SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 4


__ADS_3

Kota S pagi ini sangat cerah pemandangan yang indah dan hamparan pesawahan pegunungan dan di hiasi kicauan burung-burung khas dipagi hari.


Pagi penunjukan pukul 07.00Wib, disebuah rumah sederhana seorang gadis tengah bersiap-siap memastikan barang bawaannya tidak ada yang tertinggal.


Disisi lain seperti biasa nenek Uli sudah membuka toko kelontongnya yang sudah ia buka jam 6 pagi tadi, pembeli berdatangan silih berganti rutinitas seperti itu yang selalu menyibukkan nenek Rumi yang tak lain adalah nenek dari Ulia.


Waktu begitu cepat berlalu hingga telah menunjukan pukul 8 pagi, tapi kali ini kakek Jaja tidak pergi kesawah karna ingin melepas kepergian cucu semata wayangnya itu kekota D.


"Kamu hati-hati jaga diri baik-baik disana jaga makan dan jaga kesehatan ya, sering-sering nelpon kesini" Ucap kakek Uli.


"Iya kek, doain Uli ya biar selamat sampai tujuan dan banyak rejekinya" jawab uli seraya tersenyum getir.


Pasalnya ini kali pertama untuk dia pergi dari rumah dan meninggalkan nenek serta kakeknya itu.


Nenek Rumi hanya mengusap-usap wajah Uki dengan kedua tangannya ia tidak mampu berkata-kata hanya tersenyum dan cairan bening yang terus menerobos dikedua pipi sang nenek.


"Pokoknya kabarin ya kalau sudah sampai di kota D" ucap kakek Uli


"Iya kek minta doanya ya" jawab Uli


"Tuh angkutannya sudah ada" kata kakek Uli

__ADS_1


Kemudian sang kakek membawa tas Uli kedalam angkutan dan menitipkan Uli agar menurunkannya di terminal.


Dengan berat hati dan hanya bermodal arah-arah saudaranya yang ada dikota D, Uli melangkahkan kakinya memasuki angkutan tersebut.


Kedua orang tua itu terus memandangi angkutan yang semakin lama semakin menjauh dan menghilang dari pandangan mereka.


....


*Kota D*


Setelah menempuh 3 jam perjalanan kini Uli telah sampai di sebuah terminal dikota D, dengan segera dia mengeluarkan handphone nya untuk menghubungi saudaranya.


Tak butuh waktu lama telpon itu pun langsung diangkat.


"Oh ya lii, kamu naik angkot aja nomer D.xxx ya" jawab Eti


"Ya udah Uli cari dulu, terus nanti Uli turun dimana teh? " tanya Uli kembali


"Nanti kamu bilang aja sama supirnya turun di Mall Z, nanti kamu telpon teteh lagi teteh jemput disitu" jawab Eti


"Iya teh Uli sudah nemu angkotnya, udah dulu ya teh nanti Uli telpon lagi" lanjut Uli dan langsung nenutup sambungan telponnya.

__ADS_1


Setelah Uli menemukan angkot yang dimaksud oleh saudaranya, dia langsung menaiki angkutan tersebut. tidak butuh waktu lama hanya sekitar 35menit untuk sampai ketempat yang diberitahu oleh saudaranya itu.


Uli kembali menelpon saudaranya karna dia sudah sampai disebrang Mall Z.


"Teh..Uli sudah disebrang Mall Z, Uli harus nyebrang enggak teh?" tanya Uli


"enggak usah Lii kamu diem aja disitu" jawab Eti dan langaung mematikan smbungan telponnya


tidak butuh waktu lama Eti keluar dari gang yang tak jauh Uli berdiri, Eti langsung meraih tas yang Uli bawa guna membantu Uli.


"Nah sudah sampai ini tempat kosanku, disini khusus cewek dan tidak diperbolehkan untuk membawa cowok, yang tadi didepan ada banyak kursi itu dikhususkan untuk para cowok yang hendak ngapel, jadi itu tempatnya" jelas Eti sambil mengambilkan air dingin yang ada di pentri.


"Dan disini juga ada aturan jam kunjung bagi para cowok yang ngapel yaitu jam 9malam, lebih dari itu gue jamin pasti bakal di peringatin sama baoak kost" jelas Eti kembali seraya menaruh minuman disisi Uli.


"Kita patungan bayar kost nya ya, gue udah dapet kerjaan buat lu" jelas Eti lagi yang kali ini membuat Uli kaget.


"Dimana teh?" Tanya Uli penasaran


Bersambung...


Semoga sukak ya sama jalan ceritanya hehehe...

__ADS_1


Jangan lupa votenya kakak


😁😁😁😁


__ADS_2