SENIOR CINTAKU

SENIOR CINTAKU
Eps 30


__ADS_3

"Maafin aku Lan, mungkin aku terlalu cemburu sama kamu karna aku sayang banget sama kamu, jadi maafin aku ya Lan. Kamu mau kan maafin aku? ". Ucap Aji yang mendekati kursi yang Wulan duduki seraya berlutut dihadapan Wulan.


Uli yang merasa muak melihat sikap Aji, ia langsung memalingkan wajahnya karna memang sudah menjadi kebiasaan Aji jika dia melakukan suatu kesalahan pasti ia akan berlutut meminta maaf tetapi setelah itu ia pasti mengulanginya kembali jika ia melakukan kesalahan.


Ryan yang melihat ekspresi Uli, ia merasa gemas. Ryan menghampiri Uli dan menarik Uli agar ia duduk di dekatnya.


........


Uli yang kaget karna Ryan tiba-tiba menariknya tanpa aba-aba, ia pun terjatuh tepat di pangkuan Ryan.


Tatapan mereka berdua beradu beberapa saat dan kemudian mereka tertawa terbahak-bahak bersama-sama, tanpa berpindah posisi mereka berdua.


Aji dan Wulan yang langsung melirik Ryan dan Uli setelah mendengar mereka tertawa pun terheran-heran mengapa mereka berdua bisa duduk berpangkuan.


Tanpa mereka sadari ada dua pasang sorot mata yang memperhatikan tingkah keduanya.


Uli yang tidak berhenti tertawa pun membuat Ryan menatap lekat wajah Uli, pasalnya ini adalah kali pertama Uli bisa tertawa lepas lagi setelah kejadian yang membuat hatinya terluka.


"Gue bahagia bisa liat loe ketawa lepas kaya gini lagi". Bisik Ryan yang mendekatkan dirinya ketelinga Uli.

__ADS_1


Uli yang mulai tersadar bahwa ia masih berada dipangkuan Ryan pun ia bergegas mendudukan dirinya disisi Ryan dengan wajah yang tersipu malu.


"Apaan sih loe". Ucap Uli seraya menyenggol lengan Ryan.


"Bentar dulu deh,kalian pacaran?". Tuding Aji yang langsung beranjak dan mendudukan dirinya disamping Wulan dan menghadap Ryan dan juga Uli.


Ryan tertawa dengan suara yang cukup keras setelah mendengar pertanyaan dari Aji. "Loe pikir gue itu loe sama Wulan, ya enggak lah". Ucap Ryan santai.


"Habisnya kalian tiba-tiba pangku-pangkuan kaya orang pacaran". Jelas Wulan yang mulai angkat bicara setelah beberapa lama tidak mengeluarkan suaranya.


"Tadi Ryan narik gue buat duduk disampingnya karna gue enggak siap dan gue juga kaget jadi gue jatuh di pangkuannya". Jelas Uli secara terperinci.


"Abis lucu, jadi enggak sadar gue kalo masih di pangkuan dia". Jelas Uli terkekeh.


Wulan yang sudah merasa puas atas jawaban dari Uli pun ia kembali terdiam.


Tetapi tidak dengan Aji, ia seolah tidak percaya dengan apa yang sudah Uli jelaskan.


Ryan merapikan kerudung yang Uli kenakan dan hal itu membuat Aji semakin yakin bahwa sebenarnya ada hubungan special diantara mereka.

__ADS_1


"Jadi gimana kalian sudah baikan kan? ". Tanya Ryan seraya menatap mereka bergantian


Wulan hanya menggelengkan kepalanya.


"Yang baikan aja sih, aku capek jauh-jauhan dari kamu". Ucap Aji yang seolah merengek terhadap Wulan.


"Iya aku maafin, tapi lain kali kalau aku lagi nyoba jelasin kebenarannya please kamu dengerin aku dulu". Jawab Wulan seraya memiringkan posisinya menghadap Aji.


"Iya aku janji, kita baikan ya". Kata Aji seraya mengacungkan jari kelingkingnya.


Wulan menyambut acungan jari kelingking dari Aji. "Akhirnya baikan juga". Ucap Uli dengan nada yang lega.


Bersambung


Semoga sukak dan jangan lupa Like ya kakak.


😁😁😁


👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2