berdua.


“Yang lain mana ya To, ko belum keliatan sih?”. Tanya Soleh seraya terus berjalan.


“ Paling sebentar lagi pada datang, udah kita duluan saja masuk mereka biar nyusul”. Jelas Yanto seraya merangkul temannya itu.


Uli, Soleh, dan juga Yanto telah duduk di kursi tamu seraya menunggu yang lain datang.


“Kita makan duluan saja yuk, sudah lapar”. Ucap Soleh seraya berdiri dari tempat duduknya.


“Kita makan duluan yuk Ull, salaman dulu tapi sama pengantinnya sampai lupa belum salaman gara-gara Sapta, Agus, Tuti sama Icha”. Ajak Soleh kepada Uli seraya berjalan menuju pelaminan dan dikuti pula oleh Yanto.


Setelah berjabat tangan dan mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, mereka berbaris menganti mengambil makanan.


Disela mereka makan Yanto pun meluncurkan beberapa pertanyaan terhadap Soleh mengenai Uli, dan hanya dijawab oleh Soleh singkat.


Setelah mereka selesai menyantap makanan Sapta, Agus, dan Tuti pun datang.


Bersambung...


Semoga sukak sama ceritanya jangan lupa Like ya.

__ADS_1


😀😀😀


👍🏻👍🏻👍🏻


__ADS_2