Senja Kelabu

Senja Kelabu
Memahami lebih dalam


__ADS_3

Aluna segera sampai di sekolah sementara Devan sudah diantar ke sekolahnya terlebih dahulu, Sekolah Devan hanya berada dilingkungan komplek rumahnya.


Aluna yang sedang asyik membalas pesan dari sahabat- sahabatnya tanpa sadar mobil yang dia naiki sudah berhenti di depan sekolah.


Tatapan matanya masih fokus di agar HP, samapai beberpa kali Mang Joko memanggilnya.


" Non sudah sampai lho " ucapan ke tiga kalinya Mang joko.


"Aduuhh maaf mang , ohh no .. Mang ayo kita jalan berputar nanti turunkan saya di sana deket angkot- angkot ya " ujar Luna kebingungan sambil menggaruk kepalanya.


" Baik non" Mang Joko pun bingung namun langsung mengemudikan mobil ke tempat yang di tunjuk oleh Aluna.


" Maaf ya mang saya lupa bilang , pokoknya nanti amang kl jemput saya di situ lagi ya "


" Beres non , lagian kenapa sih non segala turun di situ kan non harus jalan lagi " Joko berkata sambil menatap wajah cantik Luna dari spion .


" Nanti deh mang saya ceritain , dah dulu ya Mang makasih sudah diantar . Hati - hati ya Mang " Aluna berpamitan dengan sopan kepada Mang joko .


" Iya non, non juga hati- hati ya " Mang joko hendak membukakan pintu untuk Aluna namun pintu sudah terlebih dulu dibuka Aluna.

__ADS_1


Aluna langsung berjalan di samping angkotan umum kemudian dia mengikuti beberpa murid yang juga sedang berjalan menuju sekolah.


########


Mira membantu Bi Yanti memasak di dapur , Bi Yanti yang baru mengenal Mira baru 1 hari itu sangat terkejut dengan kehadiran nyonya besarnga di dapur .


" Sudah bu, ibu di dalam saja biar saya yang memasak "


" Aduh bi gapapa saya tu bisa gini , lagian saya juga gak ada kerjaan" jawab Mira sambil mengambil pisau membantu bi Yanti yang sedang mengupas wortel.


" Biar saya juga bisa belajar masak dari bibi " tambah Mira.


" Aamiin , makasih bi. Bi sama ngobrol - ngobrol ya . kita masaknya santai saja soalnya anak-anak juga pulang smpai rumah jam 2an ".


" Sampai sore sekali ya bu pulangnya "


" Iya bi , mereka kalau selain hari jum'at pulangnya jam 2 smapai jam 3, kalau dari jadwal yang saya baca kemaren . Jadi mereka biasanya nggak langsung makan bi "


" Bu Mira dulu nikahnya umur berpa sih kok anaknya sudah SMA tapi masih terlihat muda " tanya bi Yanti yang mengagumi kecantikan Mira .

__ADS_1


" Hahaha bibi bisa aja sih, mau tau bi aku tu dulu nikah belum ada 20th ya hampir sih 20th. makanya sekarang kalau pergi- pergi orang ngira Aluna itu adekku Bi "


" Wah pantas saja bu Mira ini nggak ribet , saya yang baru sehari kerja aja sudah merasa sangat nyaman. Pokoknya ya bu kalau ada apa - apa ngomong saja. Maklum saya kan juga sudah umur jadi kadang tu suka tulalit "


" Iya bi , santai aja . Aku tu gak suka yang ribet - ribet bi. Lagian ngapain sih mau kolot . kan hidup santai itu juga bikin sehat dan awet muda. Tapi Bi yanti tu angun lho pasti dulu mudanya sangat cantik bi Yanti tu cocoknya jadi ibu - ibu yayasan " Mira akhirnya mengutarakan sedikit kesan yang terpendam dihatinya atas kekagumanya dengan penampilan Bi Yanti yang sesungguhnya tidak pantas kalau jadi seorang pembantu.


Bi Yanti memandangi wajah nyonya besarnya, Matanya sedikit berbinar dia menahan kedipan karena takut kalaubair mata yang ditahanya akan mengalin . Bi Yanti tiba teringat dengan kehidupan di masa lalunya . Kehidupan sebelum merubah semuanya menjadi seperti sekarang ini


" Bibi kenapa kok tiba- tiba seperti memikirkan sesuatu "


" Nggak kok Bu saya tidak ada apa -apa cuma merasa terharu dengan sikap keluarga ibu kepada saya " Bi Yanti mencoba menggalihkan pemikiran Mira.


" Bi saya itu bersikap dengan seharusnya ,walapun Bibi nekerja di rumah saya tapi saya wajib untuk menghargai bibi. Sebelum saya meminta bibi untuk menghargai saya , saya harus bisa menghargai bibi dulu " Teranh Mira.


Mira yang pandai membaca pikiran orang semakin bertanya- tanya , ada apa sebenarnya dengan Ni Yanti. tidak semestinya dia terhari hanya karena sikapku.


Sesungguhnya Mira ingin nencoba bertanya lebih banyak, karena melihat ekspresi wajah Bi Yanti yang sudah berubah datar Mira mengalihan pembicaraan seputar tugas Bi Yanti . Walaupun tadi pagi sudah diletakanya kertas berisi catatan tugas yang harus Bi Yanti dan Mang Joko kerjakan.


Mira yakin Bi Yanti orang yang baik dia hanya penasaran dengan latar belakang bi Yanti dari segi penampilan yang dia lihat tidak jauh dari penampilan Ibu kandung dan ibu mertuanya.

__ADS_1


__ADS_2