
*Pukul 6.00
Pagi ini semua aktivitas kembali seperti biasanya Devan dan Aluna yang sudah bersiap untuk sarapan , sedang Mira masih di kamarnya menyiapkan kebutuhan suaminya sebelum berangakat ke kantor
Devan dan Alina sarapan terlebih dahulu , Ferdi dan Mira tidak lama pun bergabung menjadi satu di meja makan.
Setelah selesai sarapan mereka berpamitan kepada ke dua orang tuanya. Karena Mang Joko sudah paham Jakarta , Ferdi hanya memberi tau alamat sekolah Devan dan Aluna lewat map saja.
##########
Mira hingga pagi ini masih bertanya -tanya siapa bi Yanti sebenarnya, selain dia sangat piawai mengurus rumah tapi yang utama dari cara berpakaian dan dananya yang tidak seperti layakanya pembantu rumah tangga .
Dia berniat untuk menghubungi sepupu Ferdi ,sebab dia yang sudah mencarikan asisten sehingga Bi Yanti dan Mang joko berada di rumahnya.
Bukan karena curiga tetapi karena merasakan memang perlu untuk mengetahui asal usul dari Bi yanti. Seperti dulu dia juga melakukan hal yang sama dengan Bi Ima dan mang Ujo karena gimana pun akan lebih nyaman tinggal dengan orang -orang yang sudah diketahui asal usulya* .
#######
" Hati - hati ya sayang , sampai ketemu nanti sore " sambil mengecup punggung tangan suaminya dan Ferdi membalasanya dengan kecupan dikeningnya.
Ferdi duduk dibelakang kemudi dan langsung tancap gas menuju kantor, pagi ini akan ada rapat dengan beberapa perusahaan besar untuk menjalin kerja sama dimana akan segera dia dirikan perusahaan di Malaysia.
Mira langsung menuju kembali ke kamar ,ketika hendak menaiki tangga dia melihat Bi Yanti yang sedang merapokan ruang keluarga.
__ADS_1
" Bi saya di kamar ya, nanti kalau ada apa- apa bibi cukup telp saya dari bawah . Di sebelah telefon sudah ada nomer- nomer line untuk ruangan di atas "
" Baik bu , nanti aetelah selesai di bawah saya bereskan kamar non Luna dan den Devan" jawab bi Yanti
" Oh iya bi kamar mereka sudah dibereskan sendiri, bibi kl bersihkan kamar hanya ngepel saja bi. Kalau kasur atau apa maaih berantakan bibi tidak usah bereskan ya. Biar itu sudah tugas mereka " Mira sambil tersenyum berkata dengan Bi Yanti.
" Baik bu" Bi yanti pun juga bingung mendengar perkataan juraganya.
"Baru kali ini ada orang beneran berada tapi tidak memanjakan anak- anaknya sehari di sini aku sudah kerasan batin bi Yanti "
#########
" Hai Kak Mira, tumben pagi - pagibudah telp gue " sapa Selfy sepupu Ferdi dari balik telfon gengganya .
" Heehhe aku tu mau ngobrol aja Sel, pengen tanya -tanya soal Bi Yanti "
" Ohh nggak kok aku rasa baik sih Sel, cm kok kl dilihat kaya ndak pantes deh kalau mereka itu jadi pembantu, kelihatan seperti orang berpendidikan gitu ".
" Ntar deh gue tanya papi yaa , soalnya gue baru ketemu beberapa kali , tapi setahuku Papi tu udah cari tau kok asal- asalnya dari mana" Selfy meyakinkan Mira
"Ok dehh nanti kalau km sudah tanya sm Om Hendra kabarin aku ya Sel "
" Iyaa, gue tu juga mau main ke rumah barumu. Cuma belum tau kapan soalnya masih sibuk ni "
__ADS_1
" Iyaa dehh ngerti yang mau merried " canda Mira
" yaudah deh Sel sana di lanjut aku mau kebawah nemenin Bi Yanti, besok kapan- kapan kita jalan bareng ya
Mira nengakhiri perbincanganya dengan Selfy. Selfy itu anak Om Hendra adik dari Papa mertuanya, Selfy tidak terpaut jauh usianya dari Mira namun di usia yang hampir 34 th dia baru mau menikah .
Ya sebelumnya Selfy pernah mau menikah walaupun akhirnya batal karena laki -laki yang sudah menjalin cinta denganya selama 5 th telah menghamili wanita lain , akhirnya pernikahan yang sudah direncanakan terpaksa kandas. Dan tidak tau sekarang dimana keberadaan BoBy sekarang.
Setelah 10 th Selfy menyendiri lebih memilih untuk melebarkan usahanya . Akhirnya tahun ini dia akan dipinang oleh laki -laki berkebangsaan luar pengusaha yangbsudah menetap tinggal di Indonesia dan akan merubah kewarganegaraanya.
########
" Bi sudah sarapan? " tanya Mira.
"Nanti saja bu"
" Jangan gitu bi, pokoknya kalau soal makan bibi jangan tergantung sama waktu makan kita, pooknya bibi harus bisa menjaga kesehatan Bibi sendiri "
" Iya bu , terimaksih sekali. jujur saya baru 2 kali bekerja , yang ke 2 di rumah ibu ini, tapi saya sangat melihat jauh berbeda dengan keluarga di tempat kerja saya yang lama "
" Masa sih Bi " seru Mira mendengar cerita Bi Yanti.
" Iya bu betul, saya melihat keluarga ibu walaupun serba lebih dari kecukupan tapi suasanaya hangat dan sangat mengahargai saya "
__ADS_1
Bi Yanti terharu dengan sikap Mira matanya berkaca -kaca dan hendak menangis, dikehidupan sekarang Bi Yanti merasa sangat bersyukur selain bisa bekerja bersama suaminya dia junga mendapati keluarga yang baik.
" Semoga bi Yanti kerasan ya tinggal di sini, sebab saya sendiri tidak suka ganti -ganti asisten bi, dulu yang ikut saya juga dari Devan kecil dan saya pindah kesini sekarang mereka ikut kerja di rumah Mama mertua saya " Mira sambil mengusap bahu bi Yanti.