Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir

Setangkai Bunga Dan Sebutir Pasir
kehangatan


__ADS_3

di pagi hari...


"kamu ini mentang mentang libur mau nya berdua an "kata ku


"Vita kemari"kata nya


aku pun mendekati revin


ia menarik ku dan tersenyum perlahan revin semakin agresif


"revin jangan ah"kata Vita


ia mencium bibirku dan tangannya meraba tubuh ku


"revin hentikan aku..."aku mendorong nya


namun ia semakin agresif dan menggoda ku terus menerus


aku tak tahan lagi ia mencumbu ku


"kamu tenang aja aman kok"kata revin


"hm...ah..."Vita menarik selimut tak tahan


"hentikan revin ini"kata Vita


revin semakin kuat kaki Vita menahan terus


"masih belum aku masih kuat kok,bentar lagi"


kata revin


revin menggigit ****** Vita


ia terus menahan Vita untuk tetap bertahan


"ah..sakit revin aku capek"kata Vita


semakin kuat dan berkeringat


"hiks...."tangis Vita


" udah jangan nangis sayang aku cinta sama kamu"bujuk revin sambil mengusap air mata


"kamu jahat kenapa tega melakukan ini"Vita


"kenapa kok menyesal kan aku sayang kamu"


kata revin


"cukup revin jangan menggodaku "aku menyingkirkan tangan nya dari ku


"kamu apa gk salah kamu harus tanggung jawab nikahin aku"kataku


"iya aku bakal nikahin kamu ya"sambil memeluk ku


beberapa bulan kemudian...


meski ada pertengkaran namun kami berbaikan kembali


hangat dan rindu menyatu


namun aku sangat berharap adanya kebahagiaan yang menghampiri ku Tah kapan


waktu berlalu...


semakin cepat dan aku merasa ia telah menyakiti hati ku namun aku selalu diam tak pernah mengatakan setiap kali mengatakan ia akan marah itu lah yang terjadi


beberapa saat kemudian...


"revin kamu bohong terus sudah jelas kamu salah"kataku


"oh ...ya udah atuh jangan ganggu aku"revin


ia langsung memblokir ku


ah menyebalkan revin aku harus meminta


penjelasan nya dan inti penyelesaian masalah ini ya aku tak terima keputusan nya ia pergi meninggalkan ku padahal ia berjanji padaku


pertanggung jawaban nya


"kamu kejam"kataku


"kamu ngapain ganggu aku kan kamu gk percaya"jawab nya

__ADS_1


"kamu yang salah selingkuh"Kata ku


"dia cuma teman doang"Kata nya


"masa teman Gombal sih"jawab ku


kami berdebat dan aku menitikkan air mata


ia diam saja dan perlahan melihat ku


dan mengatakan


"ya kamu nya gk ada terus aku bosen"Kata nya


entah lah apa alasan ini masih aku maafkan atau tidak namun kami berbaikan kembali


keesokan harinya...


"sekali aja kamu tidur sama aku semalaman"


kata revin


"gk ah... ngapain aku tar di cari mama"Kata ku


dia mulai menunjukkan ekspresi wajah nya yang murung


beberapa hari kemudian...


"kamu ngapain ajak kesini"kataku


aku terkejut dia mengajakku ke tempat penginapan


aku dan dia menghabiskan waktu bersama


meski tak menginap


makan dan menonton TV


aku berharap kami bisa menikmati keindahan ini dan menikah namun itu mustahil


"revin kamu nakal pelan dong"Vita


"iya pelan kok hm... nyaman kan"kata nya


menyuruh ku diam


"revin kau ini"aku mendorong nya


ia seperti bayi saja


apa yang harus kulakukan tuhan segera satukan kami jika tidak ini akan menjadi petaka bagi kami


penyesalan kadang datang belakangan namun tak ada yang tau itu adalah takdir tuhan


aku selalu bertanya kepada hatiku sosok revin dia seperti apa dan alasan ia melakukan hal ini apa ada maksud lain atau benar adanya cinta


Vita seorang gadis yang tak pernah mendapat kan kasih sayang dan perhatian


ia menginginkan kehangatan sebenarnya ia tak ingin terpengaruh oleh revin namun ternyata kehangatan ada pada sosok lelaki itu


apakah kalian mengerti bagaimana arti keluarga bagi Vita ia tak paham tentang cinta dan keluarga karena keluarga nya berantakan


wajar saja ia ingin memahami dan merasa kan artinya itu cinta


"kamu pulang telat"kata papa


"biasa nya kan jam segini pulang nya"jawab ku


"Alah alasan main kemana "tanya papa


jelas jelas aku capek bekerja masih saja mengomel


papa memang tidak pengertian dan tak berubah masih sama seperti dulu


"mama aku ingin di cintai"kata ku


"ya tar juga kamu disayang"kata mama


aku berharap semoga tuhan membantu ku


"anak mu itu harus di didik lebih keras"kata papa


"keras dia kan perempuan"kata mama


mama dan papa berdebat bertengkar kembali

__ADS_1


lelah aku melihat nya


selalu saja begitu tak pernah memahami perasaan aku putri nya sendiri


"mama ,papa mau sampai kapan kalian berisik terus apa gk lelah bertengkar"tanyaku


"salah papa mu"kata mama


"jelas jelas mama mu tak becus mendidik mu"kata papa


aku bingung mereka berdua sama sekali tak ada yang mengalah sama sama saling menyalahkan


sebenarnya papa lah yang paling bersalah


namun mama juga tak paham psikologi diriku


Tuhan rencana apa yang kau berikan padaku


beberapa hari kemudian...


aku dan revin sedang bersama


dan jujur aku ingin sekali mengenal keluarga nya namun ia selalu banyak alasan jenuh


aku mendengar alasan nya yang tak masuk akal di pikiran


"revin kapan kamu kenalin aku sama keluarga kamu"tanya ku


"ya nanti lihat situasi nya dulu"katanya


4 bulan pacaran ...


"kapan kamu kenalin"tanya ku


"iya nanti kan belum libur"revin


setelah libur lebaran...


"yang kamu lebaran kan"tanya ku


"iya tau tar pulang kapan"jawab nya


jujur aku gk bisa ikut soalnya ada papa yang masih di sini benar benar merepotkan saja


akhirnya dia pergi meninggalkan ku


tak ada kabar apapun


handphone tak ada jelas ini bencana bagi ku


aku sudah ada handphone tapi masih di awasi papa sungguh menyebalkan


liburan selesai


saat itu aku kembali bekerja seperti biasa hatiku kacau sekali


apalagi melihat kedekatan kak Sanjaya dengan kekasihnya


wanita itu selalu mencari perhatian pada ibunya kak Sanjaya dan seperti takut tersaingi oleh ku 😏 narsis amat dah gw


dia kan cantik badan nya berisi,anak kuliahan lagi wajar aja ada yang demen nah gw gk punya apapun untung masih ada dapat pacar


jujur gw apa gk laku ya πŸ˜‚


nama Vita


usia masih muda


kata orang sih gw orang nya cantik, manis


tapi dandanan nya jadul


terus kulit agak terang


salah nya dimana 😭


nasib kalah sama yang biasa😭


semenjak kecil Vita tak pernah mendapat kan senyuman.


ayahnya bagaikan ... pokoknya sulit di katakan


yang pasti kalau ada di posisi ini sungguh sengsara


ibu tiri yang telah meninggal kan luka untuk nya masih menyimpan kenangan buruk untuk psikologi vita

__ADS_1


__ADS_2