Serigala Itu Suamiku

Serigala Itu Suamiku
Episode 21


__ADS_3

setelah puas menghajar, mereka berdua berhenti dan menatap harimau yang sekarat itu.


sekarang mereka belum lega. mereka masih ingin melanjutkan, tapi melihat kondisi harimau itu mereka berhenti.


" kali ini kamu selamat, lain kali aku akan memberimu pelajaran lagi " setelah mengatakan itu mereka pergi dengan puas.


tunggu dia sembuh dan mereka akan menghajarnya lagi. dendam adiknya belum selesai, mereka akan berhenti saat mereka puas. selama dia tidak mati, mereka akan terus membalas dendam.


dan harimau itu tidak tau bahwa dia akan menderita untuk selanjutnya. dia masih tergelatak tidak bergerak di tanah. seluruh kakinya patah, banyak darah yang berceceran. seluruh kulitnya tercabik cabik. melihat betapa sengsaranya dia, orang yang memukulinya mungkin sangat dendam. lihatlah betapa sekaratnya dia sekarang.


wanita ular itu berteriak ketakutan, dia masih menyusut di sudut gua, agar tidak terlihat. jangan sampai mereka memukulinya juga


melihat mereka telah pergi, wanita ular itu keluar masih bergetar ketakutan. tanpa menoleh melihat harimau, dia berlari pergi ketakutan.


tidak mungkin, nyawanya adalah yang terpenting.


awalnya dia tidak menyukai harimau itu, tapi karena harimau itu terus menggodanya, dia akhirnya luluh dan mau menerimanya. yang terpenting, harimau itu kuat dan bisa melindunginya. dia hanya ingin memanfaatkannya. dia sebelumnya punya lelaki tapi dia terlalu lemah dan akhirnya mati karena melindunginya.


tapi harimau itu selalu pulang dan jarang bersamanya. dia sangat enggan, dan ingin harimau itu bersamanya. dengan dia disini, dia bisa memanfaatkannya untuk mencari makan dan melindunginya. setelah memikirkannya, tiba - tiba dia punya ide agar harimau itu terus bersamanya.


dia akan memiliki anak harimau itu, dengan cara itu harimau itu akan bersamanya. setelah menunggu, dia akhirnya hamil, dan seperti yang dia pikirkan, harimau itu sangat bahagia dan memanjakannya. dia hanya perlu bermalas malasan di sarangnya, dan harimau itu bekerja keras memberikan apapun yang dia inginkan


wanita ular itu terkekeh senang, baginya anak ini bukan apa - apa dan hanya alat memenuhi keinginannya, dia juga tau istri harimau itu tidak bisa punya anak. lalu kenapa, dia tidak merebutnya bukan? harimau itu yang lebih dulu menggodanya, dia hanya meminjam sebentar.


dia tidak peduli dengan apapun, baginya keinginannya adalah yang terpenting sekarang. dia sangat menikmati dilayani seperti ratu. dia hanya perlu mengatakan apa yang dia inginkan dan menyuapinya. sungguh kehidupan yang menyenangkan bukan.


tapi setelah kejadian ini, wanita ular itu tiba tiba ketakutan, hancur sudah kehidupan menyenangkannya. dia sangat marah. dia tidak perlu memperhatikan harimau itu, biar saja dia mati disana. toh itu bukan urusannya. dia hanya perlu mencari mangsa baru yang bisa di manfaatkan.

__ADS_1


dengan memikirkan itu, wanita itu berlari pergi, tanpa mempedulikan hidup dan mati harimau itu.


harimau itu menatap nanar kepergian wanita ular. setelah itu dia pingsan.


tidak lama kemudian, seseorang lelaki lewat dan melihat harimau sekarat itu. dia mengenalnya, bukankah ini harimau dari sukunya. berkat keberuntungan harimau, dia pun terselamatkan.


dan dibawa kembali ke suku mereka.


dengan kejadian ini, harimau itu tidak pernah lagi hidup tenang, setiap kali lukanya hampir sembuh, ke dua lelaki yang penuh dendam akan mendatanginya dan menghajarnya kembali, jika dia tidak sekarat mereka tidak akan pernah melepaskannya. begitu terus sampai berbulan bulan. dia sangat menderita sekarang, kekasihnya sekarang entah kemana membawa calon anak mereka.


dia pergi menjelajahi hutan setiap suku berharap menemukan wanita itu, masalah istrinya yang menghilang dia tidak peduli. baginya anak nya lah terpenting. setelah sekian lama mencari akhirnya dia menemukan wanita itu di lembah yang curam bersama lelaki ular lainnya.


harimau itu sangat bersemangat, mencoba mencari dimana anaknya sekarang. tapi setelah sekian lama mencari, dia tidak menemukan apa apa. menurut waktu anaknya sudah lahir 2 bulan lalu. mengapa tidak ada.


" apakah kamu mencari anakmu? " wanita ular itu bertanya dengan acuh tak acuh


" mereka telah pergi menemui dewa binatang "


harimau itu sangat terkejut


" apa maksudmu?!!"


" maksudku mereka sudah mati, aku tidak menyukai mereka, mereka hanya alat untuk memanfaatkan mu, tapi kamu sungguh mengecewakan, jadi aku membunuh mereka " setelah mengatakan itu, wanita ular itu tertawa terbahak bahak.


" kamu! kamu! wanita iblis!" harimau itu menerkam dan ingin membunuh wanita ular yang telah membunuh anaknya. dia sangat marah sekarang. anak yang dia tunggu tunggu dengan mudah di bunuh oleh wanita iblis ini. tapi lelaki ular tidak membiarkannya menyentuh wanita itu, dia menggulung harimau dengan ekor dan melemparkannya dengan keras


Wanita ular itu mengangkat alisnya dan terkekeh sinis menatap harimau menyedihkan itu

__ADS_1


" mengapa kamu marah, bukankah kamu sama saja. memanfaatkan ku untuk memiliki anak. dan aku juga memanfaatkan mu, bukankah kita impas sekarang?"


harimau itu dengan histeris ingin menjangkau wanita ular itu dengan ganas.


" tidak, kembalikan anakku!"


tapi dengan cepat dibanting kembali oleh lelaki ular yang berada disamping wanita ular. harimau itu menatap ganas wanita itu. harimau itu tergelatak tidak bisa bergerak di tanah, lukanya belum sepenuhnya sembuh kemarin tapi dia terluka lagi.


" kamu ingin anakmu? pergilah ke dewa bintang dan temui anakmu disana. "


" dan laki laki tidak berguna sepertimu sepertinya tidak pantas untuk hidup jadi pergilah mati dan temui anakmu itu "


setelah mengatakan itu, wanita ular itu pergi sambil menggandeng pasangan barunya sekarang. akhirnya setengah bulan yang lalu dia menemukan laki laki ular ini. dia tidak perlu menderita lagi, walau ular itu cacat, wajahnya terluka setengah. dia tidak peduli. yang terpenting dia bisa memenuhi keinginannya lagi.


harimau itu menatap nanar punggung wanita ular itu, dia tidak menyangka wanita itu akan membunuh anaknya sendiri. anak yang begitu dia nantikan sekarang sudah mati. perlahan air matanya menetes dia terisak menangis memilukan. dia teringat dengan istrinya yang sudah lama menghilang. istrinya tidak akan sekejam wanita itu, istrinya sangat baik. dan tidak akan meninggalkannya walau dia tersiksa.


dia menyesal sekarang, dia menyesal telah menyiksa istrinya. mengingat perlakuan istrinya kepadanya yang begitu lembut, harimau itu lebih menangis lagi dan memukuli dirinya sendiri. mengapa dia baru sadar sekarang. mengapa dia sadar saat istrinya telah pergi!


tidak.


dia akan menemukan istrinya sekarang dan meminta maaf, istrinya pasti masih mencintainya sekarang


dia tidak mungkin meninggalkannya.


setelah mendapatkan semangatnya, harimau itu bangkit dengan tertatih tatih untuk menemukan istrinya. dia tidak tau bahwa Harapannya sudah tidak ada lagi, dia sudah terlambat sekarang.


mendapat perlakuan kasar selama bertahun tahun tidak mungkin dia akan kembali lagi, dan penghianatan suaminya telah sangat mengecewakan hatinya.

__ADS_1


__ADS_2