
*Pukul 7.15
Makan malam pun telah siap dihidangkan ,bi Yanti memberitahukan kepada Mira. Makan malam pertama sekalipun sudah menjadi malam ke dua mereka berada di rumah itu. Jakarta dengan susana yang gemerlap namun tidak di rumah itu. Rumah mewah megah nampak nyaman dan hangat.
Bi yanti dan Mang Joko makan malam di dapur belakang, di sana nampak meja makan kecil berisikan menu makanan yang sama dengan makanan yang akan di santap oleh keluarga Ferdi.
Makan malam selesai , Devan sudah mengantuk karena dia tidak tidur siang.
Mira yang terbiasa dengan pekerjaan rumah dia membantu Bi Yanti membereskan meja makan*.
" Bi, anak bibi berapa ?" tanya Mira sambil mondar mandir
" Satu bu, sekarang tinggal bersama ibu dan adik saya " jawab Bi Yanti.
" Sudah sekolah kelas berapa "
" Sekarang kelas 3 SMA bu, laki - laki"
" Ohh berarti selisih 1 kelas sama anak saya, oh iya anak gadis saya itu namanya Aluna, kalau adiknya Devan. besok pagi mereka berangakat sekolah jam 6.30 dia kalau pagi sarapan sereal atau roti Bi. Nanti saya beri catatan biar bibi bisa menghapal apa yang menjadi kebiasaan mereka. kalau aku cukup buatkan secangkir teh tapi jang terlalu manis ya bi" ujar panjang Mira sambil menjelaskan apa yang harus Bi Yanti siapan besok pagi.
__ADS_1
" Baik bu, pokoknya ibu beri tahu saya apa yang harus saya kerjakan nantinya supaya saya terbiasa dan mengatur tugas saya bu . Sebab saya baru bekerja 1 th menjadi pembantu bu " Jawab Bi Yanti
##########
Bi Yanti sosok wanita keibuan usianya memang tidak terlihat muda lagi dengan parasnya yang anggun tidak pantas kalau dia bekerja menjadi asisten rumah tangga, Makannya sewaktu Mira menjumpainya pintu gerbang tadi sempat tidak yakin kalau mereka calon asisten yang akan bekerja untuk keluarganya.
Sedang mang Joko laki - laki berpostur tinggi dan gagah walaupun rambutnya sudah hampir berubah warna semuanya.
Mang joko tidak banyak berbicara ,malam itu dia sudah berada di garasi mencuci mobil.
##########
" Habis cuci mobil bu " jawab Mang joko singkat.
" Lho kenapa malam - malam mang besok kan nggak apa - apa , lagian kan amang juga baru saja sampai ".
" Tidak apa -apa bu supaya besok mobil sudah siap "
" Mang besok kalau capek tidak harus nyuci sendiri , bawa saja ke cucian mobil ya Mang !"
__ADS_1
" Mang Joko hanya senyum dan menggangukan kepalanya kemudian dia kembali ke belakang "
Bi Yanti merasa sangat bersyukur dipertemukan dengan keluarga yang sangat baik. Dia terharu dengan ucapan Mira , suaminya memang sebelumnya tidak bekerja bersamanya . Namun karena permintaan dari keluarga Herdi . Akhirnya suaminya meminta agar ikut denganya.
Sebelumnya suami bi Yanti bekerja di sebuah kantor takxi . Bi Yanti bekerja menjadi asisten keluarga dan pulang setiap 3 minggu sekali. Namun untuk sekarang mungkin dia tidak akan sering pulang sebab suaminya ada bersamanya.
Rumah mereka pun juga masih di Jakarta hanya berbeda wilayah saja.
##########
" Mas , aku tu ngeliat bi Yanti dan Mang joko tu beda deh "ujar Mira sambil menuju kamar mandi
Sementara Ferdi yang sedang bersandar di ranjang sambil konsentrasi pada letop yang ada dipangkuanya hanya menatap istrinya .
Mira setelah bersih - bersih dan bergantinpakaian duduk di bangku meja rias sambil menatap suaminya di cermin.
" Massssss " nada panjang Mira
" Iyaa, beda gimana sih " jawaban terlambat dari Ferdi.
__ADS_1
" Mereka itu walaupun terlihat menguasai pekerjaanya tapi diliahat nggak cocok mas kalau harus jadi pekerja seperti itu "