
di pagi hari...
"kamu ini mentang mentang libur mau nya berdua an "kata ku
"Vita kemari"kata nya
aku pun mendekati revin
ia menarik ku dan tersenyum perlahan revin semakin agresif
"revin jangan ah"kata Vita
ia mencium bibirku dan tangannya meraba tubuh ku
"revin hentikan aku..."aku mendorong nya
namun ia semakin agresif dan menggoda ku terus menerus
aku tak tahan lagi ia mencumbu ku
"kamu tenang aja aman kok"kata revin
"hm...ah..."Vita menarik selimut tak tahan
"hentikan revin ini"kata Vita
revin semakin kuat kaki Vita menahan terus
"masih belum aku masih kuat kok,bentar lagi"
kata revin
revin menggigit ****** Vita
ia terus menahan Vita untuk tetap bertahan
"ah..sakit revin aku capek"kata Vita
semakin kuat dan berkeringat
"hiks...."tangis Vita
" udah jangan nangis sayang aku cinta sama kamu"bujuk revin sambil mengusap air mata
"kamu jahat kenapa tega melakukan ini"Vita
"kenapa kok menyesal kan aku sayang kamu"
kata revin
"cukup revin jangan menggodaku "aku menyingkirkan tangan nya dari ku
"kamu apa gk salah kamu harus tanggung jawab nikahin aku"kataku
"iya aku bakal nikahin kamu ya"sambil memeluk ku
beberapa bulan kemudian...
meski ada pertengkaran namun kami berbaikan kembali
hangat dan rindu menyatu
namun aku sangat berharap adanya kebahagiaan yang menghampiri ku Tah kapan
waktu berlalu...
semakin cepat dan aku merasa ia telah menyakiti hati ku namun aku selalu diam tak pernah mengatakan setiap kali mengatakan ia akan marah itu lah yang terjadi
beberapa saat kemudian...
"revin kamu bohong terus sudah jelas kamu salah"kataku
"oh ...ya udah atuh jangan ganggu aku"revin
ia langsung memblokir ku
ah menyebalkan revin aku harus meminta
penjelasan nya dan inti penyelesaian masalah ini ya aku tak terima keputusan nya ia pergi meninggalkan ku padahal ia berjanji padaku
pertanggung jawaban nya
"kamu kejam"kataku
"kamu ngapain ganggu aku kan kamu gk percaya"jawab nya
__ADS_1
"kamu yang salah selingkuh"Kata ku
"dia cuma teman doang"Kata nya
"masa teman Gombal sih"jawab ku
kami berdebat dan aku menitikkan air mata
ia diam saja dan perlahan melihat ku
dan mengatakan
"ya kamu nya gk ada terus aku bosen"Kata nya
entah lah apa alasan ini masih aku maafkan atau tidak namun kami berbaikan kembali
keesokan harinya...
"sekali aja kamu tidur sama aku semalaman"
kata revin
"gk ah... ngapain aku tar di cari mama"Kata ku
dia mulai menunjukkan ekspresi wajah nya yang murung
beberapa hari kemudian...
"kamu ngapain ajak kesini"kataku
aku terkejut dia mengajakku ke tempat penginapan
aku dan dia menghabiskan waktu bersama
meski tak menginap
makan dan menonton TV
aku berharap kami bisa menikmati keindahan ini dan menikah namun itu mustahil
"revin kamu nakal pelan dong"Vita
"iya pelan kok hm... nyaman kan"kata nya
menyuruh ku diam
"revin kau ini"aku mendorong nya
ia seperti bayi saja
apa yang harus kulakukan tuhan segera satukan kami jika tidak ini akan menjadi petaka bagi kami
penyesalan kadang datang belakangan namun tak ada yang tau itu adalah takdir tuhan
aku selalu bertanya kepada hatiku sosok revin dia seperti apa dan alasan ia melakukan hal ini apa ada maksud lain atau benar adanya cinta
Vita seorang gadis yang tak pernah mendapat kan kasih sayang dan perhatian
ia menginginkan kehangatan sebenarnya ia tak ingin terpengaruh oleh revin namun ternyata kehangatan ada pada sosok lelaki itu
apakah kalian mengerti bagaimana arti keluarga bagi Vita ia tak paham tentang cinta dan keluarga karena keluarga nya berantakan
wajar saja ia ingin memahami dan merasa kan artinya itu cinta
"kamu pulang telat"kata papa
"biasa nya kan jam segini pulang nya"jawab ku
"Alah alasan main kemana "tanya papa
jelas jelas aku capek bekerja masih saja mengomel
papa memang tidak pengertian dan tak berubah masih sama seperti dulu
"mama aku ingin di cintai"kata ku
"ya tar juga kamu disayang"kata mama
aku berharap semoga tuhan membantu ku
"anak mu itu harus di didik lebih keras"kata papa
"keras dia kan perempuan"kata mama
mama dan papa berdebat bertengkar kembali
__ADS_1
lelah aku melihat nya
selalu saja begitu tak pernah memahami perasaan aku putri nya sendiri
"mama ,papa mau sampai kapan kalian berisik terus apa gk lelah bertengkar"tanyaku
"salah papa mu"kata mama
"jelas jelas mama mu tak becus mendidik mu"kata papa
aku bingung mereka berdua sama sekali tak ada yang mengalah sama sama saling menyalahkan
sebenarnya papa lah yang paling bersalah
namun mama juga tak paham psikologi diriku
Tuhan rencana apa yang kau berikan padaku
beberapa hari kemudian...
aku dan revin sedang bersama
dan jujur aku ingin sekali mengenal keluarga nya namun ia selalu banyak alasan jenuh
aku mendengar alasan nya yang tak masuk akal di pikiran
"revin kapan kamu kenalin aku sama keluarga kamu"tanya ku
"ya nanti lihat situasi nya dulu"katanya
4 bulan pacaran ...
"kapan kamu kenalin"tanya ku
"iya nanti kan belum libur"revin
setelah libur lebaran...
"yang kamu lebaran kan"tanya ku
"iya tau tar pulang kapan"jawab nya
jujur aku gk bisa ikut soalnya ada papa yang masih di sini benar benar merepotkan saja
akhirnya dia pergi meninggalkan ku
tak ada kabar apapun
handphone tak ada jelas ini bencana bagi ku
aku sudah ada handphone tapi masih di awasi papa sungguh menyebalkan
liburan selesai
saat itu aku kembali bekerja seperti biasa hatiku kacau sekali
apalagi melihat kedekatan kak Sanjaya dengan kekasihnya
wanita itu selalu mencari perhatian pada ibunya kak Sanjaya dan seperti takut tersaingi oleh ku π narsis amat dah gw
dia kan cantik badan nya berisi,anak kuliahan lagi wajar aja ada yang demen nah gw gk punya apapun untung masih ada dapat pacar
jujur gw apa gk laku ya π
nama Vita
usia masih muda
kata orang sih gw orang nya cantik, manis
tapi dandanan nya jadul
terus kulit agak terang
salah nya dimana π
nasib kalah sama yang biasaπ
semenjak kecil Vita tak pernah mendapat kan senyuman.
ayahnya bagaikan ... pokoknya sulit di katakan
yang pasti kalau ada di posisi ini sungguh sengsara
ibu tiri yang telah meninggal kan luka untuk nya masih menyimpan kenangan buruk untuk psikologi vita
__ADS_1