
tak terasa waktu berlalu
setelah 3 bulan kepergian kakek
kak revin menyuruh ku ke rumah nya aku pun kesana dan kami berbincang-bincang
"aku menyukai mu apa kau "katanya
aku terdiam dan menerima nya
Tah mengapa aku menerima nya cepat padahal jelas sejak awal dia ah lupakan saja....
"kaka benar mengatakan nya"kataku
dia melihat ku dan tersenyum sambil memeluk ku
tapi dia tampak gemetar
aku mulai berpacaran dengan revin perlahan kami menjalani meski sejak awal tak ada rencana
"sebenarnya dia seperti apa"kata ku
jujur saja masih penasaran dengan sikap nya yang terburu-buru menyatakan apa ada maksud lain (pikir ku )
"ya Allah semoga engkau melindungi ku Amin"kataku
waktu berlalu...
3 bulan pacaran tapi aku merasa dia tak ada sedikitpun perhatian atau memberikan aku sesuatu
tak masalahkan mungkin dia belum siap tak tahu hadiah yang tepat untuk ku
aku memutuskan libur bekerja dan menemani nya ya hampir seharian sih sekarang aku harus melihat setiap gerakan nya
perlahan ia menunjukkan sesuatu pada ku
kamu berpelukan dan dia mulai ingin mencium ku tapi aku belum siap dan selalu mengelak dari nya (menghindari)
dia menatap ku senyum yang manis dan mencium kening ku aku tersenyum senang dan perasaan aneh ini cinta atau hal apa
aku masih merasa ragu namun perlahan
aku mencoba untuk menanyakan pada hati
"revin kamu kenapa gk ada respon kabar kamu pikir aku apa"jawab ku
"ada gk kemanapun kok "Kata nya
hari berikutnya....
"revin Kamu sembunyikan apa "kataku
"benar kemarin mamangku sakit" jawab nya
aku percaya pada nya
hari berikutnya....
"revin kamu kenapa sih gk tepati janji"Kata ku
dia sudah berjanji padaku untuk mengajak jalan-jalan ternyata malah tidur menyebalkan
dan Minggu berikutnya...
"kamu kaya cinta sama dia tapi dia gk respon kamu , bertepuk sebelah tangan"kata pegawai di sini
"gk kok mungkin dia sibuk"jawabku
hari berlalu dengan cepat dan aku merasa sangat sabar namun apa yang kurasakan seperti nya dia memang tak benar benar pada ku pikiran selalu menghantuiku setiap hari nya
waktu seakan berlalu ...
"kamu mau ngapain sih"tanyaku
dia memeluk erat-erat dan mencium ku aku menolak tetapi rasanya begitu tenang ciuman ini entah kenapa jantungku berdegup kencang seketika berhenti..
beberapa menit kemudian...
"boleh kah aku melakukan sekali saja "Kata nya
aku terkaget apa yang dikatakan nya
"tidak kau tak boleh melakukan sesuatu di luar batas"Kata ku
__ADS_1
"sebentar saja dan terakhir janji"katanya
aku mendorong nya
"gk kan gk mau ..."kataku
aku meronta dan mendorong nya
"iya lah kalau gk boleh tapi kamu jangan meronta Mulu"jawab nya
berhari-hari berikut nya....
dia terus membujuk ku dan aku tak peduli akan permohonan nya...
hujan deras...
"apa aku gk bisa kesana"Kata ku
dia meminta ku untuk menemui nya
di saat hujan seperti ini
tentu aku merasa takut
hari berikutnya...
kami bersama mengobrol dan bercanda
dia menciumi ku dan perlahan aku seperti diam seakan ia mengendalikan diri ku
namun sesaat kemudian...
seperti ada rasa hangat yang nyaman pelukannya dan
jujur aku tak pernah merasakan kasih saat sedari kecil namun kini seperti terlahir
aku berbaring tidur bersama nya tersenyum dan menutup mata
tubuh ini terasa geli sekali dia meraba dan mencium aku terdiam
"revin apa yang kau lakukan"tanya ku
"kamu tenang saja ,diamlah biar aku yang melakukan nya"jawab ku
"udah kamu tenang nanti kamu juga suka kok
dan gk kan menolak kalau udah paham perasaan"
aku tak mengerti maksudnya
namun aku seperti tertidur diam
ini apa aku merasa geli
ciuman bercinta dan sekarang ber alih
memegang dadaku
"hm.. hentikan "kata ku
aku seperti ibu yang menyusui bayi ku
namun terasa tenang dan sunyi
perlahan aku terdiam dalam tidur
keesokan harinya...
"kamu itu sedang memikirkan apa semalam"
tanya ku
"menurut mu..."jawab nya
kenapa malah balik bertanya
"ya Allah jika memang dia jodohku bantulah aku menghadapi kenyataan dan semoga dia yang terbaik"kata ku
"ya Allah aku ingin menemukan kebahagiaan maka bantulah untuk mendapatkan jalan keluar nya amin.."doaku
libur telah tiba dan aku sangat menantikan jalan bersama nya
ternyata benar aku dan dia serta teman teman nya kami jalan bersama sungguh bahagia bisa kenal dengan teman nya..
__ADS_1
aku tertawa dan akrab kan diri dengan temannya
aku merasa bahagia dan tak pernah sebahagia ini
semoga tuhan menyatukan kami
dalam doa dan shalat ku
setiap malam ku panjatkan
malam harinya aku terbangun untuk melakukan shalat tahajud dan berdoa semoga keinginan ku tercapai
kami ber enam bersama
aku dan revin
dan gio dan pasangan nya Mia
sementara teman kami
Toni dan Wahyu gk ada pasangan kasian
kami tertawa dan bercanda bersama sungguh bahagia sekali dan aku tak ingin momen ini
terpisah kan aku merasa ini adalah keluarga baruku
"revin kamu bisa gk memanah"tanyaku
"manah kamu bisa nya"kata nya
dasar aku tanya serius dia jawab apa
kami keliling dan melihat keramaian keluarga
sungguh luar biasa
aku dan revin membeli barang couple dan aku meminta dia membeli kan ku tas lucu
aku dan Mia memilih barang tersebut
tentu nya pakai uang pasangan kami
kami bergandengan tangan dan berjalan berpasangan
aku dan revin menaiki perahu sepeda sungguh luar biasa
sebenarnya alasan ku tak bisa putus dengan nya mulai tumbuh rasa cinta dan kenangan yang indah tak bisa di lupakan
tidak bisa di ucapkan dalam kata kata melainkan hanya bisa di rasakan dalam hati
"revin aku ingin bersama mu"kata ku bisik
ya walaupun dia tak mengetahui nya
cinta datang dan pergi sesuka hati
namun cinta menyimpan banyak kenangan dan tak bisa di lupakan sejarah nya
mungkin bagi siapa pun putus itu mudah tetapi bagaimana dengan kenangan layaknya keluarga sendiri
Tuhan satu kan kami dalam ikatan suci dan saklar ...
jangan berpikir mudah ya...
"Wahyu foto kan ya"kata revin
aku tersenyum bahagia
seharian kami jalan bersama waktunya pulang dan aku dan revin makan terlebih dulu
dia mengambil kan ku air sungguh mulai perhatian
waktu berlalu...
"revin kamu lagi apa"tanyaku di tlp
"iya baru pulang kerja kamu juga baru pulang kan"tanya nya
" ya udah istirahat ya"kata ku
"iya aku mandi dulu "jawab nya
dan menutup telepon
__ADS_1