
"say lagi apa"chat ku
aku menunggu melihat di balik layar hp ku
menunggu balasan dari nya
"ih lama banget balas nya"kecurigaan ku
dia terus online tapi tak membalas chatku
lama kelamaan jenuh juga
pikirku
keesokan harinya...
pagi yang cerah..
"benar benar dia gk balas chat ku"aku merasa marah dan kesal
aku memutuskan menemui nya
"kamu ini kenapa susah di hubungi"Kata ku
dia terdiam
" ***ya** aku capek banget gk istirahat kamu ngertiin lah*"katanya
kok jadi dia yang marah sebel aku
"revin aku serius kamu capek tapi cuekin aku'
aku merasa dia mengabaikan ku
dia tertidur
"revin dengarkan aku belum selesai bicara"
kataku
dia tidak merespon ku
"revin bangun dulu kan aku belum tau kamu bicara dulu"kata ku
aku pergi meninggalkan nya
keesokan harinya aku mencari tau segalanya
dan di jejaring sosialnya dia sedang berhubungan dengan wanita yang tak tau siapa aku makin penasaran
"revin berani selingkuh dari ku awas aja
kurang apa sabarnya diriku ini"kataku
keesokan harinya...
"lelah sekali pekerjaan ku ini dan aku mau cari revin sebuah pelajaran bagaimana cara menghargai wanita dengan baik
aku memutuskan untuk berbicara padanya
"kamu kalau gk percaya sadap wa aja"kata nya
"ya gk masalah benar ya"kata ku
keesokan harinya
aku menunggu gimana dia hasil nya
"udah belum yang"tanya ku
"belum ini masih jalan susah "sambil menunjuk kan pada ku hpnya
terkadang bicara dengannya memang sulit
ku katakan sekali lagi dia jawab nya apa
aduh ini cowok simpan dimana otak ku itu๐ก
"kenapa loading aja lama seharian"๐
dia menarik ku dan memeluk ku
aku merasa senang tapi ada rasa kecewanya
seperti nya tercium aroma kebohongan
pikirku begitu
"aku pulang ya"jawab ku
"loh kok buru buru sih"Kata nya
"memang nya mau lama ngapain sih"kataku
sesampainya di rumah
aku terus menenangkan diri dan berpikir positif
sekiranya aku lelah memikirkan hal itu melulu
"revin Lagi apa"chat ku
lama amat balasnya
"lagi istirahat"Kata nya
chat yang singkat cowok batu memang sulit
__ADS_1
akhirnya sadapan berhasil
tentu nya aku senang akhirnya akan terbongkar sudah tamat riwayatnya
hahahaha ๐
beberapa hari kemudian...
aku pun mengecek hasil sadapan ini
ternyata apa yang terjadi sungguh ...
ada chat dari seorang wanita entah siapa
"p"kode chat dari revin
"iya a sibuk "kata si cucunguk
"kamu suka makan apa"revin
"udang besar"cucunguk
wah ini cewek benar benar ...
eh dasar cowok gk tau gw pintar ya
hehehehe ๐ kerjain ah..
aku mulai mengetik pesan
"eh aku suka cewe mudah bosen orang nya
biasa suka ganti gitu"chat ku
"maksudnya apa"cucunguk
"ya kalau bosen ganti gk apakan"Chat ku
"oh gitu ya ,ya udah makasih"cucunguk
dasar cowok buaya
nah jadi cewek harus pintar kalau pasangan selingkuh balas dengan jahil bukan amarah
setidaknya ini membuat para cowok kita
belajar menghargai wanita yang tulus
perempuan itu bukan barang seenaknya ganti dan di buang begitu saja
keesokan harinya
tampaknya dia bingung dengan Chat nya
"loe balas apaan ke si teteh"katanya
ketahuan kan
"apa sih main tuduh aja aku gk tau apa-apa"
kata ku polos di chat wa
"terserah jangan ganggu aku lagi"dia langsung memblokir wa
kurang ajar nih cowok buaya buntung (kata ku dalam hati)
"kamu berani bersikap seperti ini aku kamu kejam"kata ku
"ya kamu gk percaya itu teman ku"jawab nya
mana ada maling ngaku
teman tapi chatting nya gk biasa
"kamu kapan jujur nya"perlahan aku menahan tangis air mata sungguh menyebalkan
dia memeluk ku dan mengusap air mata ku
beberapa hari kemudian...
hubungan kami baik dan saling terbuka untuk bicara detail nya
"revin kamu kenapa"aku memegang jidatnya
khawatir ia sakit
dia menarik ku ke pelukannya
sangat hangat rasanya
dan ia menatap ku dekat
Kiss love ...
aku tak mampu berkata apa apa
terdiam
"hm...revin kamu nakal ya"kataku
dia tersenyum dan memegang tangan ku
"aku akan lembut percaya lah pada ku kamu akan senang"kata nya
bergerak perlahan meraba
revin terus meraba tubuh Vita
__ADS_1
Vita terhanyut dalam kehangatan
perlahan ia mulai membuka
Vita sangat malu dan gugup namun ia masih menyuruh Vita terdiam
bagaimana ini Vita ketakutan
"revin jangan ah..,"dia mencium bibir lembut Vita sehingga Vita terdiam tak mampu berkata apa apa
"revin jangan kumohon hiks..."Vita menangis
"percaya lah aku serius mencintai mu"jawab nya
aku terdiam dan merasakan ketakutan
"percaya lah Padaku aku sayang kamu"jawab nya
bergerak perlahan hampir semua tergerak
aku menahan menarik selimut
"revin sakit sekali ah..."jawab nya
"gk kan tahan ini sayang ku"berbisik di telinga ku , mencium ku lembut
"apa tadi ku pegang keluar darah"kata nya
apa yang revin katakan aku tak paham tangannya memegang punyaku tapi kenapa bertanya hal-hal ini
beberapa Minggu kemudian...
"revin hentikan jangan mencium ku"
kami terus berciuman
"ah revin hentikan aku .."jawab ku
"kamu akan menyukai nya "dia tersenyum
"hm...revin ah..."desahan ku
"ku percepat ya"kata nya
benar saja
"revin hentikan aku tak kuat"kataku
kami memegang erat-erat tangan ini
meronta-ronta di selimut
"revin jadi begini rasanya apa kamu pernah melakukan nya"tanya ku
"pertama kalinya aku melakukan dengan mu"
dia masih saja kuat sungguh menyebalkan
hari berikutnya...
"revin kenapa gk mau makan sih"tanya ku
"tar kalau kamu telat datang bulan bilang aku ya"kata nya
apa apaan ini cowok bertanya hal seperti ini memalukan sekali
"urusan wanita kamu gk perlu tau"jawab ku
aku pergi meninggalkan nya
beberapa hari kemudian
aku selalu menghindar dari nya karena kelakuan nya bikin aku marah
"kamu udah telat belum"jawab nya
"telat apa maksudnya"tanyaku
"haid nya"kata nya
"*apaan si*h tanya begitu malu tau"jawab ku
"ya kamu gk usah malu kok sama aku, kapan jawab dulu"tanya revin
"buat apa"Vita penasaran
"tar kamu tau"revin
"belum telat"kataku
"sekali lagi boleh gk"revin
gila nih cowok ngajak perang๐ก
"udah ya aku pulang"kataku
"tuh kan marah , jangan gitu dong iya gk kok"
sambil tersenyum revin pada ku
beberapa hari kemudian...
Hoek...serasa mual dan tak enak sekali
"kamu jangan jangan hamil ya"revin
"gk lucu aku lagi sakit mah"vita
__ADS_1