
Entah mengapa hari ini aku merasa kurang bersemangat. Walaupun begitu aku harus tetap bekerja seperti biasanya. Hanya butuh waktu 5menit berjalan kaki dari tempat kos ku. Aku mengerjakan tugasku sebelum semua karyawan kantor ini datang, tentu aku tidak sendiri, ada beberapa teman lain yang juga sedang megerjakan tugasnya. Aku bertugas membersihkan ruangan Kepala Kantor dan staf dilantai yang sama. Dan tugasku pula yang harus merangkai bunga untuk di letakkan di ruangan kepala kantor. Beliau memang wanita yang begitu menyukai bunga, jadi setiap 3hari sekali aku mengganti bunga yang ada diruangan tersebut.Ibu Delia adalah wanita yang begitu baik pada ku, sejak pertama aku bekerja ditempat ini, tidak pernah sekalipun aku kena omel beliau. Itulah mengapa aku betah ditempat ini.
" Sebaiknya kamu istirahat dulu, kamu keliatan pucat gitu" suara Bening yang menghentikan ku saat menyiapkan berbagai gelas untuk membuat minum para staf di lantai ini.
" Aku baik-baik saja kok "
" Tapi kamu pucet " sambil merebut gelas yg sedang aku pegang.
" Istirahat dulu! " kata bening selanjutnya tanpa sempat aku jawab. Aku duduk di sofa pantry sambil meminum susu coklat yg telah aku buat sebelum mengerjakan tugasku.
" Kamu kalo sakit ijin aja kenapa sih?? kalo kamu kenapa napa waktu kerja kan kasian bu delia, beliau pasti binggung ngurusin kamu "
" Aku gak sakit kok ning, cuma kurang tidur aja " jawabku sekenanya, padahal akhir akhir ini dia malah tidur lebih awal dari biasanya.
" Emang kamu bergadang ngapain?? " tanya bening aneh, karena dia tau betul aku tak bisa tidur diatas jam10 malam.
" Hanya kangen ibu aja " memang aku beberapa hari ini rasanya ingin pulang, entah mengapa itu seakan-akan menguras energiku belakangan.
Hanya hembusan nafas panjang yang menjadi jawaban Bening.
tok tok tok
Senja mengetuk pintu ruangan ibu Delia
" Masuk "
__ADS_1
" Maaf bu, ini minuman anda "
" Lho, kenapa bukan Senja? "
" Senja sedang istirahat, sepertinya dia kurang enak badan bu "
" Oya??? " seraya berdiri dan segera keluar dari ruangan nya. Sudah di pastikan beliau menuju pantry untuk memastikan ucapan Bening.
Senja yang tengah bersandar di sofa, kaget dengan kedatangan bu delia dan dengan cepat berdiri.
" Kamu sakit Senja? "
" Saya hanya..... " ucapnya tertahan
" Kamu pucat lhoo....kalo sakit ijin saja, istirahat di kos "
" Sudah, kamu jangan menolak, kamu juga tidak pernah mengajukan libur atau cuti, sebaiknya kamu sekarang pulang. Biar besok bisa kembali kerja seperti biasa "
" Ba baik bu, terimakasih "
" Ya sudah saya kembali ke ruangan dulu " dan bu Delia meninggalkan mereka berdua.
" Kamu mengadu dengan bu Delia ya? " cerca Senja pada Bening.
" Bu Delia bertanya, dan aku menjawab. Beliau langsung kesini buat liat kamu "
__ADS_1
" Makasih ya " jawab Senja sembari mengambil tas nya..
" Aku pulang dulu "
" Hati - hati, jangan lupa makan dan isirahat "
Bu Delia memang orang yang baik, beliau memperhatikan setiap karyawannya tanpa kecuali. Apapun itu, beliau juga sabar dan bukan tipe pemarah.
Aku segera merebahkan diri di kasur, tempat ini bukan sekedar kos. Tetapi benar-benar tempat tinggal bagiku, 3tahun sudah aku menghuni kamar ini dan semua sudah melekat bersatu dalam jiwaku.
Ku ambil hp ku dari tas, yang sedari tadi tak aku sentuh.
~ 3pesan ~
segera kubuka pesan itu.
udah sampai?
jgn lupa makan
trs istirahat
pesan dari Bening
sdh,ni lg tiduran
__ADS_1
makasih
Kutelakkan hp disampingku, dan sudah tak ada balasan dari Bening. Pasti dia sekarang sedang kerja. Aku terlelap beberapa menit kemudian.