Senja Kelabu

Senja Kelabu
Terlalu Cuek


__ADS_3

Ahhh kamu tu selalu deh kalau di wa lama balesnya


Pesan terakhir di sepanjang chat , Mata Aluna yang masih enggan terbuka ketika ia meraih ponsel yang dia letakan di meja kecil samping ranjang, tertuju intipanya pada grub WA.


Ternyata sudah banyak pesan dari ke 3 sahabatny selama 3 jam dia terlelap tadi.


Maafkan aku , aku baru bangun tidur


Balas Aluna , namun kali ini gantian tidak ada salah satu dari mereka yang menjawab. Aluna paham karena setiap Jum'at setelah Ashar mereka ada kegiatan mengunjungi panti asuhan untuk sekedar memberi santunan atau mengajak anak- anak di sana bermain.


Semangat ya sahabatku , aku sayang kalian salam untuk anak - ank di panti.


Pesan yang kembali Aluna kirimkan.


Kegiatan Aluna dan ke 3 sahabatnya di dukung oleh orang tua mereka, selain itu juga mendapan bantuan dari hasil perkebunan dan pertrnakan keluarga Santosa.


Ditatapnya luar jendela, terlihat panas sore itu masih saja terik walapun sudah menunjukan pukul 4 sore. Berbeda di kamar Aluna udara sangat sejuk maklum saja kamarnya di lengapi dengan pendingin bertaraf rasilitas hotel yang tanpa di atur bisa menyeauaikan cuaca di luar.


Kakinya melangakah keluar kamar ditundukan tatapanya ke tangga namun tak terlihat .

__ADS_1


Pada kemana sih sepi amat , Mandi aja deh .


########


" Kok belum sampai sih mas , apa mereka nggak jadi kerja di sini ?"


ujar Mira menanyakan asisten rumah tangga yang di kirim oleh saudara mertuanya.


" Kemaren bilangnya sih jam 4an sudah sampai sini " Ferdi sambil melihat arlogi di pergelangan tanganya.


" Soalnya aku mau ke swalayan mas ! takut keburu Magrib"


" Coba aku telp Luna dulu mas, kalau Devan pasti ikut "


Mira menuju telfon duduk, di tekanlah nomor line kamar Aluna. Aluna yang baru saja menyiapkan pakean ganti dan sudah melangak ke kamar mandi kembali menuju meja sebelah ranjangya.


" Sayang bunda , ayah dan Devan mau ke swalayan depan komplek, kamu mau ikut ? "


" Nggak deh bunda , aku mau mandi kunci saja rumahnya dari depan ya "

__ADS_1


" okelah kalau begitu ,kamu mau dibeliin apa ?" Mira kembali menanyakan ke anaknya


" Nggak deh bun , hari ini aku males banget dah ya bund aku mau mandi dulu" jawab Aluna dengan malas ditutupnya paggila dari Mira.


Mira kemudian bersiap -siap hendak ke swalayan bersma Devan dan Ferdi.


Setelah mandi Aluna menuruni anak tangga menuju ke ruang makan , mengambil beberapa cemilan.dari dalam kulkas. Dia kemudian ke atas lagi. Sambil membalas pesan dai sahabat- sahabatnya yang tertinggal di Bandung.


Baru 2 hari terpisah tapi berasa sudah 1 tahun tidak bertemu , pembicaran mereka sangat seru sampai-sampai ada yang membunyikan bel pagar depan Aluna tidak menghiraukan.


Mungkin sekitar 1.5 jam mobil yang dinaiki mira sapai di depan rumah, dia terkejut melihat ada 2 orang di depan pagar sabil mengipaskan koran ke arah wajahnya.


Memang cuaca hati ini sangat tidak menetu, panas matahari masih berasa sangat menyengat padahal waktu sudah mendekati Magrib


Pintu pagar terbuka, tidak lama setelah Ferdi menarikiya pegas rem Mira segera turun dari mobil .


" Maaf bapak ibu ada yg bisa saya bantu , soalnya sy lihat kok bapak kayanya sedang kebingungab " tanya Mira.


" Begini non apa betul ini rumah bapak Ferdi, saya di utus Bu Lina untuk kemari .Kebetulan hp saya habis batrai non . makanya saya tunggu sja . "

__ADS_1


__ADS_2