Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir

Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir
rahasia cinta


__ADS_3

tangan yang terasa hangat dan jantung berdebar kencang apa ini apa ini yang namanya cinta tapi kenapa aku tak berdaya dan menatap nya saja tak berani


"kenapa kamu tak berani "katanya


ia menatap ku dekat dan


wajar percintaan ini sudah sangat besar karena usia kami sudah 15 tahun cinta bisa datang dengan gejolak yang besar di usia ini


"aku tak paham kau berkata apa dan apa ada yang salah "tanya Vita rasa penasaran


Aldi mendorong dirinya pada Vita dan ia menindih di tubuh Vita ,ia tak bisa bergerak


vita mencoba bangun dan mendorong Aldi tapi kenapa malah ia yang di tahan


tatapan mata yang begitu dekat dan bahkan detak jantung Vita bergerak sangat cepat


"bangun aku tak bisa bernafas kau ini kenapa"


kata Vita dan Aldi tak menjawab dan saat ingin mendekati bibir Vita ,Vita mendorong nya dengan kuat akhirnya terbangun


"sudah lah lebih baik aku pulang" sambil mengambil tas dan Aldi menahannya


seketika mencium dirinya


suasana hening terdiam dan teman kelompok mereka datang seketika Vita pergi meninggalkan mereka tak peduli apa yang terjadi Vita hanya menangis tak mengerti


"apa loe berhasil nembak dia"tanya mereka


"gk dia kayanya gk suka"Aldi merasa salah dan paham bahwa Vita seperti nya kecewa pada nya mereka terdiam membisu


saat berada di rumah vita merenung diri di kamarnya karena sikap Aldi yang aneh dan ia tak bisa membalas rasa karena ia tak memiliki perasaan apapun pada Aldi


apalagi teman sekelas dan ia paham karakter Aldi seperti apa tentu ia tidak bisa menerima kenyataan ini rasa yang sama sekali tak pernah ada di hati nya atau di kehidupan yang akan datang sekali pun takkan pernah ada


keesokan harinya seperti biasa tak pernah terjadi apapun dan Vita menganggap tak ada masalah ia bersikap seperti biasa


saat di kelas posisi duduk berubah dan jarak duduk Vita dengan Aldi hampir dekat hanya terhalang satu orang kita berjajar arah nya


mereka memojokkan aku dengan Aldi


keterlaluan sekali ini pasti rencana dia


"cie ehem ..."sorak mereka


"bisa kita lebih fokus pada pembelajaran kalau kalian masih tidak bisa diam aku akan keluar untuk mengerjakan tugas di perpustakaan"tegas ku mereka terdiam dan ada yang tertawa Aldi melihat ke arah ku


bel istirahat berbunyi


Vita memutuskan untuk ke perpustakaan membaca buku , biasa nya buku yang ia baca sampai 4 buku itu


"Vita kebetulan kamu disini bisa kita ke kantin"Fandi datang menghampiri Vita


saat di kantin mereka mengobrol bersama


"Vita kamu mau gk kalau kita lebih dekat"


tanya Fandi Vita terdiam


"kita kan teman tentu saja dekat"Vita

__ADS_1


"bukan maksudku lebih dari teman apa bisa"


ia memegang tangan ku


"maaf gk bisa aku harus fokus buat sekolah"


kata Vita "aku gk akan ganggu pelajaran kamu kita bisa belajar sama sama "tangan Fandi membuat tangan ku dingin


aku melepaskan nya dan menolak kembali


"teman saja ya aku soalnya sibuk"kataku


ia mengangguk dan bilang tak kan menyerah pasti berusaha agar Vita mau dengan nya


Fandi itu manis dan baik tapi aku belum begitu mengenal lebih dalam dan tentunya ini akan terganggu belajar ku


sepulang nya....


"aku antar kamu pulang ya"Fandi menunggu ku di gerbang sekolah


"gk usah aku masih ada acara"alasan ku agar tak perlu di antar


"gk apa aku antar kamu ya"Kata nya


aku pergi menolak nya karena aku tak mau dia tau rumah ku


sesampainya di rumah


mengerjakan tugas dan beristirahat sejenak


sore harinya aku berada di luar rumah dan mengamati lingkungan sekitar lalu yang kulihat adalah sepasang kekasih sedang bercumbu rasanya jantungku berdetak dan sangat merasa iri mungkin aku takkan bisa seperti itu pikir vita begitu


hujan turun dan aku berteduh sebentar


"oh Tuhan kenapa aku seperti ini"pikir ku begitu aku langsung berlari ke rumah ku tak peduli apa yang di lihat


keesokan harinya


"seperti nya loe gk gagal ya Aldi"dua laki laki saling berhadapan


"gw gk pernah bertaruh tapi kalau soal cinta gw yang akan menang "


Aldi dan Fandi saling beradu dan mereka akan mengambil hati Vita sapa dulu dia yang berhasil itulah yang mereka lakukan


"OMG ganteng nya dia seperti artis"kata temen Vita


"gw denger dia anak basket dan ketua geng di kelas nya"salah satu gadis di sebelah ku


"eh dia ke arah sini"


aku kaget dia menabrak ku dan aku terdiam


apa yang harus kulakukan


"lain kali jangan menghalangi jalan"katanya


seorang pria bertubuh tinggi dan berkulit putih namanya dylon


"ini jalan umum dan loe tau kan di sini ada orang kenapa gk permisi"kataku

__ADS_1


dia pergi begitu saja seketika teman nya tertawa dan melihat ke arah ku


"kenapa mereka apa ketua mereka gk waras"


kata Vita "eh seenaknya aja loe ngomong gitu kalau dia dengar dia bisa ngelakuin apa saja "


beberapa hari kemudian


"itu kan dylon dia keren banget"sontak mereka aku yang melihat nya merasa mual


"kenapa lelaki seperti itu sangat terkenal"


rasa penasaran pikir ku begitu


"ayo dylon kamu menang ,aku mencintaimu "


teriakan para fans


ini mengganggu konsentrasi nya


"berhenti kalian ini menganggunya kalau kalian ingin dia menang jangan berteriak seperti itu lebih baik kita berdoa"kataku


dan dylon melihat ke arah ku aku sangat bingung dan dia tersenyum ke arahku


selesai acara olahraga


seseorang menghampiri ku ternyata dylon


"soal tadi makasih loe keren"sembari pergi dan tersenyum pada ku


"cie dia itu dingin gk pernah bicara dan loe bisa bisanya dapat kesempatan langka"


mereka tertawa aku malu sangat sungguh tak pernah begitu dan hatiku juga tak pernah berdebar deg...deg...dag...Dig....Dug...


"gw iri loe bisa ngerebut hati dylon"


mereka mulai menggosipkan


"ambil aja gw gk minat"kataku


"gw denger Vita mulai tertarik dengan dylon"


mereka asyik mengobrol


"jadi kita punya saingan baru"


Fandi dan Aldi setuju memikirkan cara menyusun rencana singkirkan saingan


"Vita gw antar pulang ya"Fandi menghampiri


dan dylon datang menghampiri Vita


"gw antar ya "ajak dylon


mereka pun pergi menaiki motor bersama


"oh jadi gede juga nyali orang itu"Fandi kesal mengepalkan tangannya


keesokan harinya

__ADS_1


"Vita gimana kalau kita ke kantin sama"ajak dylon dan kami pergi bersama


semuanya menatap


__ADS_2