Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir

Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir
takkan mungkin


__ADS_3

kehidupan yang tak di warnai akan sepi


masa remaja memang menyenangkan namun adakalanya masa sulit itu muncul


"revin kamu kenapa sih cuekin Mulu"kataku


"gk apa aku cuma lagi capek"jawab nya


selalu banyak alasan dan merepotkan aku tak begitu suka keadaan ini


namun sikap nya membuat ku tak tega melihat keadaan nya pikir ku sih begitu


aku hanya berdoa semoga ia menyadari ketulusan hati ku dan memperbaiki kesalahannya amin...


pagi hari yang cerah...


"Vita ke mall yuk"kata Rina


"gk bisa lagi boke ditambah papa gk kan izinkan"kataku


"aduh loe mah gimana mau berkembang"Rina


benar juga aku kan udah dewasa masa gk ada perkembangan sama sekali


"nanti lagi aja lah aku lagi boke"kataku


"oh ya udah aku duluan ya "Rina


kesepian dan sedih jujur aku tak memiliki siapapun apalagi sikap papa semakin egois


semakin bertambah usia aku semakin sulit mencapai tujuan.


waktu itu aku dan keluarga ku lebaran di sepupuku


"Vita jangan jauh jauh mainnya"kata nya


"iya mang"Kata ku


aku dan dia adalah sepupu dan kami tentu sangat dekat dimana pun aku kalau bersama dia pasti ia khawatir dan mengikuti ku


bahkan sampai menelpon ku


"di sana mah bahaya jangan ke hutan"katanya


bertubuh besar tapi bukan gendut


dan suka mengutak-atik motor


nama nya udin panggilannya


aku menyayanginya seperti kakak ku sendiri


kami tertawa dan bercanda bersama


tapi papa gk suka takut nya ia punya rasa pada ku,hal macam apa ini kita kan sepupu.


sehingga papa menyuruh ku jaga jarak menghindar dari nya sungguh membuat ku sedih padahal aku ingin memiliki kakak lelaki


"sudah papa bilang jaga jarak"kata papa


"papa dia sepupuku jangan terlalu aneh pikiran nya"kataku

__ADS_1


padahal aku selalu menyendiri


"kalau papa bilang jangan udah kamu nurut aja"kata papa


"tapi pah ia baik dan aku hanya sebatas adik"


kenapa papa selalu begitu apa yang harus kulakukan...


waktu berlalu...


namun aku merasa dia selalu perhatian padaku tak peduli aku jauh ia pasti sangat khawatir pada ku


"amang aku baik baik saja"Kata ku di balik telepon


aku selalu memanggil nya amang karena tak bisa memanggil kakak atau Abang saat itu aku masih terlalu malu untuk memanggil nya


dan waktu berlalu aku tak mendengar kabar Nya


"Kaka dia seperti kakak ku"Kata ku


aku ingin tau kabar Nya seperti apa saat ini


dan lama tak mendengar nya ada undangan pernikahan


sayangnya aku tak bisa hadir namun aku berharap Kaka bahagia


setelah beberapa bulan Kaka menikah aku menghubungi nya karena sepi apa lagi aku sedang bermasalah dengan kekasihku


namun Kaka seperti cuek pada ku


"ih menyebalkan sekali kenapa dia tak peduli pada ku padahal aku ada hal penting tapi dia sulit di hubungi kenapa sih "aku begitu menggerutu kesal


perlahan aku merasa tidak adil dalam hidup ku


sepupuku tak bisa di hubungi malah membrokir ku


sementara kekasih ku butuh pinjaman uang aku sendiri tidak ada


"tuhan apa yang harus kulakukan"sambil memandang ke langit


aku sudah tidak bekerja di tempat kak Sanjaya sekarang pekerjaan ku malah lebih kecil gaji nya menyedihkan...


"makasih sayang"suara di pinggir jalan


ternyata sepasang kekasih kelihatan bahagia


tidak mungkin aku seperti itu


bahagia dan sempurna ini aku selalu kekurangan


saat itu...


aku dan teman teman ku sedang mengobrol dan kami tertawa bersama


dan aku berharap andai aku bisa tersenyum selama ini


aku Vita menjalani hari-hari dengan kesedihan tak ada kedamaian maupun kehangatan yang ada hanyalah suara keributan orang tua dan keluhan mereka


seorang pria tampan sedang memperhatikan ku dari jauh


aku tak ingin menganggap nya serius tapi dia seakan seperti menatap ku apa kah aku salah perkiraan

__ADS_1


setelah beberapa hari kemudian...


seseorang mengatakan padaku ada yang menyukai ku aku penasaran sapa orang nya


dan ternyata dia lelaki yang melihat ku terus kenapa ini perasaan ku canggung dan sulit berkata, jujur dia tampan dan dan punya tubuh yang bagus tapi...


mustahil bagi ku bisa mendapatkan nya


saking tampannya dia


kulit yang putih


aku dan dia duduk bersebelahan dan dia membantu paman nya berjualan tapi aku gk yakin dia orang tak punya pasti dia berasal dari keluarga berada dari segi penampilan nya


aku tak sebanding dengan nya apa yang aku harapkan terkadang tak pernah menjadi nyata seorang pangeran dan seorang putri aku sudah melupakan keinginan itu sekarang karena impian itu takkan mungkin...


sekali lagi tatapan nya terasa aneh dan membuat ku semakin penasaran


ya Kaka Sanjaya saja tak bisa luluh pada ku apalagi dia yang belum mengenal ku hehhehe..😁


"ku mohon jangan lah tinggalkan aku "seorang gadis memohon pada lelaki


"aku tak bisa mempertahankan hubungan ini"


lelaki bertubuh tinggi


mereka tampak saling mencintai namun tak bisa bersama karena perbedaan


"sedih banget ya film nya Vita"kata Rina temanku


"ya ampun itu kan cuma film"kata ku


"emang nya loe gk ngerti gimana sih pertahankan cinta itu sulit"kata Rina


"gw gk mau bahas soal cinta itu menyakitkan"


kata ku


"gw yakin loe bakal merasakan arti cinta dan betapa nyamannya cinta itu"jawab Rina


oh tuhan aku tak ingin membahas soal cinta ini terlalu sedih karena aku masih di atur papa apa lagi soal hubungan tentunya ini yang membuat ku tak sanggup menahan dan melihat suatu hubungan orang lain


cinta itu wajar namun takkan mungkin bagi ku untuk mendapatkan padahal aku membutuhkan kasih sayang


"Vita kenapa kamu aku perhatikan akhir akhir ini kaya nya kaya orang banyak beban"Rina


"mungkin karena aku kesepian"kata ku


"kenapa loe gk coba cari jodoh di aplikasi"rina


"hal semacam apa itu benar benar memalukan"kata ku


"ya gw Carikan buat loe ya"Rina


"gk gw gk perlu mending urusan gw yang atur"kata ku


"gw tau loe banyak beban dan tanggung jawab yang besar,tapi loe gk bisa tanggung sendiri belum tentu loe bisa menyelesaikan semua nya"kata Rina


benar kata Rina gw gk bisa memendam semua masalah sendiri ini terlalu gk adil buat gw dan sama aja gw gk punya siapa pun


punya orang tua tetap saja mereka tidak bisa bantu justru malah semakin menjadi jadi

__ADS_1


sebenarnya gw mau segera mengakhiri


__ADS_2