Senja Kelabu

Senja Kelabu
Masa Lalu


__ADS_3

Mira setelah masuk ke kamar langsung menuju kamar mandi perutnya melilit karena kebanyakan makan sambal. Sedang Ferdi di atas ranjang sedang asik membalas pesan Rudi guna mempersiapkan rapat besok pagi , besok hari pertama Rudi memimpin perusahaan tanpa di dampingi Ferdi seperti hari-hari sebelumnya. Kemampuan Rudi sudah tidak perlu diragukan karena dari SMA sudah sering berkunjung perkenalan kerja di kantor jadi Rudi saat ini bukan orang baru,dia sudah sangat piawai memimpin rapat walaupun kemaren masih di dampingi kakaknya Ferdi.


Sesekali Ferdi memanggil istrinya yang tidak juga keluar dri kamar mandi.


"Sayang nyari apa sih di dalam " seru Ferdi tanpa dihiraukan Mira.


Mira tidak lama keluar sambil mengelus perutnya yang masih merasa melilit.


"Kamu kenapa ?"


"Mules " jawab mira singkat


Bisa batal deh ni mainnya...


Mira mengambil minyak angin yang diketahui Ferdi karena dia terus melirik setiap gerak Mira.


" eehhm Sayang sini deh aku obatin jangan pake itu percuma "


" Percuma gimana biasanya aku juga pake minyak ini biar nggak kembung " jawab Mira yang sudah paham kalau suaminya itu tidak suka bau minyak kayu putih.


Muncullah di pikiran Mira untuk menggaoda Ferdi


Ferdi bergegas langsung menggapai tangan istrinya.


"Haahaahahahaa " Mira terbahak


Diciumnya tangan istrinya sambil malu,,,

__ADS_1


Ferdi yang dari tadi menahan hasratnya semakin menantang dengan godaan Mira tanpa lama langsung di dekap tubuh Mira , Mira yg masih tertawa spontan langsung diam.


"Duh ni orang tiap hari apa gak ada capeknya ya " gerutu Mira sambil geleng-geleng.


"Apa kamu bilang cape ,,,Gimana bisa cape kalo lihat kamu semakin hari bahenol gini" saut Ferdi


Langung di cumbunya oleh Ferdi Bibir sensual Mira sambil dilepaskan tali kimono warna peach yang membungkus tubuh Mira , yang belum sempat Mira mengganti dengan pakaian tidurnya. Semakin memuncak rasa tegang Ferdi namun beda dengan Mira yang tanpa membalas perbuatan Ferdi. Di otaknya dipenuhi banyak rasa khawatir. pikiranya melayang jauh . Sesungguhnya dia juga ingin membalas perlakuan suaminya namun saat ini dia benar-benar tidak bisa konsentrasi.


Ferdi tidak memperdulikan itu dia tetap tancap gas melanjutkan aksinya dan Mira hanya bisa pasrah dilepaskanya kimono hingga terlihat baju dalam Mira yang trasparan berenda . semakin tinggi angan Ferdi tidak bisa menahan karena dibawah sana sudah semakin menantang ,permainan pun terus belanjut. Ferdi yang dulu malu-malu semakin berumur malah semakin menjadi terus melahap setiap tubuh Mira sesekali desahan Mira terdengar membuat Ferdi semakin meronta dengan bangganya ..... akhirya 1 ronde pun berlalu Mira langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri . Dia lihat suamjnya sudah sempat tertidur , dibangunkanya


"Mas,,, bangun bersih-bersih dulu"


Sambil di ciumya pipi Mira Ferdi bergegas ke kamar mandi, Keluar dari kamar mandi dia melihat Mira yang sedang duduk melamun di tepi ranjang.


"Mikirin apa sih kok dari tadi diem aja "


"Mas inget Sella"


Ferdi menatap istrinya


########


Bagaimana Ferdi bisa lupa Sella salah satu dari sekian gadis kampus yang selalu kurang kerjaan ngganguin dia. Sella merasa ingin sekali memiliki Ferdi namun gagal setelah tahu kalau Ferdi menjalin kisah cinta yg sudah serius. Dia tidak diam begitu saja , Sella membuat masalah yang nyaris menghilangkan anak di dalam kandungan Mira. Sella semakin ganas karena tahu kalau orang tua Fersi pemilik perusahaan ternama dan juga relasi bisnis papanya. Sella itu walaupun kaya tapi dia juga gila harta dia beranggapan kalau hidup dengan suami yang sama kaya maka hidupnya tidak akan pernah kekurangan nantinya.


Semasa kuliah Mira sudah menikah dengan Ferdi, dia tetap melanjutkan kuliahnya sampai Mira hamil pun dia tidak pernah meninggalkan kegiatan kampusnya. Walaupun sedang mengandung Mira tetap aktif dalam setiap kegiatan, kandungan Mira yang tidak pernah ada keluhan dan Mira pun tidak mengalami mabuk membuat Mira selalu sigap dalam setiap urusan kampus. Mira bersma teman -teman satu tingakat membentuk sebuah yayasan kecil dimana saat ini Yayasan tersebut sudah berkembang. Yayasan dibidang sosial guna membantu anak-anak putus sekolah dan Yatim Piatu.


Karena ulah Sella, Mira terpaksa mengambil cuti demi menjaga janinnya agar semat sampai dilahirkan nanti. Namun Aluna terpaksa dilahirkan di usia kandunganya yang masih 7,5 bln. Bersyukur keadaan semuanya baik-baik saja. Bagaimana Ferdi bisa melupakan Sella gadis yang dikiranya baik ternyata sangat licik. Demi mensukseskan niat buruknya dia rela melakukan apa saja untuk membinasahkan Mira yg sedang mengandung. Karena itu Sella sempat ditahan namun tidak lama dia dibebaskan dengan jaminan oleh orangtuanya

__ADS_1


Pikiran Ferdi teputua panjang mengingat kajadian 16th silam.


#########


" Jangan terlalu berfikir aku akan terus menjaga kalian "


Sambil diraihnya pundak Mira menuju ranjang , Mira hanya terdiam mengikuti langakah kaki Ferdi hingga berbaring dipelukan suaminya.


Malam itu Mira tidak bs tidur tenang , pikiranya terus memutar pada masa lalu yang sangat membuatnya takut. Sementara Ferdi mendekap mira dalam pelukanya dan tidak lama dia tertidur sambil memeluk pinggang istrinya.



Malam ini Mira tidak bisa tidur nyenyak dilepaskanya pelukan suaminya dan dia beranjak ke balkon kamarnya dipandangi halaman sekitar rumahnya ,,,


" Di sini aku menemukan banyak kebhagaian " gumamnya


Di Rumah ini 5th berlalu Mira habiskan, Mira yang tidak suka berpergian seperti wanita- wanita seusianya. Sekalinya dia hanya pergi utuk bwrkunjung ke Yayasan yang dia dirikan di Bandung.


Mira lebih suka membantu bi Ima memasak atau memetik hasil perkebunan di belakang rumah yang dia tinggali.


Mira sangat suka berada di rumah itu selain pekarangan yang ditumbuhi banyak bunga Mira juga menanam sayuran di kebun yang ukuranya memang tidak twrlalu luas. Dia sedang senang menanam sayur secara hidroponik.


Ya karena sebelumnya dia tinggal di apartemen , Fahri memang memilihkan tempat tinggal di apartemen dengan segala hal yang harus dipertimbangkan, karena di sana selain tempat yang nyaman untuk Mira tinggal semua fasilitas sudah terpenuhi dari mall, tempat rekreasi anak hingga pasar yang utama pengamanan di apartermen sangat canggih camera cctv dan security tersebar disetiap sudut gedung. Jadi Ferdi bisa bekerja dengan tenang.


Tidak lain dengan putri keaayanganya dia juga merasa sedikit berat mendinggalkan Bandung dengan segala kenangan manisnya.


Mira kembali menutup pintu balkon setelah menguap merasa sangat mengantuk, dia langsung melangkah menuju ranjangya, Ferdi melihat istrinya hanya menarik tangan Mira kemudian memeluknya melanjutkan tidurnya begitu juga Mira yang tidak lama kemudian langsung terlelap.

__ADS_1


__ADS_2